[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-39991-id":3,"doc-seo-39991-113":29,"detail-sidebar-cat-0-id-113":82},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":11},39991,7971461740909,"Levi","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d",55,"Agama & Spiritualitas","Terjemah Kitab Bidayatul Hidayah Al-Ghozali","Terjemahan kitab “Bidayatul Hidayah” karya Al-Ghozali memuat risalah nasihat berlandaskan teladan para wali. Bagian pembuka mengaitkan sejarah perjalanan hidup Syaikh al-Imam az-Zahid sebagai penguat tekad mendekat kepada jalan Allah, menekankan persaudaraan batin. Nasihat disusun dengan pendekatan spiritual: nasihat seperti zakat—terkumpul melalui pembelajaran bagi diri—lalu diterapkan untuk orang lain. Alquran dan kematian diposisikan sebagai pemberi nasihat utama, disertai dalil ayat tentang ancaman dunia dan pentingnya memurnikan cinta kepada kebenaran.","(IMAM AL GHAZALI)  \nPPA  \nDari  \nAl-Ma’hadTanwirul Qulub  \nPadepokan Padang Ati (PPa) [ashakimppa.blogspot.com](ashakimppa.blogspot.com)  \n[ashakimp. pa@gmail.com](ashakimp. pa@gmail.com)  \nI. Risalah Nasihat  \nMukadimah  \nAku mendengar dari orang yang kupercaya tentang sejarah perjalanan hidup Syaikh al-Imam az-Zahid. Semoga Allah senantiasa memberikan taufik pada beliau dan memeliharanya dalam menjalankan risalah agamaNya. Sejarah perjalanan hidup beliau memperkuat keinginanku untuk menjadi saudaranya di jalan Allah Swt. karena mengharapkan janji yang diberikan Allah kepada para hamba-Nya yang saling mencinta.  \nPersaudaraan tidak harus dengan bertemu muka dan berdekatan secara fisik, tapi yang dibutuhkan adalah adanya kedekatan hati dan perkenalan jiwa. Jiwa-jiwa merupakan para prajurit yang tunduk; jika telah saling mengenal, jiwa-jiwa itu pun jinak dan menyatu. Oleh karenanya, aku ikatkan tali persaudaraan dengannya di jalan Allah Swt.. Selain itu, aku harap beliau tidak mengabaikanku dalam doa-doanya ketika sedang berkhalwat serta semoga beliau memintakan kepada Allah agar diperlihatkan kepadaku bahwa yang benar itu benar dan aku diberi kemampuan untuk mengikutinya, dan yang salah itu salah serta aku diberi kemampuanuntuk menghindarinya. Kemudian aku dengar beliau memintaku untuk memberikan keterangan berisi petuah dan nasihat serta uraian singkat seputar landasan-landasan akidah yang wajib diyakini oleh seorang mukalaf.  \nMenasihati Diri  \nBerbicara tentang nasihat, aku melihat diriku tak pantas untuk memberikannya. Sebab, nasihat seperti zakat. Nisab-nya adalah mengambil nasihat atau pelajaran untuk diri sendiri. Siapa yang tak sampai pada nisab, bagaimana ia akan mengeluarkan zakat? Orang yang takmemiliki cahaya tak mungkin dijadikan alat penerang oleh yang lain. Bagaimana bayanganakan lurus bila kayunya bengkok? Allah Swt. mewahyukan kepada Isa bin Maryam,“Nasihatilah dirimu! Jika engkau telah mengambil nasihat, maka nasihatilah orang-orang. Jika tidak, malulah kepada-Ku.” Nabi kita saw bersabda,“Aku tinggalkan untuk kalian duapemberi nasihat: yang berbicara dan yang diam.”  \nPemberi nasihat yang berbicara adalah Alquran, sedangkan yang diam adalah kematian. Keduanya sudah cukup bagi mereka yang mau mengambil nasihat. Siapa yang tak mau mengambil nasihat dan keduanya, bagaimana ia akan menasihati orang lain? Aku telah menasihati diriku dengan keduanya. Lalu aku pun membenarkan dan menerimanya denganucapan dan akal, tapi tidak dalam kenyataan dan perbuatan. Aku berkata pada diri ini,“Apakah engkau percaya bahwa Alquran merupakan pemberi nasihat yang berbicara dan juru nasihat yang benar, serta merupakan kalam Allah yang diturunkan tanpa ada kebatilan, baik dari depan maupun dari belakangnya?” Ia menjawab,“Benar.” Allah Swt. berfirman, “Siapa yang menginginkan kehidupan dunia dan perhiasannya, niscaya Kami berikan kepadanya balasan amal perbuatan mereka di dunia dan mereka di dunia ini tak akan dirugikan. Mereka itulah yang tidak akan memperoleh apa-apa di akhirat kecuali neraka. Dan gugurlah semua amal perbuatan mereka serta batallah apa yang mereka kerjakan”(Q.S. Hud: 15-16) . Allah Swt. menjanjikan neraka bagimu karena engkau menginginkan dunia. Segala sesuatu yang tak menyertaimu setelah mati, adalah termasuk dunia. Apakah engkau telah membersihkan diri dan keinginan dan cinta pada dunia? Seandainya ada seorang dokter Nasrani yang memastikan bahwa engkau akan mati atau sakit jika memenuhi nafsu syahwat yang paling menggiurkan, niscaya engkau akan takut dan menghindarinya. Apakah dokter Nasrani itu lebih engkau percayai ketimbang Allah Swt.? Jika itu terjadi, betapa kufurnya engkau! Atau apakah menurutmu penyakit itu lebih hebat dibandingkan neraka? Jika  \ndemikian, betapa bodohnya engkau ini! Engkau membenarkan tapi tak mau mengambilpelajaran. Bahkan engkau terus saja condong kepada dunia. Lalu aku datangi diriku dan kuberikan padanya juru nasihat yang diam (kematian) . Kukatakan, “Pemberi nasihat yang berbicara (A","cbCaiomK3wcuYdnq","https://ap.wps.com/l/cbCaiomK3wcuYdnq","pdf",619829,4,1,36,"Indonesian","id",113,"# Risalah Nasihat\n## Mukadimah\n## Menasihati Diri","[{\"question\":\"Siapa pemberi nasihat yang berbicara dan yang diam?\",\"answer\":\"Pemberi nasihat yang berbicara adalah Alquran, sedangkan yang diam adalah kematian; keduanya cukup bagi yang mau mengambil pelajaran.\"}]",1783088851,{"code":4,"msg":30,"data":31},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":32,"title":13,"keywords":33,"description":14,"schema_data":34,"social_meta":77,"head_meta":79,"extra_data":81,"updated_unix":28},"bidayatul-hidayah-al-ghozali-translation","",{"@graph":35,"@context":76},[36,52,67],{"@type":37,"itemListElement":38},"BreadcrumbList",[39,43,47,50],{"item":40,"name":41,"@type":42,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":44,"name":45,"@type":42,"position":46},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":48,"name":12,"@type":42,"position":49},"https://docshare.wps.com/id/document/agama-spiritualitas/",3,{"item":51,"name":13,"@type":42,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/bidayatul-hidayah-al-ghozali-translation/39991/",{"url":51,"name":13,"@type":53,"author":54,"headline":13,"publisher":56,"fileFormat":59,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":60,"datePublished":61,"encodingFormat":59,"isAccessibleForFree":62,"interactionStatistic":63},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":55},"Person",{"url":40,"name":57,"@type":58},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-14","2026-07-03",true,{"@type":64,"interactionType":65,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":66},"ViewAction",{"@type":68,"mainEntity":69},"FAQPage",[70],{"name":71,"@type":72,"acceptedAnswer":73},"Siapa pemberi nasihat yang berbicara dan yang diam?","Question",{"text":74,"@type":75},"Pemberi nasihat yang berbicara adalah Alquran, sedangkan yang diam adalah kematian; keduanya cukup bagi yang mau mengambil pelajaran.","Answer","https://schema.org",{"og:url":51,"og:type":78,"og:title":13,"og:site_name":57,"og:description":14},"article",{"robots":80,"canonical":51},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":83},[84,87,91,95,99,103,107,111,115,119],{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":12,"show_sort_weight":85,"slug":86},60,"religion-spirituality",{"id":88,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":89,"show_sort_weight":85,"slug":90},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":92,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":93,"show_sort_weight":85,"slug":94},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":96,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":97,"show_sort_weight":85,"slug":98},51,"Komik","comic",{"id":100,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":101,"show_sort_weight":85,"slug":102},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":104,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":105,"show_sort_weight":85,"slug":106},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":108,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":109,"show_sort_weight":85,"slug":110},49,"Sastra","literature",{"id":112,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":113,"show_sort_weight":85,"slug":114},52,"Teknologi","technology",{"id":116,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":117,"show_sort_weight":85,"slug":118},50,"Ujian","exam",{"id":120,"doc_module":4,"doc_module_name":45,"category_name":121,"show_sort_weight":85,"slug":122},57,"Umum","general"]