[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-41010-id":3,"doc-seo-41010-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":92},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},41010,1374391974585,"Genevieve","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_276721f389ce27ea32af1340a28f341c",49,"Sastra","Buku Baru Fauzy","Buku ini mengangkat pertarungan ideologis antara puisi yang dilabeli “gelap” dengan puisi “ketuhanan” yang disandarkan pada pewahyuan. Uraian menilai bahwa puisi lama para dukun penyair, kesurupan, mimpi, dan kegilaan berakar pada dinamika alam bawah sadar, sehingga klaim kesucian dianggap sebagai pembelokan proses. Buku juga menyatakan manifesto sastra prosa bergaya puisi, menggabungkan kesadaran dan ketidaksadaran serta mengusung gagasan puisi bergaya kuantum yang membebaskan pikiran dari dogma dan kuasa keindahan.","Gubug Saloka  \nNABI BERSENJATA  \nAda agama mengharamkan puisi, tapi kitabsucinya sendiri merasa unggul dan mukjizatikarena mengambil bentuk puisi.  \n(Ahmad Fauzi)  \nKata Pengantar  \nSejarah gurun pasir memperlihatkan telah terjadi persaingan kuat antara puisi lama yang dilabeli aura iblis nan jahat dengan puisi yang mengaku suci dan ilahi. Tapiketahuilah, sebenarnya dua jenis puisi tersebut sama- sama bersumber dari pengalaman kesurupan dan perdukunan. Sejarah agama Arab ditandai dengan kebingungan dan keterasingan nabinya atas produk psikis alam bawah sadar ciptaannya sendiri, yaitu fenomena mimpi. Kesurupan dan perdukunan juga berasal dari dinamika alam bawah sadar kolektif, di mana struktur dan hukum gerak-geriknya bisa dipelajari dengan meretas ke dalam dunia mimpi. Dengan begitu, agama dan kenabian, puisi dan pewahyuan, perdukunan, kesurupan, mimpi, kegilaan, jin dan setan bahkan malaikat dan tuhan, memiliki asal-usul dalamdinamika alam bawah sadar yang sampaisekarang misterius dan masih terus dipelajari.  \nMedan konflik persaingan di atas dapat disederhanakan dengan puisi lama yang digawangi oleh dukun penyair, orang gila dan kesurupan, yang hingga kini ditabukan dan  \ndiharamkan, berhadapan dengan puisiketuhanan yang bersembunyi dalam kedok pewahyuan. Puisi ilahi digubah berdasarkan pewahyuan para nabi. Masyarakat modernsedikit yang menyadari bahwa pewahyuan itu sendiri adalah nama samaran dan pengalihandari proses kesurupan, tidak jauh berbedadengan puisi para dukun penyair. Puisi kitabsuci mengakar pada delusi dan halusinasi alam bawah sadar yang memiliki struktur ruang dan waktu dunia mimpi. Baik puisi dukun penyair dan kitab suci Sang Nabi sama samabelum memahami dinamika alam bawah sadar mereka sendiri, sehingga terasing dan menerkanya sebagai campur tangan duniagaib, seperti jin dan roh yang ilahi.  \nKarena kalah strategi dan kuasa perang, dukun penyair dan majnun tersingkir secara mengenaskan. Mereka tersudut di pojok-pojok gelap larangan, karena dianggap bersekutu dengan dunia jin dan setan. Puisi Sang Nabi melabeli dukun penyair sebagai perwujudan iblis yang dilaknat tuhan. Namundari jenis puisi lama dukun penyair ini, kita akan mengetahui betapa primitif dan manipulatifnya puisi ilahi yang mengklaim dirinya suci dan abadi.  \nBuku ini merefleksikan pertarungan ideologis antara yang gelap dan remangremang melawan yang terang bercahaya  \nbenderang. Puisi terlarang berhadapan  \ndengan puisi ketuhanan. Seakan membuka luka lama yang disembunyikan zaman. Menghidupkan kembali pembangkanganyang hampir dilupakan sejarah kemanusiaan.  \nBuku ini berisi tulisan prosa dengan sentuhan gaya puisi. Seakan memberi bentuk pada substansi. Menyatukan prosa bebas dan tatanan puisi, mendamaikan bentuk dan isi. Itulah manifesto sastra kami. Sastra yang menggabungkan antara kesadaran dan ketidaksadaran. Sastra yang diilhami oleh ekstase kesurupan dan kerasukan. Racauan orang gila yang menggelisahkan zaman.  \nAda pandangan dunia baru yang berusahamerangkul erat yang gelap dan remangremang. Yang imajiner, yang selama ini dianggap palsu dan penuh manipulasi sertabersekutu dengan delusi, menari gembirabersama material ilmu pengetahuan. Memperagakan mode tulisan yang dirasuki gairah kesurupan. Menulis dengan riang,  \nbersama dorongan dan impuls tenaga penuh penderitaan. Aku memiliki kekuatankarena meresapi keresahan alam. Tidak adalagi “aku”, “kamu”, “dia”, “kita”, “kami”“mereka” dan sejenisnya. Semua kategori diri menghilang, luruh ditelan hibrida  \nketidakjelasan yang gelap dan centang perenang.  \nMenulis dengan metode strukturalisme, berakibat pada misteri dan hilangnya diri. Subjek tertelan oleh penjara kalimat dan bahasa. Manusia mati dalam struktur bahasa, begitu kata seorang ahli. Kitab suci dengantata keindahannya telah terbukti  \nmemenjarakan kewarasan manusia. Melucutiakal-sehat dan logika. Beda dengan semangat kuantum, yang justerumeneguhkan eksistensi subjek dan memengaruhi bentuk realitas pengamatan. Jantung kuantum adalah keb","cbCaiqyk2CtnZKIS","https://ap.wps.com/l/cbCaiqyk2CtnZKIS","pdf",310741,7,1,74,"Indonesian","id",113,"# Kata Pengantar\n## Asal-usul puisi dan pewahyuan\n## Pertarungan ideologi puisi terlarang vs puisi ketuhanan\n## Manifesto sastra dan metode penulisan","[{\"question\":\"Apa gagasan utama buku ini pada bagian pengantar?\",\"answer\":\"Buku menyoroti pertarungan ideologis antara puisi yang dianggap gelap dan puisi yang mengklaim ketuhanan, dengan menilai keduanya berakar pada dinamika alam bawah sadar.\"},{\"question\":\"Bagaimana buku menjelaskan hubungan puisi lama, kitab suci, dan proses kesurupan?\",\"answer\":\"Buku menyatakan bahwa puisi lama dukun penyair dan puisi kitab suci sama-sama berasal dari pengalaman kesurupan, perdukunan, serta fenomena mimpi sebagai bagian dari alam bawah sadar.\"},{\"question\":\"Metode penulisan apa yang diperkenalkan buku ini?\",\"answer\":\"Buku menyebut tulisan prosa dengan sentuhan gaya puisi, memadukan prosa bebas dan tatanan puisi sebagai manifesto sastra, serta membahas penulisan dengan pendekatan strukturalisme dan gagasan puisi bergaya kuantum.\"}]",1783317832,114,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":87,"head_meta":89,"extra_data":91,"updated_unix":28},"buku-baru-fauzy","",{"@graph":36,"@context":86},[37,54,69],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/sastra/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":53},"https://docshare.wps.com/id/document/buku-baru-fauzy/41010/",4,{"url":52,"name":13,"@type":55,"author":56,"headline":13,"publisher":58,"fileFormat":61,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":62,"datePublished":63,"encodingFormat":61,"isAccessibleForFree":64,"interactionStatistic":65},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":57},"Person",{"url":41,"name":59,"@type":60},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-15","2026-07-06",true,{"@type":66,"interactionType":67,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":68},"ViewAction",{"@type":70,"mainEntity":71},"FAQPage",[72,78,82],{"name":73,"@type":74,"acceptedAnswer":75},"Apa gagasan utama buku ini pada bagian pengantar?","Question",{"text":76,"@type":77},"Buku menyoroti pertarungan ideologis antara puisi yang dianggap gelap dan puisi yang mengklaim ketuhanan, dengan menilai keduanya berakar pada dinamika alam bawah sadar.","Answer",{"name":79,"@type":74,"acceptedAnswer":80},"Bagaimana buku menjelaskan hubungan puisi lama, kitab suci, dan proses kesurupan?",{"text":81,"@type":77},"Buku menyatakan bahwa puisi lama dukun penyair dan puisi kitab suci sama-sama berasal dari pengalaman kesurupan, perdukunan, serta fenomena mimpi sebagai bagian dari alam bawah sadar.",{"name":83,"@type":74,"acceptedAnswer":84},"Metode penulisan apa yang diperkenalkan buku ini?",{"text":85,"@type":77},"Buku menyebut tulisan prosa dengan sentuhan gaya puisi, memadukan prosa bebas dan tatanan puisi sebagai manifesto sastra, serta membahas penulisan dengan pendekatan strukturalisme dan gagasan puisi bergaya kuantum.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":88,"og:title":13,"og:site_name":59,"og:description":14},"article",{"robots":90,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":93},[94,99,103,107,111,115,119,121,125,129],{"id":95,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":96,"show_sort_weight":97,"slug":98},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":100,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":101,"show_sort_weight":97,"slug":102},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":104,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":105,"show_sort_weight":97,"slug":106},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":108,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":109,"show_sort_weight":97,"slug":110},51,"Komik","comic",{"id":112,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":113,"show_sort_weight":97,"slug":114},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":116,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":117,"show_sort_weight":97,"slug":118},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":97,"slug":120},"literature",{"id":122,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":123,"show_sort_weight":97,"slug":124},52,"Teknologi","technology",{"id":126,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":127,"show_sort_weight":97,"slug":128},50,"Ujian","exam",{"id":130,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":131,"show_sort_weight":97,"slug":132},57,"Umum","general"]