[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-47914-id":3,"doc-seo-47914-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":84},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},47914,687197100911,"Himbo","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/a000239b6f1da00475?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1785132997149421697",48,"Cerita & Novel","Bheema the Sleepyhead","Kisah Bheema si penidur yang selalu kesulitan bangun pagi dan kerap dimarahi Ramu saat ia terlambat. Setelah Gauri si sapi, Moti si anjing, dan Cheenu si ayam jantan mencoba membangunkannya namun gagal, Bheema tetap sedih. Hingga akhirnya seekor lalat hinggap di hidungnya, membuat Bheema bersin keras dan terbangun. Lalat kemudian mengajari ritme bangun yang membuat Bheema berhasil bangun pagi setiap hari, mengubah kebiasaan dan suasananya.","Bheema si Penidur Kiran Kasturia  \nShweta Mohapatra  \nBheema suka sekali tidur dan tidak bisa bangun pagi. Ia sering kena marah Ramu, yang memandikannya.  \nSuatu hari, Gauri, si sapi, bertanya,”Bheema, kenapa kamu sedih?”  \nBheema menjawab,”Aku tak bisa bangunpagi dan Ramu memarahiku setiap hari. Tolong bangunkanku setiap pagi.””Ya,”jawab Gauri.  \nKeesokan pagi, Gauri melenguh keras, tapi Bheema tidak terbangun.  \nMalam hari, sepulang dari sungai, Bheema bertemu Moti, si anjing.”Aku tak pernah bisa bangun pagi tepat waktu. Bangunkan aku, ya?” pinta Bheema kepada Moti.  \n”Ya,” jawab Moti. Esok pagi Motimenggonggong dan menggonggong. Apakah Bheema bangun? Tidak!  \nMalam itu, Bheema bertemu Cheenu, si ayam jantan. Dia berkata kepada Cheenu,”Kamuberkokok pagi hari dan semua terbangun. Bangunkan akujuga, ya?”  \nCheenu setuju.  \nPagi selanjutnya, Cheenu berkokok panjang dan keras, tapi Bheema tidak bangunjuga.  \nMalam berikutnya, Bheema bertemu Kalu, si gagak, sedang menggaok riang.”Kalu, tolong bangunkanku pagi hari, ya?” tanyanya.  \nKalu menjawab,”Kenapa tidak? Aku akan menggaok dan membangunkanmu.” Esokpaginya Kalu menggaok sekeras mungkin tapi Bheema tidakjuga bangun.  \nBheema sedih. Esok pagi, seekor lalatdatang dan hinggap di hidungnya. ”  \nHaaa...cihhh...haaacihh!” Bheema terbangun dan bersin keras sekali.  \n”Wah! Aku terbangun! Kok aku bisa?” Ia heran .  \n”Aku membangunkanmu,” kata lalat.  \n”Tolong bangunkanku seperti ini setiap pagi, ya?”  \n”Tentu,” kata lalat. Bheema senang. Sekarangia tidak sulit bangun pagi setiap hari.  \nBrought to you by  \nLet’s Read is a program of The Asia Foundation that supports early reading skills and habits to develop our next generation of critical thinkers and creative innovators in Asia and the Pacific.  \nTo read more books like this and get further information,  \nvisit: [letsreadasia.org](letsreadasia.org)  \nOriginal Story  \nBheema si Penidur (Bheema, the Sleepyhead) . Author: Kiran  \nKasturia. Illustrator: Shweta Mohapatra.  \nPublished by Pratham Books, © Pratham Books. Released under CC-BY-4 .0.  \nThis work is a modified version of the original story. @ The Asia Foundation, 2017. Some rights reserved. Released under  \nCC-BY-4 .0.  \nFor full terms of use and attribution,  \n[http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/](http://creativecommons.org/licenses/by/4.0/)  \nContributing translators: Erna Fitrini and riska susanti","cbCaiiaTtIT0Z5Su","https://ap.wps.com/l/cbCaiiaTtIT0Z5Su","pdf",741364,5,1,9,"Indonesian","id",113,"# Bheema si penidur\n## Upaya Gauri, Moti, dan Cheenu\n## Lalat yang membangunkan Bheema","[{\"question\":\"Bagaimana Bheema akhirnya berhasil bangun pagi?\",\"answer\":\"Seekor lalat hinggap di hidungnya dan membuatnya bersin keras hingga terbangun; lalat kemudian menawarkan cara membangunkannya seperti itu setiap pagi.\"}]",1783566423,14,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":79,"head_meta":81,"extra_data":83,"updated_unix":28},"bheema-the-sleepyhead","",{"@graph":36,"@context":78},[37,54,69],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":53},"https://docshare.wps.com/id/document/bheema-the-sleepyhead/47914/",4,{"url":52,"name":13,"@type":55,"author":56,"headline":13,"publisher":58,"fileFormat":61,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":62,"datePublished":63,"encodingFormat":61,"isAccessibleForFree":64,"interactionStatistic":65},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":57},"Person",{"url":41,"name":59,"@type":60},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-19","2026-07-09",true,{"@type":66,"interactionType":67,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":68},"ViewAction",{"@type":70,"mainEntity":71},"FAQPage",[72],{"name":73,"@type":74,"acceptedAnswer":75},"Bagaimana Bheema akhirnya berhasil bangun pagi?","Question",{"text":76,"@type":77},"Seekor lalat hinggap di hidungnya dan membuatnya bersin keras hingga terbangun; lalat kemudian menawarkan cara membangunkannya seperti itu setiap pagi.","Answer","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":80,"og:title":13,"og:site_name":59,"og:description":14},"article",{"robots":82,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":85},[86,91,93,97,101,105,109,113,117,121],{"id":87,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":88,"show_sort_weight":89,"slug":90},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":89,"slug":92},"story-novel",{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":95,"show_sort_weight":89,"slug":96},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":99,"show_sort_weight":89,"slug":100},51,"Komik","comic",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":103,"show_sort_weight":89,"slug":104},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":107,"show_sort_weight":89,"slug":108},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":110,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":111,"show_sort_weight":89,"slug":112},49,"Sastra","literature",{"id":114,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":115,"show_sort_weight":89,"slug":116},52,"Teknologi","technology",{"id":118,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":119,"show_sort_weight":89,"slug":120},50,"Ujian","exam",{"id":122,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":123,"show_sort_weight":89,"slug":124},57,"Umum","general"]