[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-229925-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":80,"doc-detail-229925-id":127},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":73,"head_meta":75,"extra_data":77,"updated_unix":79},113,"id","chapter-1-introduction-229925","BAB I - PENDAHULUAN","","Bab I membahas konsep dasar mahasiswa dan dinamika penyesuaian diri saat memasuki perguruan tinggi. Uraian menjelaskan berbagai tekanan akademis seperti beban studi, tuntutan prestasi, keterbatasan waktu pribadi, hingga stres ketika menjalani aturan pembelajaran yang berbeda dari jenjang sebelumnya. Dokumen selanjutnya memaparkan definisi perguruan tinggi menurut regulasi, ragam bentuk institusi, serta menyoroti Universitas Pertahanan Republik Indonesia (UNHAN) dan misi pendidikan bela negara. Materi bela negara dihubungkan dengan nilai patriotik, nasionalisme, dan ketahanan fisik melalui wawasan kebangsaan, baris-berbaris, disiplin waktu, long march, dan kepemimpinan.",{"@graph":14,"@context":72},[15,34,55],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/","Penelitian & Laporan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/chapter-1-introduction-229925/229925/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/chapter-1-introduction-229925/229925.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Gelato","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-20","2026-09-10",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":30},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",{"@type":56,"mainEntity":57},"FAQPage",[58,64,68],{"name":59,"@type":60,"acceptedAnswer":61},"Apa yang dimaksud dengan mahasiswa dalam dokumen ini?","Question",{"text":62,"@type":63},"Mahasiswa dijelaskan sebagai seseorang yang sedang belajar di perguruan tinggi.","Answer",{"name":65,"@type":60,"acceptedAnswer":66},"Tekanan apa saja yang dihadapi mahasiswa saat masuk perguruan tinggi?",{"text":67,"@type":63},"Dokumen menyebut beban studi yang berat, tekanan teman sebaya, tuntutan berprestasi, kurangnya waktu pribadi, serta munculnya stres saat memasuki perguruan tinggi.",{"name":69,"@type":60,"acceptedAnswer":70},"Mengapa pendidikan bela negara relevan bagi mahasiswa menurut dokumen?",{"text":71,"@type":63},"Pendidikan bela negara diuraikan sebagai sistem pembelajaran nilai patriotik yang meningkatkan kecintaan pada tanah air, semangat perjuangan, nasionalisme, patriotisme, dan ketahanan fisik melalui berbagai materi seperti wawasan kebangsaan dan kepemimpinan.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":74,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":76,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":78,"site_id":7},229925,1789045093,{"code":4,"msg":81,"data":82},"success",[83,88,92,96,100,104,107,111,115,119,123],{"id":84,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":85,"show_sort_weight":86,"slug":87},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":89,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":90,"show_sort_weight":86,"slug":91},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":93,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":94,"show_sort_weight":86,"slug":95},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":97,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":98,"show_sort_weight":86,"slug":99},51,"Komik","comic",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":102,"show_sort_weight":86,"slug":103},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":86,"slug":106},54,"research-report",{"id":108,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":109,"show_sort_weight":86,"slug":110},49,"Sastra","literature",{"id":112,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":113,"show_sort_weight":86,"slug":114},52,"Teknologi","technology",{"id":116,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":117,"show_sort_weight":86,"slug":118},50,"Ujian","exam",{"id":120,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":121,"show_sort_weight":86,"slug":122},57,"Umum","general",{"id":124,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":125,"show_sort_weight":4,"slug":126},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":81,"data":128},{"doc_id":78,"user_id":129,"nickname":42,"user_avatar":130,"doc_module":4,"category_id":105,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":131,"file_id":132,"file_url":133,"file_type":134,"file_size":135,"view_count":30,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":136,"language":137,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":138,"faqs":139,"seo_title":140,"seo_description":12,"update_tm":79,"read_time":141},19241457091524,"https://us-avatar.wpscdn.com/davatar_276721f389ce27ea32af1340a28f341c","BAB I  \nPENDAHULUAN  \n1.1. Latar Belakang Masalah  \nMahasiswa dalam Kamus Bahasa Indonesia (KBI) diartikan sebagaiseseorang yang sedang belajar di Perguruan Tinggi. Berada di bangku perguruan tinggi tentunya mahasiswa akan mengalami beberapa permasalahan umum salah satunya berkaitan dengan penyesuaian diri, dimana mahasiswa mengalamikesulitan penyesuaian diri (Iflah & Listyasari, 2013) . Tantangan mengenai kehidupandi perguruan tinggi ini berhubungan dengan lingkungan baru dimana para mahasiswa merasakan perbedaan lingkungan dengan lingkungan pendidikansebelumnya, selain permasalahan perbedaan lingkungan mahasiswa jugadihadapkan dengan tuntutan baru yang berhubungan dengan target yang harus mereka selesaikan (Mutia, 2016) . Studi yang dilakukan oleh Wilson et al (2022) menunjukkan bahwa adanya munculnya stres atau ketegangan yang terjadi saatmemasuki perguruan tinggi. Hal ini juga ditunjukkan pada penelitian yang dilakukan Sharma (2018) dimana dalam penelitian ini menunjukkan bahwa padabeberapa mahasiswa sarjana mengalami stres secara signifikan.  \nMenurut Aristovnik et al. (2020), mahasiswa menghadapi berbagai tekanan, seperti beban studi yang berat, tekanan teman sebaya tekanan untuk berprestasi dan melampaui batas, kurangnya waktu pribadi, dan kurangnya waktu luang untuk menghabiskan waktu dengan orang yang mereka cintai, Hal ini terjadi karenasebagian besar mahasiswa akan belajar di kampus yang jaraknya cukup jauh dari rumah ( rumah orang tua ) bahkan lintas pulau, sehingga mahasiswa harus kost danatau sewa rumah. Menurut Yang et al. (2021), tekanan dari dunia akademis adalah jenis jenis yang terkait dengan kecemasan atau kesulitan yang disebabkan oleh keharusan untuk mematuhi aturan lingkungan belajar. Karena aturan di pendidikan  \nmenengah atas berbeda dengan aturan di perguruan tinggi, khususnya dalam prosespembelajaran.  \nMenurut Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi perguruan tinggi merupakan suatu satuan pendidikan yang menyelenggarakan jenjang pendidikan setelah pendidikan menengah, program pendidikan ini mencakup pendidikan diploma, sarjana, magister, spesialis, dan doktor. Perguruan tinggi sendiri dapat berbentuk politeknik, sekolah tinggi, institut, akademi, dan  \nuniversitas. Menurut Undang-undang No. 12 tahun 2012, politeknik merupakan  \nsalah satu bentuk perguruan tinggi yang menyediakan pendidikan vokasi yang  \nberfokus pada praktik dan keahlian di berbagai bidang, dan berpotensi  \nmenyelenggarakan pendidikan profesi untuk mendalamibidang tertentu. Kemudian  \nmenurut undang-undang tersebut, Sekolah tinggi sendiri merupakan salah satu  \nperguruan tinggi yang menyediakan pendidikan akademik dan juga jika memenuhi  \nsyarat tertentu dapat menyelenggarakan pendidikan vokasi dalam satu rumpun Ilmu  \nPengetahuan dan juga pendidikan profesi. Menurut undang-undang tersebut juga  \nmenjelaskan bahwa Institut sendiri merupakan salah satu bentuk perguruan tinggi  \nyang menyediakan pendidikan akademik yang berfokus pada teori dan konsep di  \nberbagai bidang, dan berpotensi menyelenggarakan pendidikan vokasi untuk  \nmendalami praktik dan keahlian, serta pendidikan profesi untuk memperdalam  \npengetahuan dan keahlian di bidang tertentu. Kemudian menurut undang-undang  \nno. 12 tahun 2012 Akademi adalah salah satu bentuk perguruan tinggi yang  \nmenyelenggarakan beberapa cabang ilmu pengetahuan dan teknologi dalam bentuk  \npendidikan vokasi, dan Universitas sendiri merupakan salah satu bentuk perguruan  \ntinggi yang menyediakan pendidikan teori dan konsep di berbagai rumpun ilmu,  \ndan jika memenuhi syarat, dapat menyelenggarakan pendidikan vokasi dan profesi  \ndi berbagai bidang.  \nSalah satu universitas yang berada di Indonesia adalah Universitas Pertahanan Republik Indonesia. Sesuai dengan surat Mendiknas Nomor 29/MPN/OT/2009 tanggal 6 Maret 2009, Universitas Pertahanan atau Indonesia Defense University (IDU) atau yang biasa disebut UNHAN diresmikan oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tanggal 11 mar","cbCaiaXdk4cyvfeW","https://ap.wps.com/l/cbCaiaXdk4cyvfeW","pdf",172483,8,"Indonesian","# PENDAHULUAN\n## Latar Belakang Masalah","[{\"question\":\"Apa yang dimaksud dengan mahasiswa dalam dokumen ini?\",\"answer\":\"Mahasiswa dijelaskan sebagai seseorang yang sedang belajar di perguruan tinggi.\"},{\"question\":\"Tekanan apa saja yang dihadapi mahasiswa saat masuk perguruan tinggi?\",\"answer\":\"Dokumen menyebut beban studi yang berat, tekanan teman sebaya, tuntutan berprestasi, kurangnya waktu pribadi, serta munculnya stres saat memasuki perguruan tinggi.\"},{\"question\":\"Mengapa pendidikan bela negara relevan bagi mahasiswa menurut dokumen?\",\"answer\":\"Pendidikan bela negara diuraikan sebagai sistem pembelajaran nilai patriotik yang meningkatkan kecintaan pada tanah air, semangat perjuangan, nasionalisme, patriotisme, dan ketahanan fisik melalui berbagai materi seperti wawasan kebangsaan dan kepemimpinan.\"}]","BAB I - PENDAHULUAN | PDF",12]