[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-145369-113":53,"doc-detail-145369-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":121,"head_meta":123,"extra_data":125,"updated_unix":127},113,"id","chapter-1-introduction-analysis-of-violence-in-the-one-piece-manga-series-40-44","BAB I - PENDAHULUAN - Analisis kekerasan dalam manga One Piece seri 40-44","","Perkembangan industri buku komik di Indonesia berlangsung sangat pesat, dipengaruhi media komik dari luar seperti Amerika, Eropa, dan Jepang. Komik dipahami sebagai media massa yang menggabungkan teks dan gambar secara kreatif serta mampu membangun imajinasi pembaca melalui perangkat naratif seperti panel dan balon. Namun, meningkatnya variasi komik juga memunculkan konten yang tidak layak, terutama dominasi kekerasan yang dikhawatirkan memengaruhi perilaku dan psikis anak. Penelitian ini mengkaji bentuk kekerasan dalam buku komik berjenis manga Jepang, khususnya One Piece seri 40–44.",{"@graph":63,"@context":120},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/chapter-1-introduction-analysis-of-violence-in-the-one-piece-manga-series-40-44/145369/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/chapter-1-introduction-analysis-of-violence-in-the-one-piece-manga-series-40-44/145369.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"\tCallum ","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-19","2026-08-26",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",8,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Mengapa perkembangan industri komik di Indonesia dianggap pesat?","Question",{"text":110,"@type":111},"Perkembangan komik di Indonesia sangat dipengaruhi oleh kemajuan komik dari luar negeri serta berubahnya bentuk penyebaran media, termasuk melalui buku dan media internet (e-book).","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Apa masalah utama yang dibahas terkait komik?",{"text":115,"@type":111},"Konten kekerasan yang mendominasi banyak komik, terutama yang menjadi bacaan anak-anak, dikhawatirkan memengaruhi perilaku dan psikis mereka karena etika komunikasi dinilai kurang mampu menghadapi maraknya kekerasan di media.",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Mengapa penelitian ini memilih One Piece seri 40–44?",{"text":119,"@type":111},"Pemilihan dilakukan karena peneliti tertarik menganalisis bentuk kekerasan dalam manga (Jepang) tersebut, serta mempertimbangkan kesesuaian isi cerita dari seri-seri yang dibaca.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":122,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":124,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":126,"site_id":56},145369,1787721547,{"code":4,"msg":5,"data":129},{"doc_id":126,"user_id":130,"nickname":89,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":137,"language":138,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":61,"update_tm":127,"read_time":142},137451211410,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/2000bb0a9246f588df?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1786362646172706240","BAB I  \nPENDAHULUAN  \nA. Latar Belakang  \nSaat ini perkembangan industri buku komik di indonesia sangatlah pesat. Buku komik dikenal dengan beberapa istilah diantaranya adalah manga yang biasa dikenal sebagai buku komik buatan Jepang. Komik di Indonesia tampil dalam bentuk buku dan media intertnet, kita bisa membaca komiklewat media internet atau lebih di kenal dengan E-book (buku elektronik) . Perkembangan komik di Indonesia tidak terlepas dari pengaruh perkembangan komik di luar negeri, seperti Amerika, Eropa, dan Jepang. Sebelum adanya media lain, komik di Indonesia berkembang menjadi media populer yang mudah dicerna, cepat menyebar, dan mudah diterima oleh berbagai kalangan dan berbagai usia (Alkatiri, 2005:65) .  \nAdapun pertumbuhan komik Indonesia sendiri juga terhubungkandengan momen- momen pertumbuhan komik diberbagai belahan bumi. Para pelopor komik indonesia misalnya, tidak akan pernah membuat komik seperti yang telah mereka hasilkan tanpa memperlajari gagasan, cara bertutur, dantentu juga teknik menggambar dari berbagai macam komik yang memasuki indonesia, sejak wilayah itu belum bernama Indonesia. Para komikus mempelajari naratif komik dari bungkus ikan asin, alias koran asing yang memuat baris komik di dalamnya (Ajidarma, 2011: 5) .  \nBuku komik adalah salah satu media massa yang unik dan menarik, komik menggabungkan antara teks dan gambar dalam bentuk yang kreatif. Sehingga di Indonesia sendiri buku komik adalah buku bacaan wajib bagianak-anak dan remaja, mereka tertarik untuk membaca komik karena konten didalam buku komik tidak monoton. hal ini dikarenakan pesan yang disampaikan dibantu dengan visual yang menarik. Selain itu cerita dari buku komik juga mampu membuat pembaca mengimajinasikan cerita, sehingga pembaca merasa memiliki peran di dalam cerita buku komik tersebut. Buku Komik juga dapat diartikan sebagai gambar seni visual berturutan yang terjukstaposisi (bersebelahan, berdekatan) (Mc.Cloud, 1993:8) .  \nDi Indonesia sendiri komik sudah dikenal sejak tahun 1979, “Panji Koming” adalah salah satu cerita komik yang di muat harian Kompas setiap hari minggu pada tahun 1979. Dengan ide-ide dan visual yang super sableng, kisah “Panji Koming” menjadi sangat terkenal dan banyak di minati olehmasyarakat Indonesia pada massa itu. Tahun 1993 kumpulan cerita “Panji Koming” diterbitkan penerbit PT. Elex Media Komputindo, Asiapac Books PTE Ltd, Singapore, dan tahun 1998 oleh penerbit Mizan. Tahun 1998 “Panji Sableng”juga terpilih menjadi salah satu tokoh Prangko Indonesia, pada tahun 2000 dalam acara Pekan Komik dan Animasi Nasional II “Panji Koming”terpilih sebagai Kartun Nasional. Komik memiliki pesona penggabungan darigambar- gambar diam dan kata- kata serta suara yang tertulis ( Kundoro, 2007:20) .  \nKomik di Indonesia memiliki sejarah panjang dan unik. Sejarah komik dapat ditemukan pada benda-benda peninggalan sejarah seperti pada gambar relief candi borobudur, yang membentuk susunan adegan berurutan dari tingkat terendah sampai tingkat tertinggi. Komik merupakan media komunikasi yang kuat. Nilai-nilai seperti kesetiakawanan, persahabatan, dan semangat pantang menyerah dapat digambarkan secara dramatis dan menggugah hati pembaca.  \nWill Eisner berpendapat bahwa komik adalah suatu cara bertutur, suatubentuk narartif, yang menjadi suatu bentuk bacaan. Artinya, dalam komik yang disebut gambar dan kata-kata tidak terpisahkan, menjadi suatu keutuhandalam cara berbahasa. Sebagai bahasa komik mempunyai tata bahasanya sendiri, tempat gagasan-gagasan diterjemahkan dalam suatu bentuk penuturan.Komik mempunyai perangkat seperti halaman sebagai bidang gambar, panel, gambar manusia dan lingkungannya, gambar benda, dan kata yang hurufnya digambar, semuanya dihadirkan sebagai bagian yang dikenal dari pengalaman pembaca. Ruang dan waktu yang digambarkan dalam komikadalah unik, hanya dapat dicapai oleh media komik. Penggunaan perspektif, sudut pandang, panel, balon, dan narasi sebagai suatu yang mampu mengungkapkan dunia manusia da","cbCaihekIjbp5jVX","https://ap.wps.com/l/cbCaihekIjbp5jVX","pdf",444154,47,"Indonesian","# BAB I PENDAHULUAN\n## A. Latar Belakang","[{\"question\":\"Mengapa perkembangan industri komik di Indonesia dianggap pesat?\",\"answer\":\"Perkembangan komik di Indonesia sangat dipengaruhi oleh kemajuan komik dari luar negeri serta berubahnya bentuk penyebaran media, termasuk melalui buku dan media internet (e-book).\"},{\"question\":\"Apa masalah utama yang dibahas terkait komik?\",\"answer\":\"Konten kekerasan yang mendominasi banyak komik, terutama yang menjadi bacaan anak-anak, dikhawatirkan memengaruhi perilaku dan psikis mereka karena etika komunikasi dinilai kurang mampu menghadapi maraknya kekerasan di media.\"},{\"question\":\"Mengapa penelitian ini memilih One Piece seri 40–44?\",\"answer\":\"Pemilihan dilakukan karena peneliti tertarik menganalisis bentuk kekerasan dalam manga (Jepang) tersebut, serta mempertimbangkan kesesuaian isi cerita dari seri-seri yang dibaca.\"}]","BAB I - PENDAHULUAN - Analisis kekerasan dalam manga One Piece seri 40-44 | PDF",72]