[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-47938-id":3,"doc-seo-47938-113":31,"detail-sidebar-cat-0-id-113":93},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":28,"seo_description":14,"update_tm":29,"read_time":30},47938,549758146520,"Patrick","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/80002397d8c0411e94?_k=1775819394049821470",51,"Komik","Boleh Kucicip?","Cerita bergambar \"Boleh Kucicip?\" karya Alya Anggasari ini mengisahkan tentang seorang anak yang penasaran dengan aroma lezat yang berasal dari dapur ibunya. Penulis, ilustrator, dan ITB mendukung penyebaran karya ini, termasuk penerjemahannya ke dalam bahasa lain, dengan syarat gambar-gambar asli tidak diubah. Cerita ini membawa pembaca pada petualangan mencicipi berbagai kue yang disiapkan oleh ibu untuk tamu. Dimulai dengan aroma harum yang menggugah selera, si anak meminta izin ibunya untuk mencicipi kue-kue tersebut. Ibu mengizinkan, dan si anak mulai memilih. Ia diperkenalkan dengan \"kue apem\" yang berwarna-warni, digambarkan memiliki rasa manis sedikit asam. Selanjutnya, perhatiannya tertuju pada \"kue lupis\" yang berbentuk segitiga dan memiliki aroma yang lebih harum. Penggambaran kue-kue ini melalui ilustrasi yang menarik dan deskripsi rasa yang sederhana membuat cerita ini cocok untuk anak-anak, mengajarkan mereka tentang berbagai jenis makanan tradisional sambil menanamkan nilai sopan santun dan berbagi. Kehangatan interaksi antara ibu dan anak terasa dalam dialog mereka, serta rasa ingin tahu si anak terhadap makanan yang disajikan untuk tamu. Penggunaan bahasa Indonesia sehari-hari dalam cerita ini semakin memperkaya pengalaman membaca, menjadikannya sebuah cerita yang ringan, mendidik, dan menyenangkan. Dukungan terhadap penerjemahan cerita ini menunjukkan apresiasi terhadap nilai-nilai budaya yang terkandung di dalamnya dan keinginan untuk menyebarluaskan konten positif kepada audiens yang lebih luas tanpa mengubah integritas visual dari karya seni ilustrasi aslinya.","Boleh Kucicip? Alya Anggasari  \nAlya Anggasari  \nThe author, illustrator, and ITB encourage the sharing of this book and translation of the text, but we request that the images themselves not be altered. Thank you.  \nPengarang, ilustrator, dan ITB mendukung penerjemahan cerita bergambar ini ke dalam bahasa lain dengan mempertahankan keaslian gambar. Terima kasih.  \nAda bau sedap dari dapur! Kira-kira bau apa, ya?  \nOh, bau kue-kue ini! Ibu menyiapkannyauntuk tamu. Boleh kucicip, Bu?  \nKata Ibu aku boleh mencicipinya. Hmmm … pilih kue yang mana, ya?  \nYang warna-warni ini namanya kue apem.  \nRasanya manis sedikit asam .  \nYang ini juga menarik.  \nKue segitiga ini namanya lupis.  \nYang ini lebih harum baunya.","cbCaiiLrYUI7mG1R","https://ap.wps.com/l/cbCaiiLrYUI7mG1R","pdf",1136123,8,1,18,"Indonesian","id",113,"# Boleh Kucicip?\n## Aroma dari Dapur\n## Kue Apem\n## Kue Lupis","[{\"question\":\"Siapa pengarang dan ilustrator dari cerita \\\"Boleh Kucicip?\\\"?\",\"answer\":\"Pengarang dan ilustrator dari cerita bergambar \\\"Boleh Kucicip?\\\" adalah Alya Anggasari. Ia bersama ITB mendukung penyebaran dan penerjemahan buku ini.\"},{\"question\":\"Apa yang membuat anak dalam cerita penasaran pada awalnya?\",\"answer\":\"Anak dalam cerita menjadi penasaran karena mencium \\\"bau sedap\\\" yang berasal dari dapur ibunya, yang ternyata adalah bau kue-kue yang disiapkan untuk tamu.\"},{\"question\":\"Bagaimana deskripsi kue apem dalam cerita?\",\"answer\":\"Kue apem digambarkan sebagai kue yang \\\"warna-warni\\\" dan memiliki rasa \\\"manis sedikit asam\\\".\"}]","Boleh Kucicip? | PDF",1783566523,28,{"code":4,"msg":32,"data":33},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":34,"title":13,"keywords":35,"description":14,"schema_data":36,"social_meta":88,"head_meta":90,"extra_data":92,"updated_unix":29},"can-i-taste","",{"@graph":37,"@context":87},[38,55,70],{"@type":39,"itemListElement":40},"BreadcrumbList",[41,45,49,52],{"item":42,"name":43,"@type":44,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":46,"name":47,"@type":44,"position":48},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":50,"name":12,"@type":44,"position":51},"https://docshare.wps.com/id/document/komik/",3,{"item":53,"name":13,"@type":44,"position":54},"https://docshare.wps.com/id/document/can-i-taste/47938/",4,{"url":53,"name":13,"@type":56,"author":57,"headline":13,"publisher":59,"fileFormat":62,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":63,"datePublished":64,"encodingFormat":62,"isAccessibleForFree":65,"interactionStatistic":66},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":58},"Person",{"url":42,"name":60,"@type":61},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-08-15","2026-07-09",true,{"@type":67,"interactionType":68,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":69},"ViewAction",{"@type":71,"mainEntity":72},"FAQPage",[73,79,83],{"name":74,"@type":75,"acceptedAnswer":76},"Siapa pengarang dan ilustrator dari cerita \"Boleh Kucicip?\"?","Question",{"text":77,"@type":78},"Pengarang dan ilustrator dari cerita bergambar \"Boleh Kucicip?\" adalah Alya Anggasari. Ia bersama ITB mendukung penyebaran dan penerjemahan buku ini.","Answer",{"name":80,"@type":75,"acceptedAnswer":81},"Apa yang membuat anak dalam cerita penasaran pada awalnya?",{"text":82,"@type":78},"Anak dalam cerita menjadi penasaran karena mencium \"bau sedap\" yang berasal dari dapur ibunya, yang ternyata adalah bau kue-kue yang disiapkan untuk tamu.",{"name":84,"@type":75,"acceptedAnswer":85},"Bagaimana deskripsi kue apem dalam cerita?",{"text":86,"@type":78},"Kue apem digambarkan sebagai kue yang \"warna-warni\" dan memiliki rasa \"manis sedikit asam\".","https://schema.org",{"og:url":53,"og:type":89,"og:title":13,"og:site_name":60,"og:description":14},"article",{"robots":91,"canonical":53},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":94},[95,100,104,108,110,114,118,122,126,130,134],{"id":96,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":97,"show_sort_weight":98,"slug":99},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":102,"show_sort_weight":98,"slug":103},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":106,"show_sort_weight":98,"slug":107},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":12,"show_sort_weight":98,"slug":109},"comic",{"id":111,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":112,"show_sort_weight":98,"slug":113},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":115,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":116,"show_sort_weight":98,"slug":117},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":119,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":120,"show_sort_weight":98,"slug":121},49,"Sastra","literature",{"id":123,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":124,"show_sort_weight":98,"slug":125},52,"Teknologi","technology",{"id":127,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":128,"show_sort_weight":98,"slug":129},50,"Ujian","exam",{"id":131,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":132,"show_sort_weight":98,"slug":133},57,"Umum","general",{"id":135,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":136,"show_sort_weight":4,"slug":137},181,"Formulir","formulir"]