[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-209216-113":53,"doc-detail-209216-id":127},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":120,"head_meta":122,"extra_data":124,"updated_unix":126},113,"id","case-study-of-oral-abscesses-in-patient-visits-at-uptd-puskesmas-tabanan-ii-for-dec-2023-to-feb-2024","KASUS ABSES RONGGA MULUT PADA KUNJUNGAN PASIEN DI UPTD PUSKESMAS TABANAN II PERIODE DESEMBER 2023 - FEBRUARI 2024","","Abses adalah kumpulan nanah dalam kantung jaringan akibat infeksi bakteri, parasit, atau benda asing. Keterlibatan bakteri pada jaringan periapikal memicu respons inflamasi saat kondisi inang kurang baik dan virulensi bakteri tinggi. Penurunan kasus dapat dilakukan melalui insisi dan drainase, pemberian antibiotik serta analgesik, dan eliminasi faktor etiologi. Insisi bertujuan mencegah perluasan abses, mengurangi nyeri, menurunkan populasi mikroba dan toksin, meningkatkan vaskularisasi, serta membantu terapi antibiotik lebih efektif dan mengurangi jaringan parut spontan. Prevalensi abses rongga mulut selama Desember 2023–Februari 2024 mencapai 0,24% (Desember 0,06%, Januari 0,14%, Februari 0,04%), meningkat pada Januari dan menurun pada Februari.",{"@graph":63,"@context":119},[64,81,102],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":27,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/layanan-kesehatan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/case-study-of-oral-abscesses-in-patient-visits-at-uptd-puskesmas-tabanan-ii-for-dec-2023-to-feb-2024/209216/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/case-study-of-oral-abscesses-in-patient-visits-at-uptd-puskesmas-tabanan-ii-for-dec-2023-to-feb-2024/209216.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Emma Wilson","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-20","2026-09-05",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":80},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",{"@type":103,"mainEntity":104},"FAQPage",[105,111,115],{"name":106,"@type":107,"acceptedAnswer":108},"Apa yang dimaksud dengan abses rongga mulut dan apa penyebab utamanya?","Question",{"text":109,"@type":110},"Abses adalah kumpulan pus dalam kantung jaringan akibat infeksi bakteri, parasit, atau benda asing. Kondisi host yang kurang baik dan virulensi bakteri yang tinggi dapat memicu terjadinya abses.","Answer",{"name":112,"@type":107,"acceptedAnswer":113},"Bagaimana upaya penanganan untuk menurunkan kasus abses rongga mulut?",{"text":114,"@type":110},"Penanganan dilakukan dengan insisi dan drainase, pemberian antibiotik dan analgesik, serta menghilangkan faktor etiologi. Insisi dan drainase membantu mencegah perluasan infeksi serta mengurangi nyeri.",{"name":116,"@type":107,"acceptedAnswer":117},"Berapa prevalensi abses rongga mulut di UPTD Puskesmas Tabanan II selama Desember 2023 sampai Februari 2024?",{"text":118,"@type":110},"Prevalensi selama periode tersebut sebesar 0,24%, dengan rincian Desember 0,06%, Januari 0,14%, dan Februari 0,04%. Prevalensi meningkat pada Januari dan menurun pada Februari.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":121,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":123,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":125,"site_id":56},209216,1788610871,{"code":4,"msg":5,"data":128},{"doc_id":125,"user_id":129,"nickname":89,"user_avatar":130,"doc_module":4,"category_id":26,"category_name":27,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":131,"file_id":132,"file_url":133,"file_type":134,"file_size":135,"view_count":80,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":136,"language":137,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":138,"faqs":139,"seo_title":140,"seo_description":61,"update_tm":126,"read_time":141},3848291630094,"https://eur-avatar.wpscdn.com/davatar_085a072bc5b1113ac321206ff7593b45","KASUS ABSES RONGGA MULUT PADA KUNJUNGAN PASIEN DI  \nUPTD PUSKESMAS TABANAN II PERIODEDESEMBER 2023-FEBRUARI 2024  \nI Nyoman Panji Triadnya Palgunadi, Nisrina Khansa Salsabila Aritonang,  \nBagian Ilmu Kedokteran Gigi Masyarakat, Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Mahasaraswati Denpasar  \n[Email :](Email : khansaaritonang@gmail.com)[ ](Email : khansaaritonang@gmail.com)[khansaaritonang@gmail.com](Email : khansaaritonang@gmail.com)  \nABSTRAK  \nAbses adalah kumpulan nanah yang terletak di dalam kantung yang terbentuk di jaringanyang disebabkan oleh proses infeksi bakteri, parasit, atau benda asing lainnya. Keterlibatan bakteri pada jaringan periapikal tentunya mengundang respon inflamasiuntuk datang padajaringan yang terinfeksi, hal ini dikarenakan kondisi inang yang kurangbaik, dan virulensi bakteri yang cukup tinggi maka akan menimbulkan kondisi abses. Upaya menurunkan kasus abses rongga mulut dapat dilakukan dengan insisi dan drainase, pemberian antibiotik dan analgesik serta menghilangkan faktor etiologi. Tujuan dari prosedur sayatan dan drainase adalah untuk mencegah perluasan abses atau infeksi ke jaringan lain, mengurangi rasa sakit, mengurangijumlah populasi mikroba dan toksinnya, meningkatkan vaskularisasi jaringan sehingga tubuh lebih mampu mengatasi infeksi yang ada. dan memberikan antibiotik dengan lebih efektif dan mencegah timbulnya jaringanparut di sepanjang drainase abses secara spontan. Berdasarkan hasil, prevalensi abses rongga mulut yang terjadi di wilayah kerja UPTD Puskesmas Tabanan II selama bulan Desember 2023 hingga Februari 2024 adalah sebesar 0,24% . Bulan Desember 2023 sebesar 0,06%, bulan Januari 2024 sebesar 0,14%, dan bulan Februari 2024 sebesar 0,04% . Sehingga prevalensi abses rongga mulut bulan Desember 2023 sampai Februari 2024 mengalami peningkatan pada bulan Januari 2024 dan menurun pada bulan Februari 2024.  \nKata kunci : Abses, Prevalensi, Puskesmas Tabanan II  \nPENDAHULUAN  \nManusia biasanya hidup berdampingan secara mutualistik dengan mikrobiota rongga mulut. Gigi dan mukosa yang utuh merupakan pertahanan yang pertama yang hampir tidak tertembus apabila sistem kekebalan hopes dan pertahanan seluler berfungsidengan baik. Apabila sifat mikroflora berubah baik kualitas maupun kuantitasnya, mukosa mulut dan pulpa gigi terpenetrasi, sistem kekebalan serta sistem pertahananseluler terganggu maka infeksi dapat terjadi. Infeksi bisa juga terjadi apabilakeseimbangan mikroflora berubah yang memugkinkan bakteri resisten mengalami proliferasi.1  \nSaliva merupakan komponen yang penting dalam sistempertahanan rongga mulut, selain memberikan efek self cleansing yang merupakan proses mekanik dalam membersihkan mikroorganisme pada permukaan mukosa mulut, gigi, gingiva dan lidah, saliva juga mempunyai efek anti mikroba karena adanya komponen imun didalam saliva. Komponen itu antara lain IgA, lysozim, peroxidase, laktoferin, dan leukosit.2  \nAbses adalah kumpulan pus yang terletak dalam satu kantung yang terbentuk dalam jaringan yang disebabkan oleh suatu proses infeksi bakteri, parasit atau bendaasing lainnya. Abses merupakan reaksi pertahanan yang bertujuan untuk mencegah agen-agen infeksi menyebab ke bagian tubuh lainnya.3  \nPus adalah kumpulan sel dari jaringan lokal yang mati, sel darah putih, sertapenyebab infeksi (mikroorganisme atau benda asing) dalam jumlah besar. Pus memiliki warna putih kekuningan yang berasal dari organisme dan sel darah. Infeksi merupakanproses masuknya mikroorganisme kedalam tubuh. Mikroorganisme tersebut secara perlahan akan menghancurkan inang dan akan terus berkembang biak.2  \nGambar 1. Abses Rongga Mulut  \nKebiasaan buruk pasien seperti bruxism dapat mengakibatkan trauma oklusi pada periodontal yang sehat dan dapat memicu peningkatan resorbsi dan mobilitas sertaberperan sebagai faktor resiko yang dapat memperparah kerusakan jaringan dan periodontitis serta menyebabkan komplikasi berupa abses.4  \nMenurut penelitian dari Salim dkk. 2023 tingginya prevalensi abses pada lakila","cbCainO9VrWwUBZ5","https://ap.wps.com/l/cbCainO9VrWwUBZ5","pdf",546804,10,"Indonesian","# Abstrak\n# Pendahuluan\n## Definisi dan mekanisme abses\n## Peran saliva dan mikrobiota rongga mulut\n## Faktor risiko (trauma oklusi, oral hygiene, kebiasaan buruk)\n## Peran bakteri dan pola penyebaran abses","[{\"question\":\"Apa yang dimaksud dengan abses rongga mulut dan apa penyebab utamanya?\",\"answer\":\"Abses adalah kumpulan pus dalam kantung jaringan akibat infeksi bakteri, parasit, atau benda asing. Kondisi host yang kurang baik dan virulensi bakteri yang tinggi dapat memicu terjadinya abses.\"},{\"question\":\"Bagaimana upaya penanganan untuk menurunkan kasus abses rongga mulut?\",\"answer\":\"Penanganan dilakukan dengan insisi dan drainase, pemberian antibiotik dan analgesik, serta menghilangkan faktor etiologi. Insisi dan drainase membantu mencegah perluasan infeksi serta mengurangi nyeri.\"},{\"question\":\"Berapa prevalensi abses rongga mulut di UPTD Puskesmas Tabanan II selama Desember 2023 sampai Februari 2024?\",\"answer\":\"Prevalensi selama periode tersebut sebesar 0,24%, dengan rincian Desember 0,06%, Januari 0,14%, dan Februari 0,04%. Prevalensi meningkat pada Januari dan menurun pada Februari.\"}]","KASUS ABSES RONGGA MULUT PADA KUNJUNGAN PASIEN DI UPTD PUSKESMAS TABANAN II PERIODE DESEMBER 2023 - FEBRUARI 2024 | PDF",15]