[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-45846-id":3,"doc-seo-45846-113":31,"detail-sidebar-cat-0-id-113":93},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":28,"seo_description":14,"update_tm":29,"read_time":30},45846,8796095461610,"Oliver","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_276721f389ce27ea32af1340a28f341c",54,"Penelitian & Laporan","Kajian Singkat Kontroversi Kebijakan Amerika Serikat terhadap WHO","Kajian singkat ini menganalisis keputusan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, yang menghentikan kontribusi finansial negaranya kepada WHO pada masa pandemi Covid-19. Keputusan tersebut dinilai kontraproduktif dan berisiko besar karena pandemi belum teratasi dan justru makin mengganas lintas negara. Fokus kajian mencakup alasan mengapa Trump mengambil kebijakan yang tiba-tiba serta dampak luasnya terhadap kemampuan WHO memerangi penyebaran wabah dan upaya pemulihan situasi global.","Pusat Penelitian Badan Keahlian DPR RIGd. Nusantara I Lt. 2 Jl. Jend. Gatot Subroto Jakarta Pusat-10270 c 5715409 d 5715245  \n[m](m infosingkat@gmail.com)[ infosingkat@gmail.com](m infosingkat@gmail.com)  \n7  \nKAJIAN SINGKAT TERHADAP ISU AKTUAL DAN STRATEGIS Vol. XII, No. 9/I/Puslit/Mei/2020  \nBIDANG HUBUNGAN INTERNASIONAL  \nKONTROVERSI KEBIJAKAN AMERIKA SERIKAT TERHADAP WHO  \nPoltak Partogi Nainggolan  \nAbstrak  \nTatkala dunia semakin tidak berdaya menghadapi kontaminasi pandemik Covid-19, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump membuat kebijakanyang mengejutkan dengan menghentikan kontribusi finansial total negerinyakepada badan internasional yang mengurus kesehatan dunia, WHO (World Health Organization). Keputusan kontroversial AS ini dinilai kontraproduktif dan sangat riskan untuk bisa mendukung kesuksesan WHO dalam mengeliminasi wabah penyakit lintas-negara (pandemik) yang berasal dari virus Corona yang sangat cepat kontaminasinya dan ganas itu. Tidak mengherankan, pemimpin dunia menentang keputusan Trump. Kajian singkat ini menganalisis mengapa pemimpin negara adidaya dunia itu memutuskan kebijakan yang kontroversial dan apa implikasiluasnya, sebab pandemik belum dapat diatasi tetapi justru terus mengganas. Upayamemahami karakter dan sikap Trump pun menjadi penting untuk membantu menjelaskan mengapa pemimpin tertinggi AS tersebut melakukan perubahankebijakan secara tiba-tiba dan kontroversial pada saat dunia, terutama AS, tengahdilanda pandemik Covid-19 .  \nPendahuluan  \nSituasi dunia pada kuartalpertama tahun 2020 memperlihatkanmeluasnya penyebaran wabah penyakit yang disebabkan infeksi virus Corona jenis SARS CoV-2 yang dikenal sebagai Covid-19, yang sangat cepat menyebar danganas dampaknya. Perkembangantelah memperlihatkan perluasankontaminasi Covid-19 ke 210 negara, dari semula ke beberapa negara di Asia dan Eropa, menjangkau negara dan tempat lain yang belum  \npernah disebut terkena wabah selama ini. Data per 15 April 2020 ketika diumumkan penghentian kontribusi finansial AS ke WHO, sudah 1.194.916 orang terinfeksi, dengan 123.010 orang meninggal di seluruh dunia (WHO, 15 April 2020) . Upaya menemukan vaksin yang dapat menyembuhkan infeksi terusberjalan dan belum menunjukkan hasil yang diharapkan, hinggamenyebabkan 3.267.184 orang terinfeksi, dengan 229.971 meninggal di seluruh dunia (WHO, 2 Mei 2020) .  \nSementara korban baru bermunculandi berbagai belahan dunia, dengantemuan infeksi berulang atau kasus gelombang kedua di negara awal pandemik Covid-19 muncul, yakni China.  \nSecara tiba-tiba, dalam situasi yang tidak pasti ini, Presiden AS, Donald Trump, mengumumkan keputusan menghentikan kontribusifinansial negaranya kepada WHO, badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mengurus masalahkesehatan dunia, khususnya terkait penyebaran wabah Covid-19 . Selama ini, sebelum muncul dan menyebarnya pandemik secara lebih ganas di AS, dengankorban mencapai tiga kali lipatmelampaui kasus di China, Spanyoldan Italia, tidak ada persoalan antara WHO dengan AS. Dapat dikatakan, hubungan antara AS dan WHO saat itu berlangsung baik dan harmonis. Persoalan baru muncul dan mengemuka di media massa, terutama televisi, setelah pemimpin AS itu mulai kewalahan menghadapi dampak kontaminasipandemik yang menghebat di minggu kedua April 2020.  \nSikap kontroversial Trump didunia internasional memang bukanyang pertama kali diperlihatkan. Keputusan presiden negara adidaya dunia yang mengejutkan itu mengikuti berbagai keputusan dan kebijakan kontroversial ASlainnya sebelum ini, yang telah banyak mengundang kecaman parapemimpin dunia. Keputusan Trump kali ini dampaknya akan hebatterhadap kemampuan dan upaya WHO mengatasi dampak pandemik Covid-19 . Oleh karena itu, analisisterhadap keputusan Presiden Trump menghentikan kontribusi finansial AS kepada WHO menjadi penting,  \nterutama terhadap penjelasanatas latar belakang dan penyebab mengapa ia membuat keputusan tersebut. Demikian pula analisis mengenai implikasi keputusan Presiden AS tersebut","cbCaimcQ8MRTQEiy","https://ap.wps.com/l/cbCaimcQ8MRTQEiy","pdf",745440,5,1,6,"Indonesian","id",113,"# Pendahuluan\n# Memahami Kebijakan Trump\n# Respons Trump atas Pandemik Covid-19 dan WHO","[{\"question\":\"Apa inti keputusan kontroversial Trump terhadap WHO?\",\"answer\":\"Trump menghentikan kontribusi finansial Amerika Serikat kepada WHO dalam situasi pandemi Covid-19.\"},{\"question\":\"Mengapa keputusan tersebut dinilai kontraproduktif bagi upaya WHO?\",\"answer\":\"Pandemi belum teratasi, sementara penghentian dana dinilai menghambat kemampuan WHO mendukung eliminasi wabah lintas negara.\"},{\"question\":\"Faktor apa yang dibahas untuk menjelaskan sikap dan latar belakang Trump?\",\"answer\":\"Kajian menyoroti lemahnya perencanaan kepemimpinan politik Trump, melemahnya hubungan AS dengan mitra Eropa dan NATO, serta kebijakan 'America first' yang mengesampingkan multilateralisme.\"}]","Kajian Singkat Kontroversi Kebijakan Amerika Serikat terhadap WHO | PDF",1783467349,9,{"code":4,"msg":32,"data":33},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":34,"title":13,"keywords":35,"description":14,"schema_data":36,"social_meta":88,"head_meta":90,"extra_data":92,"updated_unix":29},"brief-study-on-the-controversial-us-policy-toward-who","",{"@graph":37,"@context":87},[38,55,70],{"@type":39,"itemListElement":40},"BreadcrumbList",[41,45,49,52],{"item":42,"name":43,"@type":44,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":46,"name":47,"@type":44,"position":48},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":50,"name":12,"@type":44,"position":51},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":53,"name":13,"@type":44,"position":54},"https://docshare.wps.com/id/document/brief-study-on-the-controversial-us-policy-toward-who/45846/",4,{"url":53,"name":13,"@type":56,"author":57,"headline":13,"publisher":59,"fileFormat":62,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":63,"datePublished":64,"encodingFormat":62,"isAccessibleForFree":65,"interactionStatistic":66},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":58},"Person",{"url":42,"name":60,"@type":61},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-08-07","2026-07-07",true,{"@type":67,"interactionType":68,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":69},"ViewAction",{"@type":71,"mainEntity":72},"FAQPage",[73,79,83],{"name":74,"@type":75,"acceptedAnswer":76},"Apa inti keputusan kontroversial Trump terhadap WHO?","Question",{"text":77,"@type":78},"Trump menghentikan kontribusi finansial Amerika Serikat kepada WHO dalam situasi pandemi Covid-19.","Answer",{"name":80,"@type":75,"acceptedAnswer":81},"Mengapa keputusan tersebut dinilai kontraproduktif bagi upaya WHO?",{"text":82,"@type":78},"Pandemi belum teratasi, sementara penghentian dana dinilai menghambat kemampuan WHO mendukung eliminasi wabah lintas negara.",{"name":84,"@type":75,"acceptedAnswer":85},"Faktor apa yang dibahas untuk menjelaskan sikap dan latar belakang Trump?",{"text":86,"@type":78},"Kajian menyoroti lemahnya perencanaan kepemimpinan politik Trump, melemahnya hubungan AS dengan mitra Eropa dan NATO, serta kebijakan 'America first' yang mengesampingkan multilateralisme.","https://schema.org",{"og:url":53,"og:type":89,"og:title":13,"og:site_name":60,"og:description":14},"article",{"robots":91,"canonical":53},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":94},[95,100,104,108,112,116,118,122,126,130,134],{"id":96,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":97,"show_sort_weight":98,"slug":99},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":102,"show_sort_weight":98,"slug":103},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":106,"show_sort_weight":98,"slug":107},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":110,"show_sort_weight":98,"slug":111},51,"Komik","comic",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":114,"show_sort_weight":98,"slug":115},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":12,"show_sort_weight":98,"slug":117},"research-report",{"id":119,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":120,"show_sort_weight":98,"slug":121},49,"Sastra","literature",{"id":123,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":124,"show_sort_weight":98,"slug":125},52,"Teknologi","technology",{"id":127,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":128,"show_sort_weight":98,"slug":129},50,"Ujian","exam",{"id":131,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":132,"show_sort_weight":98,"slug":133},57,"Umum","general",{"id":135,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":136,"show_sort_weight":4,"slug":137},181,"Formulir","formulir"]