[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-228557-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":81,"doc-detail-228557-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":74,"head_meta":76,"extra_data":78,"updated_unix":80},113,"id","case-study-on-external-and-internal-examination-in-a-motorcycle-accident-in-yogyakarta-a-case-report","Studi Kasus Tentang Pemeriksaan Luar dan Dalam pada Kecelakaan Sepeda Motor di Yogyakarta - Sebuah Laporan Kasus","","Laporan kasus ini membahas kecelakaan sepeda motor di Yogyakarta yang menimbulkan kematian akibat cedera kepala berat tanpa penggunaan helm. Pemeriksaan forensik menunjukkan temuan luar berupa memar wajah, derik tulang pada area wajah dan rahang, serta luka lecet pada dada, perut, dan ekstremitas. Pemeriksaan dalam mengungkap patah tulang tengkorak meliputi kalvaria dan dasar tengkorak dengan hancurnya jaringan otak secara menyeluruh, disertai kontusio pada paru-paru, hati, diafragma, serta robekan limpa. Kesimpulan menegaskan trauma tumpul kepala sebagai penyebab kematian dan menekankan pentingnya pemeriksaan dalam untuk menentukan mekanisme kematian secara akurat.",{"@graph":14,"@context":73},[15,34,56],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/layanan-kesehatan/","Layanan Kesehatan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/case-study-on-external-and-internal-examination-in-a-motorcycle-accident-in-yogyakarta-a-case-report/228557/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/case-study-on-external-and-internal-examination-in-a-motorcycle-accident-in-yogyakarta-a-case-report/228557.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Mason","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-01","2026-09-10",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":55},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",5,{"@type":57,"mainEntity":58},"FAQPage",[59,65,69],{"name":60,"@type":61,"acceptedAnswer":62},"Mengapa pemeriksaan luar saja tidak cukup dalam kasus kecelakaan sepeda motor?","Question",{"text":63,"@type":64},"Karena praktik pemeriksaan forensik di Indonesia sering terbatas pada penilaian luar, sehingga penyebab kematian tidak dapat diidentifikasi secara akurat.","Answer",{"name":66,"@type":61,"acceptedAnswer":67},"Apa temuan utama pada pemeriksaan luar dalam kasus ini?",{"text":68,"@type":64},"Ditemukan memar pada wajah, derik tulang pada wajah dan rahang, serta luka lecet pada dada, perut, dan ekstremitas.",{"name":70,"@type":61,"acceptedAnswer":71},"Apa kesimpulan penyebab kematian berdasarkan pemeriksaan dalam?",{"text":72,"@type":64},"Penyebab kematian adalah trauma tumpul pada kepala yang menyebabkan patah terbuka tulang tengkorak dan hancurnya jaringan otak secara menyeluruh; pemeriksaan dalam penting untuk memastikan mekanisme kematian.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":75,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":77,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":79,"site_id":7},228557,1789027136,{"code":4,"msg":82,"data":83},"success",[84,89,93,97,101,104,108,112,116,120,124],{"id":85,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":86,"show_sort_weight":87,"slug":88},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":90,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":91,"show_sort_weight":87,"slug":92},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":95,"show_sort_weight":87,"slug":96},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":99,"show_sort_weight":87,"slug":100},51,"Komik","comic",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":87,"slug":103},53,"healthcare",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":106,"show_sort_weight":87,"slug":107},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":110,"show_sort_weight":87,"slug":111},49,"Sastra","literature",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":114,"show_sort_weight":87,"slug":115},52,"Teknologi","technology",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":118,"show_sort_weight":87,"slug":119},50,"Ujian","exam",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":122,"show_sort_weight":87,"slug":123},57,"Umum","general",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":126,"show_sort_weight":4,"slug":127},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":82,"data":129},{"doc_id":79,"user_id":130,"nickname":42,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":102,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":55,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":137,"language":138,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":12,"update_tm":80,"read_time":142},5909887256941,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_9964176cb1d06d4a9deccf72a44ae3dc","Berkala Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Masyarakat Vol.3, No.2(2025), 242-252  \nISSN: 2988-6791(e) DOI: [10.20885/bikkm.vol3.iss2.art7](10.20885/bikkm.vol3.iss2.art7)  \nStudi Kasus Tentang Pemeriksaan Luar dan Dalam pada Kecelakaan Sepeda Motor di Yogyakarta : Sebuah Laporan Kasus  \nLia Yulianti Siregar 1*, Yudha Nurhantari,2 Dewanto Yusuf Priambodo,2,3 Dhiwangkoro Aji Kadarmo3  \n1Mahasiswa PPDS Departemen Ilmu Kedokteran Forensik dan Medikolegal, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakatdan Keperawatan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia  \n2Departemen Ilmu Kedokteran Forensik dan Medikolegal, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, Indonesia  \n3Instalasi Forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polda Daerah Istimewa Yogyakarta, Sleman, Indonesia  \n\n| *Korespondensi Penulis: | Riwayat Artikel: |  |\n| --- | --- | --- |\n| [liayuliantisiregar@mail.ugm.ac.id](liayuliantisiregar@mail.ugm.ac.id) | Dikirim: | 21 Mei 2025 |\n|  | Diterima: | 31 Juli 2025 |\n|  | Terbit: | 31 Juli 2025 |\n\nLaporan Kasus  \nAbstrak  \nLatar Belakang: Kecelakaan lalu lintas merupakan salah satu penyebab utama kematian yang berdampak besar terhadapindividu, keluarga, dan negara. Di Indonesia, pemeriksaan forensik pada korban kecelakaan sering kali terbatas padapemeriksaan luar, sehingga penyebab kematian yang pasti tidak dapat diidentifikasi secara akurat. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi penyebab kematian melalui pemeriksaan luar dan dalam pada korban kecelakaan sepeda motor. Deskripsi Kasus: Seorang laki-laki berusia 20 tahun, Warga Negara Asing, ditemukan meninggal dunia akibat kecelakaansepeda motor tanpa menggunakan helm. Pemeriksaan luar menunjukkan adanya memar pada wajah, derik tulang padawajah dan rahang, serta luka lecet pada dada, perut, dan ekstremitas. Pemeriksaan dalam mengungkap patah tulang tengkorak dengan garis patahan pada tempurung dan dasar tengkorak, serta kerusakan total jaringan otak. Ditemukan pulamemar pada paru-paru, hati, diafragma, dan robekan pada limpa. Kesimpulan: Penyebab kematian adalah trauma tumpulpada kepala yang menyebabkan patah terbuka tulang tengkorak dan hancurnya jaringan otak secara menyeluruh. Pemeriksaan dalam sangat penting untuk memastikan mekanisme kematian secara akurat.  \nKata Kunci: Pemeriksaan Luar dan Dalam; Kecelakaan Lalu Linta; Cedera Kepala Berat; Sepeda Motor; WNA  \nAbstract  \nBackground: Traffic accidents are a leading cause of death, with significant impacts on individuals, families, and national systems. In Indonesia, forensic examinations of traffic accident victims are often limited to external assessments, resulting in incomplete identification of the actual cause of death. This study aims to determine the cause of death through both external and internal examinations in a motorcycle accident case. Case Description: A 20-year-old male foreign national was found dead following a motorcycle accident without wearing a helmet. External examination revealed facial bruises, palpable bone crepitus in the face and jaw, and abrasions on the chest, abdomen, and limbs. Internal examination showed multiple skull fractures involving the calvaria and skull base, with complete destruction of brain tissue. Additional findings included contusions in both lungs, diaphragm, liver, and a laceration in the spleen. Conclusion: The cause of death was blunt force trauma to the head, resulting in open skull fractures and total brain destruction. Internal examination is essential for accurately determining the mechanism of death.  \nKeywords: External and Internal Examination; Traffic Accident; Severe Head Injury; Motorcycle; Foreign Nationality  \nLATAR BELAKANG  \nKecelakaan lalu lintas merupakan salah satu penyebab utama kematian dan cedera serius di seluruh dunia, dengan dampak signifikan terhadap aspek sosial dan ekonomi. Di Indonesia, insiden initidak hanya menimbulkan kerugian finansial akibat biaya perawatan medis dan kehilangan produktivitas, teta","cbCaihN04wfQOlkK","https://ap.wps.com/l/cbCaihN04wfQOlkK","pdf",737376,11,"Indonesian","# Abstrak\n## Latar Belakang\n## Deskripsi Kasus\n## Kesimpulan\n# Latar Belakang\n## Dampak kecelakaan lalu lintas\n## Keterbatasan praktik pemeriksaan forensik\n## Peran autopsi forensik\n# Tujuan Studi","[{\"question\":\"Mengapa pemeriksaan luar saja tidak cukup dalam kasus kecelakaan sepeda motor?\",\"answer\":\"Karena praktik pemeriksaan forensik di Indonesia sering terbatas pada penilaian luar, sehingga penyebab kematian tidak dapat diidentifikasi secara akurat.\"},{\"question\":\"Apa temuan utama pada pemeriksaan luar dalam kasus ini?\",\"answer\":\"Ditemukan memar pada wajah, derik tulang pada wajah dan rahang, serta luka lecet pada dada, perut, dan ekstremitas.\"},{\"question\":\"Apa kesimpulan penyebab kematian berdasarkan pemeriksaan dalam?\",\"answer\":\"Penyebab kematian adalah trauma tumpul pada kepala yang menyebabkan patah terbuka tulang tengkorak dan hancurnya jaringan otak secara menyeluruh; pemeriksaan dalam penting untuk memastikan mekanisme kematian.\"}]","Studi Kasus Tentang Pemeriksaan Luar dan Dalam pada Kecelakaan Sepeda Motor di Yogyakarta - Sebuah Laporan Kasus | PDF",17]