[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-228609-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":81,"doc-detail-228609-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":74,"head_meta":76,"extra_data":78,"updated_unix":80},113,"id","benefits-of-processing-crime-scene-evidence-for-investigators-as-an-effort-to-reveal-a-crime-case-study-at-polresta-malang","Manfaat Pengolahan TKP (Tempat Kejadian Perkara) Bagi Penyidik Sebagai Upaya Pengungkapan Suatu Kejahatan - Studi Kasus di Polresta Malang","","Penelitian membahas manfaat pengolahan TKP (tempat kejadian perkara) oleh penyidik sebagai upaya pengungkapan suatu kejahatan melalui studi kasus di Polresta Malang. Penelitian menelaah proses pengolahan TKP yang meliputi pengamatan umum, pemotretan, pembuatan sketsa, penanganan korban, saksi, pelaku, serta penanganan barang bukti. Pendekatan yang digunakan yuridis sosiologis, dengan pedoman Petunjuk Teknis No. Pol. JUKNIS/01/II/1982 tentang Penanganan Tempat Kejadian Perkara, termasuk analisis keterkaitan TKP, korban, pelaku, dan barang bukti.",{"@graph":14,"@context":73},[15,34,56],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/","Penelitian & Laporan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/benefits-of-processing-crime-scene-evidence-for-investigators-as-an-effort-to-reveal-a-crime-case-study-at-polresta-malang/228609/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/benefits-of-processing-crime-scene-evidence-for-investigators-as-an-effort-to-reveal-a-crime-case-study-at-polresta-malang/228609.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Ivy","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-01","2026-09-10",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":55},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",5,{"@type":57,"mainEntity":58},"FAQPage",[59,65,69],{"name":60,"@type":61,"acceptedAnswer":62},"Bagaimana proses pengolahan TKP oleh penyidik dalam mengungkap kejahatan?","Question",{"text":63,"@type":64},"Proses meliputi pengamatan umum, pemotretan, pembuatan sketsa, penanganan korban-saksi-pelaku, serta penanganan barang bukti. Seluruh tahapan diarahkan untuk menggambarkan situasi TKP dan mendukung proses pembuktian.","Answer",{"name":66,"@type":61,"acceptedAnswer":67},"Apa manfaat pengolahan TKP bagi penyidik dalam pengungkapan kejahatan?",{"text":68,"@type":64},"Manfaatnya meliputi penentuan waktu dan tempat terjadinya tindak pidana, penentuan motif, penemuan akibat dari kejahatan, identifikasi pelaku, perolehan saksi yang relevan, penemuan barang bukti, identifikasi korban, serta penyusunan kronologis terjadinya tindak pidana.",{"name":70,"@type":61,"acceptedAnswer":71},"Apa kendala yang dihadapi penyidik dalam pengolahan TKP?",{"text":72,"@type":64},"Kendala berasal dari faktor TKP, faktor pada petugas/penyidik, faktor kelengkapan alat, dan faktor hukum. Faktor-faktor tersebut memengaruhi efektivitas pengungkapan tindak pidana melalui TKP.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":75,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":77,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":79,"site_id":7},228609,1789027451,{"code":4,"msg":82,"data":83},"success",[84,89,93,97,101,105,108,112,116,120,124],{"id":85,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":86,"show_sort_weight":87,"slug":88},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":90,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":91,"show_sort_weight":87,"slug":92},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":95,"show_sort_weight":87,"slug":96},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":99,"show_sort_weight":87,"slug":100},51,"Komik","comic",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":103,"show_sort_weight":87,"slug":104},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":87,"slug":107},54,"research-report",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":110,"show_sort_weight":87,"slug":111},49,"Sastra","literature",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":114,"show_sort_weight":87,"slug":115},52,"Teknologi","technology",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":118,"show_sort_weight":87,"slug":119},50,"Ujian","exam",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":122,"show_sort_weight":87,"slug":123},57,"Umum","general",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":126,"show_sort_weight":4,"slug":127},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":82,"data":129},{"doc_id":79,"user_id":130,"nickname":42,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":106,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":55,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":137,"language":138,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":11,"faqs":139,"seo_title":140,"seo_description":12,"update_tm":80,"read_time":141},549758252649,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/8000253669c5317157?_k=1778319167496531819","MANFAAT PENGOLAHAN TKP ( TEMPAT KEJADIAN PERKARA ) BAGIPENYIDIK SEBAGAI UPAYA PENGUNGKAPAN SUATU KEJAHATAN  \n(Studi Kasus Di Polresta Malang)  \nSKRIPSI  \nUntuk Memenuhi Sebagian Syarat-syarat  \nUntuk Memperoleh Gelar  \nDalam Ilmu Hukum  \nOleh:  \nGDE ANCANA  \nNIM. 0410113088  \nDEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL UNIVERSITAS BRAWIJAYA FAKULTAS HUKUMMALANG  \n2008  \n1  \nLEMBAR PERSETUJUAN  \nMANFAAT PENGOLAHAN TKP (TEMPAT KEJADIAN PERKARA) BAGIPENYIDIK SEBAGAI UPAYA PENGUNGKAPAN SUATU KEJAHATAN  \n(Studi Kasus di Polresta Malang)  \nDisusun oleh :  \nGDE ANCANA  \nNIM. 0410113088  \nDisetujui pada tanggal :  \nPembimbing Utama,  \nPaham Triyoso S.H., M.HNIP.131 124 661  \nPembimbing Pendamping,  \nIsmail Navianto S.H.,M.HNIP. 131 470 476  \nMengetahui Ketua Bagian Hukum Pidana  \nSetiawan Noerdayasakti S.H.,M.HNIP. 131 839 360  \n2  \nLEMBAR PENGESAHAN  \nMANFAAT PENGOLAHAN TKP (TEMPAT KEJADIAN PERKARA) BAGIPENYIDIK SEBAGAI UPAYA PENGUNGKAPAN SUATU KEJAHATAN  \n(Studi Kasus di Polresta Malang)  \nDisusun oleh :  \nGDE ANCANA  \nNIM. 0410113088  \nSkripsi ini telah disahkan oleh dosen pembimbing pada tanggal,  \nPembimbing Utama,  \nPaham Triyoso S.H., M.HNIP.131 124 661  \nKetua Majelis Penguji,  \nSetiawan Noerdayasakti S.H.,M.HNIP. 131 839 360  \nPembimbing Pendamping,  \nIsmail Navianto S.H.,M.HNIP. 131 470 476  \nMengetahui Ketua Bagian Hukum Pidana  \nSetiawan Noerdayasakti S.H.,M.HNIP. 131 839 360  \nMengetahui Dekan,  \nHerman Suryokumoro S.H.,M.HNIP. 131 472 741  \n3  \nABSTRAKSI  \nAncana, Gde. 2008. Manfaat Pengolahan TKP (Tempat Kejadian Perkara) Bagi Penyidik Sebagai Upaya Pengungkapan Suatu Kejahatan (Studi Kasus Di Polresta Malang) . Skripsi, Jurusan Ilmu Hukum, Fakultas Hukum Universitas Brawijaya. Pembimbing: (I) Paham Triyoso, S.H., M.H. dan (II) Ismail Navianto S.H., M.H.  \nKata-Kata Kunci: Pengolahan TKP, Penyidik, Kejahatan.  \nTujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini adalah sebagai berikut : 1) untuk mengetahui dan menggambarkan proses pengolahan TKP oleh penyidik dalam mengungkap suatu kejahatan, 2)untuk mengetahui dan mendiskripsikan manfaat pengolahan TKP bagi penyidik sebagai upaya pengungkapan suatu kejahatan dan 3) untuk mengetahui dan menganalisa kendala dan upaya dalam pengolahan TKP bagipenyidik sebagai upaya pengungkapan suatu kejahatan. Pendekatan yang digunakanuntuk memecahkan masalah diatas adalah yuridis sosiologis.  \nProses pengolahan TKP yang dilaksanakan di Polresta Malang dilakukan berdasarkan pada Petunjuk Tehnis No. Pol.: JUKNIS / 01 / II / 1982 tentang PENANGANAN TEMPAT KEJADIAN PERKARA. Adapun penjabaran dari tataurutan pengolahan TKP yaitu : 1) Pengamatan umum, 2) Pemotretan, 3) pembuatansketsa, 4) Penanganan korban, saksi dan pelaku, 5) penangan barang bukti. Peranankemampuan penyidik di TKP sangat penting dalam hal menggambarkan situasi TKP, pengamanan barang bukti, penanganan saksi-saksi dan melakukan analisa pidana (kronologis terjadinya tindak pidana) . Karena dalam hal ini harus adanya kaitan antara TKP, Barang bukti, Pelaku, dan Korban guna proses mengungkap kejahatan. Dan melihat dari pelaku yang meninggal di tempat kejadian maka dapat langsung dilakukan SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan) karena mengacu pada Pasal 7 huruf i KUHAP mengenai kewajiban dan wewenang seorang penyidik yang berwenang mengadakan penghentian penyidikan.  \nDalam hal ini manfaat pengolahan TKP bagi penyidikan pada umumnyayaitu: 1) Menentukan waktu terjadinya tindak pidana. 2) Menentukan Tempat-tempat yang termasuk terjadinya perkara pidana. 3) Menentukan motif dari suatu kejahatan.  \n4) Menemukan akibat-akibat yang ditimbulkan oleh suatu kejahatan yang terjadi. 5) Menemukan pelaku kejahatan 6) Mendapatkan saksi-saksi yang berhubungan dengansuatu kejahatan guna membuat terang identitas pelaku, awal mula adanya kejahatan.  \n7) Menemukan barang bukti guna membuat terang tindak pidana, 8) Menemukan identitas korban. 9) menentukan kronologis terjadinya tindak pidana. Adapunkendala-kendala yang dihadapi oleh penyidik dalam pengolahan TKP","cbCaijMFiRLpCM2m","https://ap.wps.com/l/cbCaijMFiRLpCM2m","pdf",2153015,123,"Indonesian","[{\"question\":\"Bagaimana proses pengolahan TKP oleh penyidik dalam mengungkap kejahatan?\",\"answer\":\"Proses meliputi pengamatan umum, pemotretan, pembuatan sketsa, penanganan korban-saksi-pelaku, serta penanganan barang bukti. Seluruh tahapan diarahkan untuk menggambarkan situasi TKP dan mendukung proses pembuktian.\"},{\"question\":\"Apa manfaat pengolahan TKP bagi penyidik dalam pengungkapan kejahatan?\",\"answer\":\"Manfaatnya meliputi penentuan waktu dan tempat terjadinya tindak pidana, penentuan motif, penemuan akibat dari kejahatan, identifikasi pelaku, perolehan saksi yang relevan, penemuan barang bukti, identifikasi korban, serta penyusunan kronologis terjadinya tindak pidana.\"},{\"question\":\"Apa kendala yang dihadapi penyidik dalam pengolahan TKP?\",\"answer\":\"Kendala berasal dari faktor TKP, faktor pada petugas/penyidik, faktor kelengkapan alat, dan faktor hukum. Faktor-faktor tersebut memengaruhi efektivitas pengungkapan tindak pidana melalui TKP.\"}]","Manfaat Pengolahan TKP (Tempat Kejadian Perkara) Bagi Penyidik Sebagai Upaya Pengungkapan Suatu Kejahatan - Studi Kasus di Polresta Malang | PDF",189]