[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-228280-113":53,"doc-detail-228280-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":121,"head_meta":123,"extra_data":125,"updated_unix":127},113,"id","ceting-de-gong-efforts-to-reduce-stunting-in-karawang-regency-2024","Ceting De Gong - Upaya Penurunan Stunting di Kabupaten Karawang 2024","","Kabupaten Karawang memiliki prevalensi stunting 17,4% sehingga memerlukan perhatian lintas pihak, termasuk perguruan tinggi dan pemangku kepentingan. Stunting berdampak pada pertumbuhan fisik serta perkembangan otak yang lebih berbahaya. Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Singaperbangsa Karawang menjalankan pengabdian masyarakat melalui program “Ceting De Gong” pada desa lokus stunting, dengan tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi. Program mencakup pelatihan veltikulture, MPASI/PMT berbasis pangan lokal, edukasi kepercayaan diri kader/TPK, antropometri, pencegahan dan penanganan stunting, serta edukasi NIB dan sertifikat halal untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat.",{"@graph":63,"@context":120},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":27,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/layanan-kesehatan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/ceting-de-gong-efforts-to-reduce-stunting-in-karawang-regency-2024/228280/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/ceting-de-gong-efforts-to-reduce-stunting-in-karawang-regency-2024/228280.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Levi","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-19","2026-09-10",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",5,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Apa tujuan program “Ceting De Gong” dalam upaya penurunan stunting di Karawang?","Question",{"text":110,"@type":111},"Program “Ceting De Gong” disusun untuk mencegah dan mempercepat penurunan stunting melalui kolaborasi perguruan tinggi dengan DPPKB Kabupaten Karawang 2024.","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Apa saja kegiatan pelatihan dan edukasi yang diberikan kepada kader/TPK?",{"text":115,"@type":111},"Kegiatan meliputi pelatihan pembuatan tanaman metode veltikulture, pembuatan MPASI/PMT berbasis pangan lokal, edukasi kepercayaan diri kader/TPK, pelatihan antropometri, edukasi pencegahan serta penanganan stunting, dan edukasi pembuatan NIB serta sertifikat halal.",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Mengapa Desa Kondangjaya dipilih sebagai contoh program “Ceting De Gong”?",{"text":119,"@type":111},"Desa Kondangjaya dipilih karena berada dalam lokus stunting dan berdasarkan data E-PPGBM menunjukkan adanya anak dengan status gizi kurang yang terpantau dari penimbangan posyandu.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":122,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":124,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":126,"site_id":56},228280,1789024113,{"code":4,"msg":5,"data":129},{"doc_id":126,"user_id":130,"nickname":89,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":26,"category_name":27,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":137,"language":138,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":61,"update_tm":127,"read_time":142},7971461740909,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d","CETING DE GONG” UPAYA PENURUNAN STUNTING DI KABUPATEN KARAWANG 2024  \nMilliyantri Elvandari1, Al Muklas Fikri2, Linda Riski Sefrina3, Ratih Kurniasari4, Fathma Syahbanu5, Rini Harianti6, Eka Andriani7, Dwikani Oklita Anggiruling8, Rika Yayu Agustini9, Muhammad Akhdiyatul Aein10  \n1,2,3,4,5,6,7,8Program Studi Gizi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Singaperbangsa Karawang 9Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian, Universitas Singaperbangsa Karawang 10Program Studi Manajemen, Universitas Sehati Indonesia Karawang  \n[e-mail : milly.elvandari@fkes.unsika.ac.id](e-mail : milly.elvandari@fkes.unsika.ac.id)  \nAbstrak  \nKabupaten Karawang memiliki prevalensi stunting 17,4% dan diperlukan perhatian dari berbagai pihak, termasuk perguruan tinggi dan stakeholder. Stunting tidak hanya mempengaruhi pertumbuhan fisik, tetapi dampaknya pada pertumbuhan otak lebih berbahaya. Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Singaperbangsa Karawang melakukan pengabdian masyarakat untuk membantu masyarakat dalamupaya penuruan dan percepatan stunting di Kabupaten Karawang. Kegiatan dilakukan di salah satu desa terpilih yang termasak ke dalam lokus stunting, dengan program “Ceting De Gong” dilaksanalanmelalui tahap perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi. Kader/ TPK diberikan pelatihan pembuatan tanaman dengan metode veltikulture, pelatihan pembuatan MPASI/PMT dengan pangan lokal, Edukasi Peningkatan Kepercayaan Diri Kader/TPK, Pelatihan Antropometri, Edukasi Pencegahan dan Penanganan Stunting, Edukasi pembuatan Nomor Izin Berusaha (NIB) dan sertifikat Halal. Secarakeseluruhan kegiatan “Ceting De Gong” dapat meningkatkan keterampilan dan pengetahuan Kader/TKP dan masyarakat khususnya Desa Kondangjaya.  \nKata kunci: Stunting, TPK, Edukasi  \nAbstract  \nKarawang Regency has a stunting prevalence of 17.4%, and attention is needed from various parties, including universities and stakeholders. Stunting not only affects physical growth, but its impact on brain development is more dangerous. The Faculty of Health Sciences at Singaperbangsa Karawang University is conducting community service to assist the community in efforts to reduce and accelerate the alleviation of stunting in Karawang Regency. The activity was conducted in one of the selected villages included in the stunting locus, with the \"Ceting De Gong\" program implemented through the stages of planning, execution, and evaluation. Cadres/TPK are given training in plant cultivation using the verticulture method, training in making MPASI/PMT with local food, education to enhance the self-confidence of Cadres/TPK, anthropometry training, education on the prevention and handling of stunting, and education on creating Business Identification Numbers (NIB) and halal certificates. Overall, the \"Ceting De Gong\" activity can enhance the skills and knowledge of Cadres/TKP and the community, especially in Kondangjaya Village.  \nKeywords: Stunting, TPK, Education  \nPENDAHULUAN  \nSecara global pada tahun 2020, sebanyak 149 juta balita di seluruh dunia menderita stunting dan berdampak pada masalah kesehatan lainnya. Data WHO juga menunjukkan bahwa lebih darisetengah balita yang menderita stunting tinggal di Asia dan Afrika. Namun benua Asia hanyamemiliki beberapa negara dengan prevalensi stunting di atas 30%, di antaranya yaitu India, Nepal, Laos, dan Indonesia. Indonesia memiliki tingkat stunting dengan kategori sangat tinggi dan dengan progress yang keluar dari jalur (belum mendekati target) (WHO, 2021) .  \nBerdasarkan Hasil Studi Status Gizi Balita Indonesia (SSGI) Prevalensi stunting di Indonesia 2021 secara nasional menunjukkan perbaikan dengan turunnya tren sebesar 3,3 persen dari 27,7% tahun 2019 menjadi 24,4% tahun 2021. Hampir sebagian besar dari 34 provinsi menunjukkan penurunan dibandingkan tahun 2019 dan hanya 5 provinsi yang menunjukkan kenaikan, Sedangkan berdasarkan hasil Studi Status Gizi Balita Indonesia (SSGI) Kapubaten Karawang tahun 2022 14,0% dan 2023 prevalesnsi stunting menajsi 17,6% jika di","cbCaijWHijyuWAi2","https://ap.wps.com/l/cbCaijWHijyuWAi2","pdf",581042,8,"Indonesian","# PENDAHULUAN\n## Gambaran stunting secara global dan nasional\n## Kondisi stunting di Kabupaten Karawang\n## Dasar program Ceting De Gong dan penetapan lokus","[{\"question\":\"Apa tujuan program “Ceting De Gong” dalam upaya penurunan stunting di Karawang?\",\"answer\":\"Program “Ceting De Gong” disusun untuk mencegah dan mempercepat penurunan stunting melalui kolaborasi perguruan tinggi dengan DPPKB Kabupaten Karawang 2024.\"},{\"question\":\"Apa saja kegiatan pelatihan dan edukasi yang diberikan kepada kader/TPK?\",\"answer\":\"Kegiatan meliputi pelatihan pembuatan tanaman metode veltikulture, pembuatan MPASI/PMT berbasis pangan lokal, edukasi kepercayaan diri kader/TPK, pelatihan antropometri, edukasi pencegahan serta penanganan stunting, dan edukasi pembuatan NIB serta sertifikat halal.\"},{\"question\":\"Mengapa Desa Kondangjaya dipilih sebagai contoh program “Ceting De Gong”?\",\"answer\":\"Desa Kondangjaya dipilih karena berada dalam lokus stunting dan berdasarkan data E-PPGBM menunjukkan adanya anak dengan status gizi kurang yang terpantau dari penimbangan posyandu.\"}]","Ceting De Gong - Upaya Penurunan Stunting di Kabupaten Karawang 2024 | PDF",12]