[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-231930-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":80,"doc-detail-231930-id":127},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":73,"head_meta":75,"extra_data":77,"updated_unix":79},113,"id","chapter-1-introduction-231930","BAB I - PENDAHULUAN","","Mahasiswa sebagai pelaku pendidikan tinggi perlu ditingkatkan kualitasnya agar memiliki daya saing tinggi, termasuk upaya meningkatkan kelulusan tepat waktu. Terdapat ketidakseimbangan antara jumlah mahasiswa yang masuk dan yang lulus sesuai ketentuan 3 tahun 6 bulan, yang berpotensi menimbulkan penumpukan dan menghambat optimalnya proses akademik. Penelitian menekankan pentingnya prediksi dini kelulusan melalui data mining untuk mendukung evaluasi performansi dan layanan akademik. Klasifikasi seperti Naive Bayes dan C4.5 digunakan untuk memprediksi kelulusan tepat waktu di lingkungan Universitas Pendidikan Ganesha.",{"@graph":14,"@context":72},[15,34,55],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/","Penelitian & Laporan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/chapter-1-introduction-231930/231930/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/chapter-1-introduction-231930/231930.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Emma Mercer","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-29","2026-09-10",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":33},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",{"@type":56,"mainEntity":57},"FAQPage",[58,64,68],{"name":59,"@type":60,"acceptedAnswer":61},"Mengapa kelulusan tepat waktu menjadi perhatian utama perguruan tinggi?","Question",{"text":62,"@type":63},"Kelulusan tepat waktu berpengaruh pada kualitas perguruan tinggi dan kepercayaan masyarakat, serta memastikan proses akademik berjalan lebih maksimal. Di dokumen juga disebut adanya ketidakseimbangan antara jumlah mahasiswa masuk dan lulus tepat waktu.","Answer",{"name":65,"@type":60,"acceptedAnswer":66},"Masalah apa yang terjadi akibat rendahnya jumlah mahasiswa lulus tepat waktu?",{"text":67,"@type":63},"Terjadi penumpukan mahasiswa pada periode kelulusan, sehingga proses akademik tidak berjalan maksimal. Dokumen mencontohkan kondisi prodi dengan tingkat kelulusan yang hanya sekitar 44%.",{"name":69,"@type":60,"acceptedAnswer":70},"Bagaimana peran data mining dalam prediksi kelulusan mahasiswa?",{"text":71,"@type":63},"Data mining mencari pola atau hubungan dalam data besar untuk menemukan informasi baru yang membantu mengatasi kondisi tersebut. Teknik klasifikasi seperti Naive Bayes dan C4.5 dipakai untuk memprediksi tingkat kelulusan tepat waktu.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":74,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":76,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":78,"site_id":7},231930,1789067876,{"code":4,"msg":81,"data":82},"success",[83,88,92,96,100,104,107,111,115,119,123],{"id":84,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":85,"show_sort_weight":86,"slug":87},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":89,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":90,"show_sort_weight":86,"slug":91},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":93,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":94,"show_sort_weight":86,"slug":95},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":97,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":98,"show_sort_weight":86,"slug":99},51,"Komik","comic",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":102,"show_sort_weight":86,"slug":103},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":86,"slug":106},54,"research-report",{"id":108,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":109,"show_sort_weight":86,"slug":110},49,"Sastra","literature",{"id":112,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":113,"show_sort_weight":86,"slug":114},52,"Teknologi","technology",{"id":116,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":117,"show_sort_weight":86,"slug":118},50,"Ujian","exam",{"id":120,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":121,"show_sort_weight":86,"slug":122},57,"Umum","general",{"id":124,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":125,"show_sort_weight":4,"slug":126},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":81,"data":128},{"doc_id":78,"user_id":129,"nickname":42,"user_avatar":130,"doc_module":4,"category_id":105,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":131,"file_id":132,"file_url":133,"file_type":134,"file_size":135,"view_count":33,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":136,"language":137,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":138,"faqs":139,"seo_title":140,"seo_description":12,"update_tm":79,"read_time":141},962084925502,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_6f874abed73319feea01a86fa6f0fab8","BAB I  \nPENDAHULUAN  \n1.1 LATAR BELAKANG  \nMahasiswa adalah sebutan untuk seseorang yang sedang menempuh  \npendidikan di perguruan tinggi, peran mahasiswa adalah sebagai agent of change  \nyang mana, tentunya kualitas mahasiswa harus terus ditingkatkan agar memiliki  \ndaya saing yang tinggi. Lulus tepat waktu studi adalah salah satu aspek penting  \nyang wajib mendapatkan perhatian dari perguruan tinggi demi meningkatkan  \nkualitas perguruan tinggi dan kepercayaan masyarakat terhadap perguruan tinggi  \ntersebut. Dalam tiap tahun akademik terdapat beberapa hal yang tidak seimbang  \nantara mahasiswa masuk dengan yang keluar setelah menyelesaikan waktu  \nstudinya. Mahasiswa yang masuk dalam jumlah besar dibandingkan dengan  \nmahasiswa yang lulus tepat waktu sesuai dengan ketentuan yaitu 3 (tiga) tahun 6  \n(enam) bulan jauh sangat kecil. Sehingga terjadi penumpukan mahasiswa dalam  \njumlah tinggi disetiap periode kelulusan, yang mengakibatkan proses akademik  \ntidak berjalan maksimal. Dari data penelitian yang diperoleh nantinya perlunya  \nmengetahui sejak dini mahasiswa yang diidentifikasi akan gagal atau lulus tidak  \ntepat waktu, sehingga kepada mahasiswa tersebut dapat diberikan beberapa  \nalternatif pilihan atau peningkatan kemampuan melalui bimbingan yang sifatnyakhusus (Romadhona, Suprapedi, & Himawan, 2017) .  \nProdi Pendidikan Teknik Informatika berada di bawah naungan Jurusan  \nTeknik Informartika, Fakultas Teknik dan Kejuruan, Universitas Pendidikan  \nGanesha, Singaraja Bali. Berdasarkan hasil observasi yang dilakukan oleh peneliti  \npada tanggal 9 Mei 2018, mahasiswa tahun angkatan 2013-2015 prodi ini memiliki  \njumlah mahasiswa sebanyak 173 orang, akan tetapi mahasiswa yang telah lulus  \nsampai pada tahun 2018 jumlahnya hanya baru sekitar 76 mahasiswa, yang jika  \ndipersenkan hanya sekitar 44% tingkat kelulusan yang tercapai. Hal ini dapat  \nmempengauhi kualitas suatu program studi tersebut sehingga perlu adanya alat  \nevaluasi untuk menanggulangi kelulusan mahasiswa, demi meningkatkan kualitas  \nprogram studi tersebut. Untuk itu, setiap perguruan tinggi harus selalu melakukan  \nevaluasi peformansi mahasiswanya (Salmu & Solichin, 2017) . Jumlah mahasiswa  \nlulus tepat waktu dapat ditingkatkan dengan meningkatkan kualitas pembelajaran  \ndan layanan akademik untuk mahasiswa. Selain itu, jika waktu penyelesaian studi  \nmahasiswa dapat diprediksikan maka penanganan mahasiswa akan lebih efektif.  \nPrediksi merupakan proses keilmuan untuk memperoleh pengetahuan secara  \nsistematis berdasarkan bukti fisik. Ilmuwan melakukan pengamatan serta  \nmembentuk hipotesis dalam usahanya untuk menjelaskan fenomena alam. Prediksi  \nyang dibuat berdasarkan hipotesis tersebut diuji dengan melakukan eksperimen.  \nJika suatu hipotesis diuji berkali-kali, hipotesis tersebut dapat menjadi suatu teori  \nilmiah. Salah satu teknik melakukan prediksi yang dapat digunakan adalah dengan  \nteknik penggalian data atau data mining.  \nData mining merupakan suatu proses untuk menemukan informasi baru dengan mencari pola atau hubungan tertentu dari sejumlah data dalam jumlah besar  \nyang diharapkan dapat mengatasi kondisi tersebut. Data Mining sendiri memiliki  \nbeberapa teknik salah satunya klasifikasi (Haryati, Sudarsono, & Suryana, 2015) .  \nMenurut (Chair, Nasution, & Rizki, 2017) Klasifikasi merupakan pengelompokkan  \natau pembagian sampel berdasarkan ciri-ciri persamaan dan perbedaan dengan  \nmenggunakan variabel target sebagai kategorinya. Ada beberapa macam  \npengklasifikasian dalam data mining yaitu decision tree, Naive Bayes, svm, dan  \nlain-lain. Berikut beberapa Penelitian terkait data mining yang digunakan untuk  \nmeningkatkan kualitas suatu perguruan tinggi dengan memprediksi kelulusan tepat  \nwaktu mahasiswanya. (Salmu & Solichin, 2017) melakukan penelitian tentang  \nprediksi tingkat kelulusan mahasiswa tepat waktu yang studi kasus di UIN Syarif  \nHidayatullah Jakarta dengan menggunakan metode Naïve Bayes. Berdasarkan  \npenelitian tersebut d","cbCaiesEnEmpH2hD","https://ap.wps.com/l/cbCaiesEnEmpH2hD","pdf",440386,7,"Indonesian","# BAB I - PENDAHULUAN\n## Latar Belakang","[{\"question\":\"Mengapa kelulusan tepat waktu menjadi perhatian utama perguruan tinggi?\",\"answer\":\"Kelulusan tepat waktu berpengaruh pada kualitas perguruan tinggi dan kepercayaan masyarakat, serta memastikan proses akademik berjalan lebih maksimal. Di dokumen juga disebut adanya ketidakseimbangan antara jumlah mahasiswa masuk dan lulus tepat waktu.\"},{\"question\":\"Masalah apa yang terjadi akibat rendahnya jumlah mahasiswa lulus tepat waktu?\",\"answer\":\"Terjadi penumpukan mahasiswa pada periode kelulusan, sehingga proses akademik tidak berjalan maksimal. Dokumen mencontohkan kondisi prodi dengan tingkat kelulusan yang hanya sekitar 44%.\"},{\"question\":\"Bagaimana peran data mining dalam prediksi kelulusan mahasiswa?\",\"answer\":\"Data mining mencari pola atau hubungan dalam data besar untuk menemukan informasi baru yang membantu mengatasi kondisi tersebut. Teknik klasifikasi seperti Naive Bayes dan C4.5 dipakai untuk memprediksi tingkat kelulusan tepat waktu.\"}]","BAB I - PENDAHULUAN | PDF",11]