[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-50952-id":3,"doc-seo-50952-113":31,"detail-sidebar-cat-0-id-113":93},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":28,"seo_description":14,"update_tm":29,"read_time":30},50952,549758146520,"Patrick","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/80002397d8c0411e94?_k=1775819394049821470",51,"Komik","Celengan-Ayam","Buku ini berjudul \"Celengan Ayam\" karya Intan Hestika dan Dhesi Ariani, yang diterbitkan oleh EorG. Cerita ini mengisahkan tentang Azkia dan Tira yang ingin membeli celengan ayam, namun belum ada yang jadi. Bu Tejo baru saja akan membuatnya, dan Azkia serta Tira menawarkan bantuan. Proses pembuatan diawali dengan mengayak pasir hingga halus. Kemudian, Bu Tejo mendemonstrasikan cara membuat adonan dari tanah porang, pasir, dan air. Adonan tersebut dimasukkan ke dalam cetakan, dipadatkan, lalu dikeluarkan dari cetakan dan dijemur hingga kering. Setelah kering, celengan bisa diwarnai. Azkia dan Tira merasa proses ini terlihat mudah dan optimis dapat melakukannya. Namun, saat mencoba, Azkia menambahkan terlalu banyak air, yang membuat Tira berkomentar bahwa sepertinya adonan terlalu banyak air. Cerita ini menggambarkan proses pembuatan celengan ayam secara interaktif dan edukatif, menunjukkan kolaborasi antara anak-anak dan seorang pembuat kerajinan. Detail langkah-langkah pembuatan disajikan secara visual dan naratif, memberikan gambaran yang jelas bagi pembaca, khususnya anak-anak, tentang bagaimana sebuah kerajinan dibuat dari bahan-bahan sederhana. Buku ini kemungkinan ditujukan untuk pembaca muda sebagai cerita yang menarik sekaligus memberikan pelajaran tentang proses kreatif dan kerja sama tim.","Céngcélengan Hayam Intan Hestika Dhesi Ariani  \nEorG  \nAzkia jeung Tira hoyong més é r cé ngc é l é nganhayam. Ngan can aya céngcé l é ngan anu geus jadi. Bu Tejo nembé badé ngadamel. Kumahalamun Azkia jeung Tira mantuan?  \nMimitina, ngayak heula keusik.  \nOh, lemes pisan .... Aduuuhhh .... Punten, Tira .  \nAyeuna sadiakeun pakakas jeung bahanna.  \nBu Téjo nyontoan. Bimo bisa praktéksorangan. 1 . Galokeun taneuh porang, keusik, jeung cai. 2 . Asupkeun kana jerocitakan, tuluy dedet-dedet 3. Laan tina citakan.  \n4 . Poé nepi ka garing 5. Mun geus garing, bisa diwarnaan  \nSigana mah babari. Azkia jeung Tira tangtubisa. Uh, teuas. Azkia nambahan cai.  \nAyeuna nyitak!  \nCik urang tingali hasilna. Wah? ”Jigana mah seueur teuing cai,” ceuk Tira .","cbCaisGdnVtFdreQ","https://ap.wps.com/l/cbCaisGdnVtFdreQ","pdf",1894282,9,1,17,"Indonesian","id",113,"# Pembuatan Celengan Ayam\n## Bahan dan Alat\n## Proses Pembuatan\n## Hasil dan Evaluasi","[{\"question\":\"Siapa saja tokoh utama dalam cerita ini?\",\"answer\":\"Tokoh utama dalam cerita ini adalah Azkia dan Tira, yang ingin membeli celengan ayam, serta Bu Tejo, yang membuat celengan tersebut.\"},{\"question\":\"Apa saja bahan yang digunakan untuk membuat celengan ayam?\",\"answer\":\"Bahan yang digunakan adalah tanah porang, pasir, dan air.\"},{\"question\":\"Mengapa Azkia dan Tira kesulitan saat membuat adonan celengan?\",\"answer\":\"Azkia menambahkan terlalu banyak air ke dalam adonan, yang membuatnya menjadi terlalu basah.\"}]","Celengan-Ayam | PDF",1783587694,26,{"code":4,"msg":32,"data":33},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":34,"title":13,"keywords":35,"description":14,"schema_data":36,"social_meta":88,"head_meta":90,"extra_data":92,"updated_unix":29},"celengan-ayam","",{"@graph":37,"@context":87},[38,55,70],{"@type":39,"itemListElement":40},"BreadcrumbList",[41,45,49,52],{"item":42,"name":43,"@type":44,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":46,"name":47,"@type":44,"position":48},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":50,"name":12,"@type":44,"position":51},"https://docshare.wps.com/id/document/komik/",3,{"item":53,"name":13,"@type":44,"position":54},"https://docshare.wps.com/id/document/celengan-ayam/50952/",4,{"url":53,"name":13,"@type":56,"author":57,"headline":13,"publisher":59,"fileFormat":62,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":63,"datePublished":64,"encodingFormat":62,"isAccessibleForFree":65,"interactionStatistic":66},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":58},"Person",{"url":42,"name":60,"@type":61},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-08-15","2026-07-09",true,{"@type":67,"interactionType":68,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":69},"ViewAction",{"@type":71,"mainEntity":72},"FAQPage",[73,79,83],{"name":74,"@type":75,"acceptedAnswer":76},"Siapa saja tokoh utama dalam cerita ini?","Question",{"text":77,"@type":78},"Tokoh utama dalam cerita ini adalah Azkia dan Tira, yang ingin membeli celengan ayam, serta Bu Tejo, yang membuat celengan tersebut.","Answer",{"name":80,"@type":75,"acceptedAnswer":81},"Apa saja bahan yang digunakan untuk membuat celengan ayam?",{"text":82,"@type":78},"Bahan yang digunakan adalah tanah porang, pasir, dan air.",{"name":84,"@type":75,"acceptedAnswer":85},"Mengapa Azkia dan Tira kesulitan saat membuat adonan celengan?",{"text":86,"@type":78},"Azkia menambahkan terlalu banyak air ke dalam adonan, yang membuatnya menjadi terlalu basah.","https://schema.org",{"og:url":53,"og:type":89,"og:title":13,"og:site_name":60,"og:description":14},"article",{"robots":91,"canonical":53},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":94},[95,100,104,108,110,114,118,122,126,130,134],{"id":96,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":97,"show_sort_weight":98,"slug":99},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":102,"show_sort_weight":98,"slug":103},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":106,"show_sort_weight":98,"slug":107},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":12,"show_sort_weight":98,"slug":109},"comic",{"id":111,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":112,"show_sort_weight":98,"slug":113},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":115,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":116,"show_sort_weight":98,"slug":117},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":119,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":120,"show_sort_weight":98,"slug":121},49,"Sastra","literature",{"id":123,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":124,"show_sort_weight":98,"slug":125},52,"Teknologi","technology",{"id":127,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":128,"show_sort_weight":98,"slug":129},50,"Ujian","exam",{"id":131,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":132,"show_sort_weight":98,"slug":133},57,"Umum","general",{"id":135,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":136,"show_sort_weight":4,"slug":137},181,"Formulir","formulir"]