[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-42384-id":3,"doc-seo-42384-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":92},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},42384,1099514068365,"Aurelia","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/10000253d8d9f28188e?_k=1776742907772140068",55,"Agama & Spiritualitas","Bid'ah-Bid'ah di Bulan Muharram","Bid'ah-Bid'ah di Bulan Muharram membahas kesedihan Asyuro pada tanggal 10 Muharram, ketika Allah memuliakan al-Husain bin Ali bin Abu Thalib dengan syahid di tahun 61 H. Teks menekankan konsep ujian sesuai kadar agama serta menafsirkan rangkaian peristiwa politik-sosial: pembunuhan Ali, pengunduran diri al-Hasan demi perdamaian, hingga penolakan perdamaian dan pengkhianatan terhadap al-Husain. Dokumen juga menguraikan munculnya bid'ah kesedihan dan ratapan yang dinilai menyesatkan, memicu cela, dan mengarah pada pelaknat generasi salaf.","Bid’ah‐Bid’ah di Bulan Muharram  \n﴿ اﻛﺪع اﻟﺘﻲ أﺣﺪﺛﺖ ﻓﻲ ﺷﻬﺮ ﻣﺤﺮم ﴾  \n[ Indonesia – Indonesian –ƀإﻧﺪوﻧﻴ ]  \nAbdullah at‐Tuwaijri  \nTerjemah : Syafar Abu Difa  \nEditor : Eko Haryanto Abu Ziyad  \n2010 ‐ 1431  \nاﻛﺪع اﻟﺘﻲ أﺣﺪﺛﺖ ﻓﻲ ﺷﻬﺮ ﻣﺤﺮم  \n» ﺑﺎﻟﻠﻐﺔ اﻹﻧﺪوﻧﻴﺴﻴﺔ «  \nﻋﺒﺪاﷲ اﻛﺤﻮﻳﺠﺮي  \nﺗﺮﺟﻤﺔ: ﺷﻔﺮ أﺑﻮ دﻓﺎع  \nﻣﺮاﺟﻌﺔ: أﺑﻮ زﻳﺎد إﻳﻜﻮ ﻫﺎرﻳﺎﻧﺘﻮ  \n2010 ‐ 1431  \nBid’ah-Bid’ah di Bulan Muharram  \nSegala puji bagi Allah semata. Shalawat dan salam semoga tercurahkepada Nabi terakhir yang tidak ada lagi nabi setelahnya.  \nBid'ah Kesedihan Pada Rofidhah (Syi'ah)  \nPada hari kesepuluh dari bulan Muharram, yang dikenal dengan Asyuro, Allah SWT memuliakan al-Husain bin Ali bin Abu Thalib ( semoga Allah meridhoi keduanya) dengan kesyahidan, di tahun 61 H. Kesyahidannya merupakan salah satu yang menjadikan Allah SWTmengangkat kedudukannya dan meninggikan derajatnya. Dia dan saudaranya al-Hasan adalah dua pemimpin muda penghuni syurga. Kedudukan yang tinggi tidak didapat akan kecuali dengan cobaan, hal inisejalan dengan sabda Rasulullah SAW ketika ditanya, \"Siapa orang yang paling berat cobaannya?\" Beliau menjawab,  \nاﻷﻧْﺒِﻴَﺎءُ ُﻋﻢĒ اﻟﺼﺎﻟﺤُِﻮنĒ َﻋُﻢ اﻷﻣْ ﺜَﻞُ ْ َ ُĒ ﻓَﺎﻷﻣﺜﻞ ﻣِ ﻦَ اﺠﺎسĒ ِ ُ ْ َ َﻳﺒﺘﻠﻰ اﻟﺮﺟﻞĒ ُ ُﻟﺒَ َﺣَﺴَﺐِ دِ ﻳﻨِﻪِ ﻓَﺈِنْﻛﺎَنَﻓﻰِ ِ ِ ِدﻳﻨﻪ  \nَ َ َ  \nﺻَﻼَ ﺑَﺔٌ زﻳﺪَ ﻓﻰِ ﺑﻼﺋﻪَ َ َِ ِ و ن َɉ َﻛﺎنَﻓﻰِ ِ ِدﻳﻨﻪ رﻗﺔٌĒ ﺧﻔﻒُ َ َ ْ ُ َ َ َ ُ ْ َ َ ُِّ ﻗﻨﻪ وﻣَ ﺎ ﻳﺰال اﻛـﻼء ﺑﺎﻟْﻌَ ﺒْ ـﺪِ َﺣـŠĒ ﻓَ ﻤْ ـſِ َ ﻟﺒَ َ  \nِ ِ ِ ِ  \nﻇَﻬْ ﺮ اﻷَ رْضِ ﻟَﻴْﺲَ ﻋَ ﻠَﻴْﻪِ َ ِ َ ٌﺧﻄﻴﺌﺔ  \nِ  \n\"Para nabi, kemudian orang-orang sholeh, kemudian yang semisalnya. Seseorang diuji sesuai kadar agamanya. Jika pada agamanyakuat, ditambahlah ujiannya. Jika pada agamanya ada kelemahandiringankan ujiannya. Ujian bagi seorang mukmin tidak akan berhentihingga dia berjalan di muka bumi ini tanpa dosa. \"  \nAl-Hasan dan al-Husain ( semoga Allah meridhoi keduanya) telah terlebih dulu memiliki kedudukan yang tinggi dari Allah SWT. Keduanyatidak mengalami cobaan seperti yang dialami generasi pertama. Keduanyadilahirkan di masa kejayaan Islam. Diasuh dalam kehormatan dan kemuliaan. Kaum muslimin menghormati dan memuliakan keduanya. Ketika Nabi wafat, keduanya masih kanak-kanak. Diantara nikmat Allah yang Dia berikan kepada keduanya adalah Allah berikan ujian dengan apa yang terjadi atas ahlulbaitnya (keluarga Nabi) . Sebagaimana orang yanglebih baik dari keduanya telah diuji. Ali Ibnu Abi Thalib RA (ayah dari alHasan dan al-Husain) lebih baik dari keduanya, dia mati syahid terbunuh. Kematian al-Husain menyebabkan fitnah besar ditengah kaum muslimin. Sebagaimana terbunuhnya Utsman bin Affan ra adalah sebab terbesar  \nberkobarnya fitnah. Umat menjadi tercabik-cabik hingga hari inikarenanya.  \nKetika Abdurrahman bin Maljam membunuh Ali bin Abi Thalib ra, pemimpin kaum mukminin ketika itu, para sahabat Nabi membaiat 1 alHasan, putra Ali, yang telah dikatakan oleh Nabi,  \nوَﺳَ ﻴُﺼﻠﺢْ ُِاﷲُﺑِﻪِ ﻧَﻴﻦْ َﻓِﺌَﺘﻴﻦ َ ْ َ َِ ْ َُ ْ ﻋﻈِ ﻴﻤَ ﺘﻴﻦْ ﻣﻦ ْ ِ ِْاﻟﻤﺴﻠﻤﻴﻦَ  \nَ ِّ ٌ  \nﺳﻴﺪ  \nِإنĒ اﺑﻨﻲْ ِ َﻫَﺬا  \n\"Sesungguhnya anakku2 ini adalah sayyid, Allah akanmenjadikannya pendamai dua kubu besar kaum muslimin yang saling berseteru. \"  \nAl-Hasan melepaskan haknya dari kepemimpinan, sehingga Allah mendamaikan antara dua kubu kaum muslimin3. Kemudian dia wafat.  \nLalu muncullah kelompok yang membuat surat pernyataan kepada alHusain, yang menjanjikan akan memenangkan dan menolongnya jika maumerebut kepemimpinan. Tetapi hakikatnya tidaklah seperti yang dijanjikan. Bahkan ketika al-Husain mengirim sepupunya kepada mereka, mereka mengingkari janji dan membatalkan kesepakatan. Bahkan merekamembantu musuhnya untuk menyerahkannya kepada lawannya dengan (seolah-olah) berperang bersamanya.  \nKetika itu para cendikia dan pencinta al-Husain seperti Ibnu Abbas, Ibnu Umar dan selain keduanya telah memperingatkan untuk jangan pergi bergabung bersama mereka. Tetapi al-Husain tidak menggubrisnya. Paracendikia menilai bahwa keluarnya al-Husain tidak mengandung kemaslahatan, tidak pula menyongsong kebahagiaan. Dan pada akhirnyaterja","cbCaim3oUXJnyFA9","https://ap.wps.com/l/cbCaim3oUXJnyFA9","pdf",318323,5,1,15,"Indonesian","id",113,"# Bid'ah kesedihan pada Rofidhah (Syi'ah)\n## Latar peristiwa Asyuro dan konsep ujian\n## Dari pembunuhan Ali hingga tragedi al-Husain\n## Dampak sosial: bid'ah kesedihan, ratapan, dan cela","[{\"question\":\"Apa yang dimaksud dengan bid'ah kesedihan pada hari Asyuro dalam dokumen ini?\",\"answer\":\"Dokumen menyoroti praktik kesedihan dan ratapan yang dinilai bid'ah, seperti menampar wajah, menjerit, menangis, dan membuat acara nostalgia pada hari Asyuro.\"},{\"question\":\"Mengapa al-Husain bin Ali dianggap mengalami ujian yang memiliki kedudukan tinggi di sisi Allah?\",\"answer\":\"Teks menyatakan bahwa kedudukan tinggi tidak diperoleh kecuali melalui cobaan. Al-Husain dimuliakan dengan syahid, dan syahid itu dihubungkan dengan ujian serta ketetapan Allah.\"},{\"question\":\"Bagaimana al-Hasan dan al-Husain diposisikan dalam rangkaian peristiwa setelah pembunuhan Ali bin Abi Thalib?\",\"answer\":\"Setelah pembunuhan Ali, para sahabat membaiat al-Hasan. Al-Hasan kemudian menyerahkan kepemimpinan demi perdamaian antara dua kubu, sedangkan al-Husain kemudian menghadapi pengingkaran janji dan penolakan permintaan berdamai atau memerangi penghianat.\"}]",1783351564,23,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":87,"head_meta":89,"extra_data":91,"updated_unix":28},"bidah-bidah-di-bulan-muharram","",{"@graph":36,"@context":86},[37,54,69],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/agama-spiritualitas/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":53},"https://docshare.wps.com/id/document/bidah-bidah-di-bulan-muharram/42384/",4,{"url":52,"name":13,"@type":55,"author":56,"headline":13,"publisher":58,"fileFormat":61,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":62,"datePublished":63,"encodingFormat":61,"isAccessibleForFree":64,"interactionStatistic":65},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":57},"Person",{"url":41,"name":59,"@type":60},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-15","2026-07-06",true,{"@type":66,"interactionType":67,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":68},"ViewAction",{"@type":70,"mainEntity":71},"FAQPage",[72,78,82],{"name":73,"@type":74,"acceptedAnswer":75},"Apa yang dimaksud dengan bid'ah kesedihan pada hari Asyuro dalam dokumen ini?","Question",{"text":76,"@type":77},"Dokumen menyoroti praktik kesedihan dan ratapan yang dinilai bid'ah, seperti menampar wajah, menjerit, menangis, dan membuat acara nostalgia pada hari Asyuro.","Answer",{"name":79,"@type":74,"acceptedAnswer":80},"Mengapa al-Husain bin Ali dianggap mengalami ujian yang memiliki kedudukan tinggi di sisi Allah?",{"text":81,"@type":77},"Teks menyatakan bahwa kedudukan tinggi tidak diperoleh kecuali melalui cobaan. Al-Husain dimuliakan dengan syahid, dan syahid itu dihubungkan dengan ujian serta ketetapan Allah.",{"name":83,"@type":74,"acceptedAnswer":84},"Bagaimana al-Hasan dan al-Husain diposisikan dalam rangkaian peristiwa setelah pembunuhan Ali bin Abi Thalib?",{"text":85,"@type":77},"Setelah pembunuhan Ali, para sahabat membaiat al-Hasan. Al-Hasan kemudian menyerahkan kepemimpinan demi perdamaian antara dua kubu, sedangkan al-Husain kemudian menghadapi pengingkaran janji dan penolakan permintaan berdamai atau memerangi penghianat.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":88,"og:title":13,"og:site_name":59,"og:description":14},"article",{"robots":90,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":93},[94,97,101,105,109,113,117,121,125,129],{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":95,"slug":96},60,"religion-spirituality",{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":99,"show_sort_weight":95,"slug":100},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":103,"show_sort_weight":95,"slug":104},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":107,"show_sort_weight":95,"slug":108},51,"Komik","comic",{"id":110,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":111,"show_sort_weight":95,"slug":112},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":114,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":115,"show_sort_weight":95,"slug":116},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":118,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":119,"show_sort_weight":95,"slug":120},49,"Sastra","literature",{"id":122,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":123,"show_sort_weight":95,"slug":124},52,"Teknologi","technology",{"id":126,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":127,"show_sort_weight":95,"slug":128},50,"Ujian","exam",{"id":130,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":131,"show_sort_weight":95,"slug":132},57,"Umum","general"]