[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-228579-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":81,"doc-detail-228579-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":74,"head_meta":76,"extra_data":78,"updated_unix":80},113,"id","biosynthesis-of-zno-nanoparticles-using-betadin-leaf-extract-jatropha-multifida-l-for-latent-fingerprint-identification","Biosintesis Nanopartikel ZnO menggunakan Ekstrak Daun Betadin (Jatropha multifida L.) untuk Identifikasi Sidik Jari Laten","","Karena pentingnya penegakan hukum, identifikasi sidik jari laten menjadi topik yang terus mendapat perhatian. Kehadiran seseorang di tempat kejadian perkara dapat ditentukan melalui sidik jari laten yang menyediakan informasi bagi polisi untuk membantu penangkapan pelaku. Berbagai formulasi serbuk sidik jari telah digunakan, namun beberapa bahan bersifat beracun. Studi ini menawarkan biosintesis dan modifikasi ZnO dengan ekstrak daun betadin untuk menghasilkan serbuk sidik jari yang aman dan tidak beracun. Hasil FTIR menunjukkan ikatan Zn-O, gugus OH, C-N, C=O, serta regangan N-O pada ekstrak.",{"@graph":14,"@context":73},[15,34,56],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/","Penelitian & Laporan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/biosynthesis-of-zno-nanoparticles-using-betadin-leaf-extract-jatropha-multifida-l-for-latent-fingerprint-identification/228579/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/biosynthesis-of-zno-nanoparticles-using-betadin-leaf-extract-jatropha-multifida-l-for-latent-fingerprint-identification/228579.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"McQueen","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-21","2026-09-10",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":55},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",13,{"@type":57,"mainEntity":58},"FAQPage",[59,65,69],{"name":60,"@type":61,"acceptedAnswer":62},"Mengapa sidik jari laten penting untuk penegakan hukum?","Question",{"text":63,"@type":64},"Sidik jari laten dapat mengungkap keberadaan seseorang di tempat kejadian perkara dan memberikan informasi yang membantu aparat dalam proses penangkapan pelaku.","Answer",{"name":66,"@type":61,"acceptedAnswer":67},"Apa masalah pada metode atau bahan pembentuk serbuk sidik jari yang digunakan sebelumnya?",{"text":68,"@type":64},"Sebagian formulasi mengandalkan bahan/zat yang berpotensi beracun dan dapat membahayakan kesehatan manusia, sehingga diperlukan alternatif yang lebih aman.",{"name":70,"@type":61,"acceptedAnswer":71},"Bagaimana penelitian ini memanfaatkan ZnO dan ekstrak daun betadin?",{"text":72,"@type":64},"ZnO dikombinasikan dengan proses produksinya lalu dimodifikasi menggunakan ekstrak daun betadin untuk menghasilkan serbuk sidik jari yang aman dan tidak beracun.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":75,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":77,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":79,"site_id":7},228579,1789027299,{"code":4,"msg":82,"data":83},"success",[84,89,93,97,101,105,108,112,116,120,124],{"id":85,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":86,"show_sort_weight":87,"slug":88},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":90,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":91,"show_sort_weight":87,"slug":92},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":95,"show_sort_weight":87,"slug":96},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":99,"show_sort_weight":87,"slug":100},51,"Komik","comic",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":103,"show_sort_weight":87,"slug":104},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":87,"slug":107},54,"research-report",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":110,"show_sort_weight":87,"slug":111},49,"Sastra","literature",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":114,"show_sort_weight":87,"slug":115},52,"Teknologi","technology",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":118,"show_sort_weight":87,"slug":119},50,"Ujian","exam",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":122,"show_sort_weight":87,"slug":123},57,"Umum","general",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":126,"show_sort_weight":4,"slug":127},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":82,"data":129},{"doc_id":79,"user_id":130,"nickname":42,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":106,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":55,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":137,"language":138,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":12,"update_tm":80,"read_time":142},5909890329169,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_9964176cb1d06d4a9deccf72a44ae3dc","Biosintesis Nanopartikel ZnO menggunakan Ekstrak Daun Betadin (Jatropha multifida L.) untuk Identifikasi Sidik Jari Laten  \nSRI ADELILA SARI1, MUHAMMAD RUDI AR2, HANISAH HASIBUAN1, NUR HARLIANDA3, ELVI  \nSAYANI3  \n1Jurusan Kimia, Universitas Negeri Medan, Medan, Indonesia 2Program Studi Magister Kesehatan Lingkungan, FKM Universitas Diponegoro, Semarang, Indonesia 3Program Studi Magister Kimia, Fakultas Pascasarjana, Universitas Negeri Medan, Medan, Indonesia  \nemail: [sriadelilasari@unimed.ac.id](sriadelilasari@unimed.ac.id)  \n\n| Informasi Artikel | Abstrak/Abstract |\n| --- | --- |\n| Kata Kunci: ZnO, nanopartikel, ekstrak daun betadin (jatropha multifida L.), sidik jari laten | Karena pentingnya penegakan hukum, identifikasi sidik jari laten adalah topik terbuka yang menarik lebih banyak perhatian. Kehadiran seseorang di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dapat ditentukan melalui sidik jari laten. Sidik jari laten dapat memberi polisi informasi yang dapat membantu mereka menangkap penjahat. Banyak formulasi bubuk sidik jari yang berbeda telah digunakan secara luas selama ini, dengan masing-masing formula terdiri dari zat resin dan pewarna kontras. Metode yang paling banyak digunakan untuk pengembangan sidik jari laten di masa lalu adalah pencelupan perak nitrat, yodium asap, pencelupan ninhidrin, dan bubuk debu. Metode kuno ini bekerja dengan baik pada berbagai permukaan. Para ilmuwan telah bekerja untuk mengembangkan teknik yang lebih akurat untuk visualisasicetakan laten karena metode konvensional untuk deteksi cetakan laten tidak selalu berhasil. Beberapa zat yang digunakan untuk membuat bubuk sidik jari beracun dan mungkin berbahaya bagi kesehatan manusia. Studi ini menawarkan cara penggunaan ZnO yang dikombinasikan dengan proses produksinya dan dimodifikasi dengan ekstrak daun betadinuntuk menghasilkan zat bubuk sidik jari yang aman dan tidak beracun. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ikatan Zn-O, gugus OH, gugus C-N, gugus C=O, serta adanya regangan N-O terdapat pada ekstrak daun betadin pada uji FTIR. Dengan demikian, maka temuan yang disajikan disini dapat menjadi titik awal untuk penyelidikan investigasi yang lebih canggih. |\n| Keywords: ZnO, nanoparticles, latent fingerprint, betadin (jatropha multifida L.) leaf, biosynthesis | Due to its importance to law enforcement, latent fingerprint identification is an open subject that is drawing more attention. The presence of a person at a crime scene can be determined through latent fingerprints. Latent fingerprints can provide the police with information that can help them apprehend criminals. Many different fingerprint powder formulations have been widely employed during this time, with each formula consisting of a resin substance anda dye for contrast. The most widely used methods for latent fingerprint development in the past were silver nitrate immersion, smokey iodine, ninhydrin dipping, and dusting powder. These age-old methods work well on a variety of surfaces. Scientists have been working to develop more accurate techniques for latent print visualization because the conventional methods for latent print detection are not always successful. Some of the substances used to make fingerprint powders are poisonous and may be harmful to human health. This study offers a way for using ZnO in combination with its production process and modified by betadine leaf extract to create a safe and non-toxic fingerprint powder substance. The results of this investigation demonstrated that Zn-O bonds, OH groups, C-N groups, C=O groups, as well as the presence of N-O stretching are present in betadine leaf extract in the FTIR test. As a result, the findings presented here can act as a starting point for the investigation of more sophisticated investigations. |\n\nPENDAHULUAN  \nNanopartikel merupakan suatu partikel yang memiliki ukuran sebesar 1-100 nm. Nanopartikel mampu menaikkan kestabilan bahanaktif terhadap kerusakan pada lingkungan  \n(penguraian enzimatis, pengoksidasian, dan hid","cbCairrDpnNd4qx1","https://ap.wps.com/l/cbCairrDpnNd4qx1","pdf",305151,9,"Indonesian","# PENDAHULUAN\n## Nanopartikel dan keunggulannya\n## ZnO dalam aplikasi sensor dan biosistem\n## Sintesis ZnO dari ekstrak tumbuhan\n## Jenis sidik jari dan konsep sidik jari laten","[{\"question\":\"Mengapa sidik jari laten penting untuk penegakan hukum?\",\"answer\":\"Sidik jari laten dapat mengungkap keberadaan seseorang di tempat kejadian perkara dan memberikan informasi yang membantu aparat dalam proses penangkapan pelaku.\"},{\"question\":\"Apa masalah pada metode atau bahan pembentuk serbuk sidik jari yang digunakan sebelumnya?\",\"answer\":\"Sebagian formulasi mengandalkan bahan/zat yang berpotensi beracun dan dapat membahayakan kesehatan manusia, sehingga diperlukan alternatif yang lebih aman.\"},{\"question\":\"Bagaimana penelitian ini memanfaatkan ZnO dan ekstrak daun betadin?\",\"answer\":\"ZnO dikombinasikan dengan proses produksinya lalu dimodifikasi menggunakan ekstrak daun betadin untuk menghasilkan serbuk sidik jari yang aman dan tidak beracun.\"}]","Biosintesis Nanopartikel ZnO menggunakan Ekstrak Daun Betadin (Jatropha multifida L.) untuk Identifikasi Sidik Jari Laten | PDF",14]