[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-159431-113":53,"doc-detail-159431-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":121,"head_meta":123,"extra_data":125,"updated_unix":127},113,"id","chapter-1-introduction-159431","BAB I - PENDAHULUAN","","Bab pendahuluan memaparkan tujuan pendidikan nasional yang menekankan pengembangan iman, akhlak, kesehatan, ilmu, kreativitas, kemandirian, serta tanggung jawab. Uraian menyoroti pentingnya pembelajaran matematika namun menyebutkan bahwa pengajarannya di sekolah belum sepenuhnya melayani semua peserta didik, termasuk anak berkebutuhan khusus dengan kesulitan belajar matematika (diskalkulia). Permasalahan difokuskan pada kemampuan murid dalam mencocokkan, membaca, menulis simbol bilangan, serta memahami konsep lebih besar dan lebih kecil, yang berdampak pada rendahnya hasil belajar di bawah KKM 67. Penanganan yang diajukan menggunakan media flashcard untuk meningkatkan perhatian dan hasil belajar.",{"@graph":63,"@context":120},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":43,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/ujian/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/chapter-1-introduction-159431/159431/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/chapter-1-introduction-159431/159431.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Connor ","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/vnd.openxmlformats-officedocument.wordprocessingml.document","2026-09-19","2026-08-29",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",5,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Apa tujuan utama pendidikan nasional yang dibahas pada bagian pendahuluan?","Question",{"text":110,"@type":111},"Pendidikan nasional bertujuan mengembangkan potensi peserta didik agar beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, serta menjadi warga negara demokratis dan bertanggung jawab.","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Mengapa pembelajaran matematika perlu dikembangkan di sekolah?",{"text":115,"@type":111},"Karena matematika penting dipelajari, namun pengajaran matematika di sekolah belum melayani anak-anak sepenuhnya, sehingga kurikulum dan pendekatan mengajar perlu disesuaikan untuk menunjang semua murid.",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Apa kesulitan utama murid diskalkulia dalam pembelajaran matematika?",{"text":119,"@type":111},"Murid mengalami kesulitan mencocokkan bilangan, membaca bilangan, menulis lambang bilangan, menghitung hasil penjumlahan dan pengurangan, serta memahami konsep lebih besar dan lebih kecil.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":122,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":124,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":126,"site_id":56},159431,1788017792,{"code":4,"msg":5,"data":129},{"doc_id":126,"user_id":130,"nickname":89,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":42,"category_name":43,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":22,"language":137,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":138,"faqs":139,"seo_title":140,"seo_description":61,"update_tm":127,"read_time":141},687207022233,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d","BAB I\nPENDAHULUAN\nLatar Belakang Masalah\nPendidikan nasional pada dasarnya bertujuan untuk mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggungjawab.\nSetiap generasi manusia menyadari pentingnya mempelajari matematika. Pada masa Plato, matematika diajarkan sebagai pengasah otak untuk kebutuhan filsafat. Schaf (Runtukahu, 1996:1) mengatakan bahwa pada abad pertengahan, matematika diajarkan untuk tujuan-tujuan teologis.\nMenurut Thomas (Runtukahu, 1996:1):\nPendidikan matematika penting diajarkan disekolah, akan tetapi terdapat kesadaran baik di negara-negara maju maupun di negara-negara berkembang bahwa pengajaran matematika di sekolah belum melayani anak-anak sepenuhnya. Oleh karena itu, kurikulum dan pendekatan mengajar dikelas perlu dikembangkan agar menunjang semua murid disekolah.\n1\nOleh karena itu, kurikulum dan pendekatan mengajar di kelas perlu dikembangkan agar menunjang semua murid di sekolah. Banyak orang yang memandang matematika sebagai bidang studi yang paling sulit dan membosankan. Meskipun demikian, semua orang harus mempelajarinya termasuk murid diskalkulia sekalipun. Anak-anak  yang   tergolong  kedalam anak berkesulitan belajar juga tetap wajib menerima pendidikan. Biasanya anak-anak yang berkesulitan belajar seperti anak diskalkulia di didik dalam sebuah wadah pendidikan yang dikenal sebagai pendidikan anak berkebutuhan khusus, Pendidikan khusus sendiri diatur dalam Undang-Undang Republik Indonesia No. 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional Sikdiknas, (2003) pasal 32 ayat 1 yang berbunyi:\nPendidikan khusus merupakan pendidikan bagi peserta didik yang memiliki tingkat kesulitan dalam mengikuti proses pembelajaran karena kelainan fisik, emosional, mental, sosial, dan/atau memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa.\nLayanan khusus untuk anak yang memerlukan pendidikan khusus disesuaikan dengan jenis kelainan yang disandang. Salah satu yang disebut anak berkebutuhan khusus adalah anak diskalkulia. Kesulitan belajar matematika merupakan salah satu jenis kesulitan belajar yang spesifik dengan prasyarat rata-rata normal atau sedikit dibawah rata-rata, tidak ada gangguan penglihatan atau pendengaran, tidak ada gangguan emosional primer, atau lingkungan yang kurang menunjang. Masalah yang dihadapi yaitu murid belum mampu mengurutkan angka dengan benar yang disebabkan adanya gangguan pada sistem saraf pusat pada periode perkembangan. Anak berkesulitan belajar matematika bukan tidak mampu belajar, tetapi mengalami kesulitan tertentu yang menjadikannya tidak siap belajar.\nPermasalahan yang umumnya di hadapi oleh guru khususnya di sekolah inklusi adalah bagaimana  proses pembelajaran agar dapat memberikan pengalaman yang bermakna bagi murid. Mengingat peserta didik yang berkesulitan belajar memiliki jenis dan karakteristik yang heterogen. Seperti halnya murid diskalkulia yang memiliki keterbatasan kemampuan intelektual terutama untuk belajar tentang hal-hal yang abstrak. murid diskalkulia cenderung mengalami kesukaran untuk memahami konsep hubungan keruangan, abnormalitas persepsi visual, asosiasi visual motor, perseverasi, kesulitan mengenal dan memahami simbol, gangguan penghayatan tubuh, kesulitan dalam bahasa dan membaca dan performance IQ jauh lebih rendah dari pada skor verbal IQ. Hal ini membawa konsekuensi pada kesulitan mereka dalam mengikuti pelajaran akademik termasuk pelajaran matematika. Oleh karena itu, dalam pembelajaran matematika, guru sebaiknya dapat menyajikan suatu konsep dan media pembelajaran yang berbeda tapi mampu menarik perhatian murid yang akhirnya dapat meningkatkan hasil belajar murid. Pembelajaran yang bermutu tentunya memberikan kesan bahkan bekas yang sangat dalam bagi murid dalam jangka waktu yang sangat lama.\nPembelajaran matematika khususnya dalam mengoperasikan penjumlahan dan pengurangan banyak menjad","cbCaidn1HkgDhzCr","https://ap.wps.com/l/cbCaidn1HkgDhzCr","docx",104019,"Indonesian","# BAB I - PENDAHULUAN\n## Latar Belakang Masalah\n## Permasalahan Pembelajaran Matematika pada Murid Diskalkulia\n## Upaya Mengatasi dengan Media Flashcard","[{\"question\":\"Apa tujuan utama pendidikan nasional yang dibahas pada bagian pendahuluan?\",\"answer\":\"Pendidikan nasional bertujuan mengembangkan potensi peserta didik agar beriman dan bertakwa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, serta menjadi warga negara demokratis dan bertanggung jawab.\"},{\"question\":\"Mengapa pembelajaran matematika perlu dikembangkan di sekolah?\",\"answer\":\"Karena matematika penting dipelajari, namun pengajaran matematika di sekolah belum melayani anak-anak sepenuhnya, sehingga kurikulum dan pendekatan mengajar perlu disesuaikan untuk menunjang semua murid.\"},{\"question\":\"Apa kesulitan utama murid diskalkulia dalam pembelajaran matematika?\",\"answer\":\"Murid mengalami kesulitan mencocokkan bilangan, membaca bilangan, menulis lambang bilangan, menghitung hasil penjumlahan dan pengurangan, serta memahami konsep lebih besar dan lebih kecil.\"}]","BAB I - PENDAHULUAN | DOCX",79]