[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-48148-id":3,"doc-seo-48148-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":95},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},48148,16904993612988,"Olivia Brown","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_a8503ba1806abce46bf441b54a3ca4cd",48,"Cerita & Novel","Gara-gara Hujan","Cerita ini mengisahkan tentang seorang anak yang hendak bertanding badminton tetapi terhalang oleh hujan deras. Untuk melindungi sepatunya agar tidak basah, ia membungkusnya dengan plastik. Perjalanan menuju lapangan menjadi tantangan karena hujan deras menyulitkan ayahnya melihat jalan dan banyaknya genangan air. Mereka harus meliuk-liuk menghindari lubang di jalan. Tiba-tiba, motor mereka mogok karena lubang yang tidak sempat dihindari, memaksa ayah untuk memperbaikinya. Saat itulah bungkus plastik sepatu anak tersebut sobek, dan ia harus mengikat sepatunya agar tetap aman. Motor akhirnya bisa dinyalakan kembali, dan mereka melanjutkan perjalanan dengan harapan tidak terlambat. Di tengah perjalanan, anak itu harus sigap mengangkat kakinya untuk menghindari cipratan air dari angkot yang melaju terlalu kencang, membuatnya kesal. Kisah ini menggambarkan perjuangan sederhana menghadapi kendala cuaca dan tantangan dalam perjalanan sehari-hari.","Gara-gara Hujan  \nKhasnau Saifira Dina Siti Aulia  \nAduh, hujan! Hari ini aku bertanding badminton. Sepatuku tidak boleh basah. Kubungkus saja dengan plastik. Nah, sekarang aku siap.  \nHujan bertambah deras! Bapak pasti sulit melihat ke depan.  \nBanyak pula genangan air di jalan. Kami meliuk ke kanan dan kiri. Bapak seperti pembalap saja.  \nBruk! Ternyata ada lubang lagi. Bapak tidak sempat menghindar.  \nOh, ada apa? Mengapa sepeda motor melambat?  \nSepeda motor Bapak mogok! Bapak harusmemperbaikinya. Semoga tidak perlu waktulama.  \nWah, pembungkus sepatuku sobek. Aku tidak punya plastik lagi. Bagaimana kalau diikatsaja? Sepatuku tetap aman dari air.  \nSepeda motor kembali menyala. Kami bisamelanjutkan perjalanan. Semoga kami tidak terlambat. Awas, genangan air! Aku segeramengangkat kaki.  \nByur! Hei! Aku sebal sekali. Seharusnyaangkot itu melaju lebih pelan.","cbCaidd3ztdwhPTJ","https://ap.wps.com/l/cbCaidd3ztdwhPTJ","pdf",1795726,3,1,24,"Indonesian","id",113,"# Gara-gara Hujan\n## Perjalanan Dimulai\n## Masalah di Jalan\n## Perbaikan dan Kelanjutan Perjalanan","[{\"question\":\"Mengapa anak tersebut membungkus sepatunya dengan plastik?\",\"answer\":\"Anak tersebut membungkus sepatunya dengan plastik agar tidak basah karena ia akan bertanding badminton dan tidak ingin sepatunya basah.\"},{\"question\":\"Apa masalah yang dihadapi anak dan ayahnya saat perjalanan?\",\"answer\":\"Mereka menghadapi hujan deras yang menyulitkan ayah untuk melihat jalan, banyak genangan air, dan motor mereka mogok karena menghantam lubang.\"},{\"question\":\"Bagaimana anak tersebut mengatasi sobeknya pembungkus sepatu?\",\"answer\":\"Ketika pembungkus sepatunya sobek, ia memutuskan untuk mengikat sepatunya agar tetap aman dari air.\"},{\"question\":\"Mengapa anak tersebut merasa kesal di akhir cerita?\",\"answer\":\"Ia merasa kesal karena sebuah angkot melaju terlalu pelan dan menyebabkan cipratan air ke arahnya saat ia mencoba menghindar.\"}]",1783567680,37,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":90,"head_meta":92,"extra_data":94,"updated_unix":28},"because-of-the-rain","",{"@graph":36,"@context":89},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,50],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",{"item":51,"name":13,"@type":43,"position":52},"https://docshare.wps.com/id/document/because-of-the-rain/48148/",4,{"url":51,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-26","2026-07-09",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81,85],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Mengapa anak tersebut membungkus sepatunya dengan plastik?","Question",{"text":75,"@type":76},"Anak tersebut membungkus sepatunya dengan plastik agar tidak basah karena ia akan bertanding badminton dan tidak ingin sepatunya basah.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Apa masalah yang dihadapi anak dan ayahnya saat perjalanan?",{"text":80,"@type":76},"Mereka menghadapi hujan deras yang menyulitkan ayah untuk melihat jalan, banyak genangan air, dan motor mereka mogok karena menghantam lubang.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Bagaimana anak tersebut mengatasi sobeknya pembungkus sepatu?",{"text":84,"@type":76},"Ketika pembungkus sepatunya sobek, ia memutuskan untuk mengikat sepatunya agar tetap aman dari air.",{"name":86,"@type":73,"acceptedAnswer":87},"Mengapa anak tersebut merasa kesal di akhir cerita?",{"text":88,"@type":76},"Ia merasa kesal karena sebuah angkot melaju terlalu pelan dan menyebabkan cipratan air ke arahnya saat ia mencoba menghindar.","https://schema.org",{"og:url":51,"og:type":91,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":93,"canonical":51},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":96},[97,102,104,108,112,116,120,124,128,132],{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":99,"show_sort_weight":100,"slug":101},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":100,"slug":103},"story-novel",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":106,"show_sort_weight":100,"slug":107},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":110,"show_sort_weight":100,"slug":111},51,"Komik","comic",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":114,"show_sort_weight":100,"slug":115},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":118,"show_sort_weight":100,"slug":119},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":100,"slug":123},49,"Sastra","literature",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":100,"slug":127},52,"Teknologi","technology",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":100,"slug":131},50,"Ujian","exam",{"id":133,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":134,"show_sort_weight":100,"slug":135},57,"Umum","general"]