[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-47883-id":3,"doc-seo-47883-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":92},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},47883,687197100911,"Himbo","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/a000239b6f1da00475?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1785132997149421697",48,"Cerita & Novel","Bola Tiwi Lina Herlina Ella Elviana","Dokumen ini menceritakan kisah Tiwi yang akan naik kereta api untuk pertama kalinya. Ia bersemangat menuju Kebun Raya Bogor bersama ibunya. Saat menunggu kereta, Tiwi bermain bola, namun kejadian tak terduga terjadi ketika gempa bumi melanda stasiun. Tiwi merasa kesulitan bergerak karena tanah bergetar, dan bolanya terlepas lagi. Dalam kepanikan, ia merasa ketakutan dan terpisah dari ibunya. Cerita ini menggambarkan pengalaman pertama kali naik kereta api yang berubah menjadi situasi darurat akibat gempa, menyoroti rasa takut dan kebingungan seorang anak di tengah kekacauan, serta pentingnya kehadiran orang tua dalam situasi krisis. Ilustrasi dalam dokumen ini mendukung narasi, menampilkan interaksi Tiwi dengan bolanya dan suasana stasiun yang ramai sebelum dan selama gempa. Gambaran visual memperkuat emosi yang dirasakan Tiwi, dari kegembiraan bermain bola hingga ketakutan saat gempa terjadi dan ia kehilangan ibunya.","Bola Tiwi Lina Herlina  \nElla Elviana  \nHari ini, Tiwi akan naik kereta untuk pertama kalinya.  \nIbunya sudah berjanji mengajaknya ke Kebun Raya Bogor.  \nIa tak sabar ingin naik kereta api.  \nWah, ramai sekali!  \nSambil menunggu kereta, Tiwi memainkan bola.  \nTul! Tul! Tul!  \nBola kecil Tiwi memantul.  \nOh, tidak!  \nTul …tul …tul!  \nTiwi mencari bola.  \nKe mana bolanya pergi?  \nSatu, dua … HAP!  \nBola Tiwi berhasil ditangkap!  \nTapi, ada apa dengan Tiwi?  \nDia sulit bangun.  \nGEMPAAA!  \nGEMPAAA!  \nOrang-orang berteriak mencari tempat berlindung.  \nTiwi sulit berjalan.  \nTanahnya terasa bergerak.  \nOh, tidak!  \nBola Tiwi terlepas lagi.  \nTiwi ketakutan, ia masih belum bisa bergerak.  \nDi mana Ibu?","cbCaifO3QnTyEIiF","https://ap.wps.com/l/cbCaifO3QnTyEIiF","pdf",2743530,5,1,29,"Indonesian","id",113,"# Cerita Tiwi\n## Pengalaman Pertama Naik Kereta\n## Gempa Bumi di Stasiun","[{\"question\":\"Siapa tokoh utama dalam cerita ini?\",\"answer\":\"Tokoh utama dalam cerita ini adalah Tiwi, seorang anak yang akan naik kereta api untuk pertama kalinya.\"},{\"question\":\"Apa yang terjadi saat Tiwi menunggu kereta?\",\"answer\":\"Saat menunggu kereta, Tiwi bermain bola sampai akhirnya terjadi gempa bumi yang membuat suasana menjadi kacau.\"},{\"question\":\"Bagaimana perasaan Tiwi saat gempa terjadi?\",\"answer\":\"Saat gempa terjadi, Tiwi merasa ketakutan karena sulit bergerak dan terpisah dari ibunya.\"}]",1783566312,45,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":87,"head_meta":89,"extra_data":91,"updated_unix":28},"bola-tiwi-lina-herlina-ella-elviana","",{"@graph":36,"@context":86},[37,54,69],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":53},"https://docshare.wps.com/id/document/bola-tiwi-lina-herlina-ella-elviana/47883/",4,{"url":52,"name":13,"@type":55,"author":56,"headline":13,"publisher":58,"fileFormat":61,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":62,"datePublished":63,"encodingFormat":61,"isAccessibleForFree":64,"interactionStatistic":65},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":57},"Person",{"url":41,"name":59,"@type":60},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-16","2026-07-09",true,{"@type":66,"interactionType":67,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":68},"ViewAction",{"@type":70,"mainEntity":71},"FAQPage",[72,78,82],{"name":73,"@type":74,"acceptedAnswer":75},"Siapa tokoh utama dalam cerita ini?","Question",{"text":76,"@type":77},"Tokoh utama dalam cerita ini adalah Tiwi, seorang anak yang akan naik kereta api untuk pertama kalinya.","Answer",{"name":79,"@type":74,"acceptedAnswer":80},"Apa yang terjadi saat Tiwi menunggu kereta?",{"text":81,"@type":77},"Saat menunggu kereta, Tiwi bermain bola sampai akhirnya terjadi gempa bumi yang membuat suasana menjadi kacau.",{"name":83,"@type":74,"acceptedAnswer":84},"Bagaimana perasaan Tiwi saat gempa terjadi?",{"text":85,"@type":77},"Saat gempa terjadi, Tiwi merasa ketakutan karena sulit bergerak dan terpisah dari ibunya.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":88,"og:title":13,"og:site_name":59,"og:description":14},"article",{"robots":90,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":93},[94,99,101,105,109,113,117,121,125,129],{"id":95,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":96,"show_sort_weight":97,"slug":98},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":97,"slug":100},"story-novel",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":103,"show_sort_weight":97,"slug":104},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":107,"show_sort_weight":97,"slug":108},51,"Komik","comic",{"id":110,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":111,"show_sort_weight":97,"slug":112},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":114,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":115,"show_sort_weight":97,"slug":116},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":118,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":119,"show_sort_weight":97,"slug":120},49,"Sastra","literature",{"id":122,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":123,"show_sort_weight":97,"slug":124},52,"Teknologi","technology",{"id":126,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":127,"show_sort_weight":97,"slug":128},50,"Ujian","exam",{"id":130,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":131,"show_sort_weight":97,"slug":132},57,"Umum","general"]