[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-436310-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":80,"doc-detail-436310-id":127},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":73,"head_meta":75,"extra_data":77,"updated_unix":79},113,"id","bullying-facts-among-students-the-islamic-approach-to-resolution","Fakta Bullying atau Perundungan Pada Siswa - Cara Islam Menyelesaikannya","","Dokumen ini menyajikan analisis komprehensif mengenai fenomena perundungan atau bullying di kalangan siswa melalui perspektif sosial dan Islam. Penjelasan dimulai dengan menekankan pentingnya fondasi akidah dan peran keluarga sebagai madrasah pertama dalam membentuk karakter anti-kekerasan. Dokumen kemudian menguraikan kegagalan sistem sekuler yang individualis dan hukum yang mandul dalam menangani perilaku perundungan. Sebagai solusi, diusulkan peran negara dalam menyaring konten toksik media, membentuk kurikulum berbasis pola pikir Islam, serta menegakkan hukum yang adil tanpa kompromi. Analisis ini menekankan bahwa setiap perbuatan zalim akan dihisab, sehingga nilai ketakwaan harus menjadi kendali utama dalam kehidupan bermasyarakat untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, sehat, dan berakhlak mulia sesuai syariat.",{"@graph":14,"@context":72},[15,34,55],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/agama-spiritualitas/","Agama & Spiritualitas",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/bullying-facts-among-students-the-islamic-approach-to-resolution/436310/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/bullying-facts-among-students-the-islamic-approach-to-resolution/436310.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Mary Man","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/vnd.openxmlformats-officedocument.presentationml.presentation","2026-10-04","2026-09-29",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":26},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",{"@type":56,"mainEntity":57},"FAQPage",[58,64,68],{"name":59,"@type":60,"acceptedAnswer":61},"Mengapa peran keluarga dianggap krusial dalam mengatasi perundungan?","Question",{"text":62,"@type":63},"Keluarga dipandang sebagai madrasah pertama yang membentuk karakter anak, di mana orang tua berperan sebagai penanam nilai agama dan teladan anti-kekerasan sejak dini.","Answer",{"name":65,"@type":60,"acceptedAnswer":66},"Apa kelemahan sistem hukum sekuler dalam menangani perundungan menurut dokumen ini?",{"text":67,"@type":63},"Sistem sekuler dinilai cenderung permisif dan sering kali membebaskan pelaku di bawah umur dari sanksi tegas, sehingga menghilangkan efek jera bagi pelaku maupun anak lainnya.",{"name":69,"@type":60,"acceptedAnswer":70},"Bagaimana negara seharusnya berperan dalam mencegah pengaruh buruk media terhadap anak?",{"text":71,"@type":63},"Negara harus melakukan blokade total terhadap konten toksik seperti media atau gim kekerasan dan tidak membiarkan industri merusak mental anak demi keuntungan pajak atau finansial semata.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":74,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":76,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":78,"site_id":7},436310,1791152894,{"code":4,"msg":81,"data":82},"success",[83,87,91,95,99,103,107,111,115,119,123],{"id":84,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":85,"slug":86},55,60,"religion-spirituality",{"id":88,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":89,"show_sort_weight":85,"slug":90},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":92,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":93,"show_sort_weight":85,"slug":94},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":96,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":97,"show_sort_weight":85,"slug":98},51,"Komik","comic",{"id":100,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":101,"show_sort_weight":85,"slug":102},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":104,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":105,"show_sort_weight":85,"slug":106},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":108,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":109,"show_sort_weight":85,"slug":110},49,"Sastra","literature",{"id":112,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":113,"show_sort_weight":85,"slug":114},52,"Teknologi","technology",{"id":116,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":117,"show_sort_weight":85,"slug":118},50,"Ujian","exam",{"id":120,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":121,"show_sort_weight":85,"slug":122},57,"Umum","general",{"id":124,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":125,"show_sort_weight":4,"slug":126},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":81,"data":128},{"doc_id":78,"user_id":129,"nickname":42,"user_avatar":130,"doc_module":4,"category_id":84,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":11,"file_id":131,"file_url":132,"file_type":133,"file_size":134,"view_count":26,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":135,"language":136,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":137,"faqs":138,"seo_title":139,"seo_description":12,"update_tm":140,"read_time":141},7421720224475,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_276721f389ce27ea32af1340a28f341c","cbCaig4TxGcxZPQV","https://ap.wps.com/l/cbCaig4TxGcxZPQV","pptx",20668315,14,"Indonesian","# Fondasi Akidah dan Keluarga - Madrasah Pertama\n# Masyarakat Individualis dan Hukum yang Mandul\n# Peran Negara - Menyaring Konten dan Membentuk Syakhshiyyah","[{\"question\":\"Mengapa peran keluarga dianggap krusial dalam mengatasi perundungan?\",\"answer\":\"Keluarga dipandang sebagai madrasah pertama yang membentuk karakter anak, di mana orang tua berperan sebagai penanam nilai agama dan teladan anti-kekerasan sejak dini.\"},{\"question\":\"Apa kelemahan sistem hukum sekuler dalam menangani perundungan menurut dokumen ini?\",\"answer\":\"Sistem sekuler dinilai cenderung permisif dan sering kali membebaskan pelaku di bawah umur dari sanksi tegas, sehingga menghilangkan efek jera bagi pelaku maupun anak lainnya.\"},{\"question\":\"Bagaimana negara seharusnya berperan dalam mencegah pengaruh buruk media terhadap anak?\",\"answer\":\"Negara harus melakukan blokade total terhadap konten toksik seperti media atau gim kekerasan dan tidak membiarkan industri merusak mental anak demi keuntungan pajak atau finansial semata.\"}]","Fakta Bullying atau Perundungan Pada Siswa - Cara Islam Menyelesaikannya | PPTX",1790677557,22]