[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-47896-id":3,"doc-seo-47896-113":31,"detail-sidebar-cat-0-id-113":97},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":28,"seo_description":14,"update_tm":29,"read_time":30},47896,687197100911,"Himbo","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/a000239b6f1da00475?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1785132997149421697",51,"Komik","Batik Tanah Liek Eci","Batik Tanah Liek Eci adalah sebuah cerita yang mengisahkan tentang Hani yang berkunjung ke rumah temannya, Bima, yang orang tuanya adalah pengrajin batik tanah liek. Hani awalnya penasaran dengan kulit rambutan yang dikumpulkan Bima, yang ternyata berhubungan dengan pembuatan batik. Cerita ini menjelaskan proses pembuatan batik tanah liek, di mana lumpur tanah liat digunakan untuk memberi warna dasar. Hani kemudian diajak untuk turut mencoba membuat batik tersebut, menunjukkan elemen edukatif dan interaktif dalam budaya batik. Judul ini mencakup nama tokoh utama dan jenis batik yang menjadi fokus cerita, memberikan gambaran singkat tentang isi cerita kepada pembaca potensial. Penggunaan nama Eci dan Rizqia Sadida sebagai penulis menunjukkan sumber atau pencipta konten ini, namun fokus utama cerita adalah pada Hani dan proses pembuatan batik tanah liek. Cerita ini menyoroti aspek kebudayaan Indonesia, khususnya seni batik, dengan cara yang menarik bagi anak-anak maupun pembaca umum yang tertarik pada kerajinan tangan dan cerita lokal.","Batik Tanah Liek Eci FE  \nRizqia Sadida  \nOm Rizal dan anaknya, Bima, datang berkunjung. Sudah lama Hani tidak bertemu mereka.  \nHani menyuguhkan rambutan, kesukaan Bima.  \nBima lahap sekali makan rambutan.  \nLho, kok Bima memasukkan kulit rambutan ke kantong yang dibawanya?  \nHani heran sekali.  \nSemua tertawa.  \n”Kalau Hani ingin tahu, datanglah ke tempat kami,” kata Om Rizal.  \n”Jangan lupa membawa kulit buah-buahan,”Bima menambahkan.  \n3  \nPenasaran, Hani meminta Ibu mengumpulkan kulit buah-buahan.  \nEsoknya, Ayah dan ibu mengajaknyaberkunjung ke rumah Bima. Hani sangat tidaksabar.  \nWah, ada banyak kain berwarna-warni di halaman rumah Bima. Kata Ayah, orang tua Bima adalah pengrajin batik tanah liek.  \n”Tanah liek itu … kan tanah liat,” tanya Hani.”Kenapa dinamai begitu? Lalu, apa hubungannya dengan kulit buah-buahan?”tanya Hani.  \nBima tersenyum. Ia lalu mengajak Hani masuk ke dalam.  \n”Eh, eh, kenapa kain itu dicelup ke lumpur?”tanya Hani.”Nanti malah kotor.”  \nKata Bima, itu bukan sembarang lumpur. Itu lumpur tanah liat, untuk memberi warnadasar pada batik. Karena itulah batik ini diberi nama batik tanah liek.  \n”Ini batik tanah liek yang sedang kubuat,”kata Bima.”Kamujuga bisa membuatnya.”","cbCaioEqWatouaQL","https://ap.wps.com/l/cbCaioEqWatouaQL","pdf",1986812,9,1,23,"Indonesian","id",113,"# Batik Tanah Liek Eci\n## Pengenalan Tokoh\n## Kunjungan ke Rumah Bima\n## Proses Pembuatan Batik Tanah Liek","[{\"question\":\"Siapa tokoh utama dalam cerita ini?\",\"answer\":\"Tokoh utama dalam cerita ini adalah Hani.\"},{\"question\":\"Apa yang membuat Hani penasaran di awal cerita?\",\"answer\":\"Hani penasaran karena Bima memasukkan kulit rambutan ke dalam kantong yang dibawanya.\"},{\"question\":\"Apa yang dimaksud dengan batik tanah liek?\",\"answer\":\"Batik tanah liek adalah batik yang menggunakan lumpur tanah liat untuk memberi warna dasar pada kain.\"},{\"question\":\"Siapa yang berprofesi sebagai pengrajin batik tanah liek dalam cerita ini?\",\"answer\":\"Orang tua Bima adalah pengrajin batik tanah liek.\"}]","Batik Tanah Liek Eci | PDF",1783566375,35,{"code":4,"msg":32,"data":33},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":34,"title":13,"keywords":35,"description":14,"schema_data":36,"social_meta":92,"head_meta":94,"extra_data":96,"updated_unix":29},"batiak-tanah-liek-eci","",{"@graph":37,"@context":91},[38,55,70],{"@type":39,"itemListElement":40},"BreadcrumbList",[41,45,49,52],{"item":42,"name":43,"@type":44,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":46,"name":47,"@type":44,"position":48},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":50,"name":12,"@type":44,"position":51},"https://docshare.wps.com/id/document/komik/",3,{"item":53,"name":13,"@type":44,"position":54},"https://docshare.wps.com/id/document/batiak-tanah-liek-eci/47896/",4,{"url":53,"name":13,"@type":56,"author":57,"headline":13,"publisher":59,"fileFormat":62,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":63,"datePublished":64,"encodingFormat":62,"isAccessibleForFree":65,"interactionStatistic":66},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":58},"Person",{"url":42,"name":60,"@type":61},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-08-15","2026-07-09",true,{"@type":67,"interactionType":68,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":69},"ViewAction",{"@type":71,"mainEntity":72},"FAQPage",[73,79,83,87],{"name":74,"@type":75,"acceptedAnswer":76},"Siapa tokoh utama dalam cerita ini?","Question",{"text":77,"@type":78},"Tokoh utama dalam cerita ini adalah Hani.","Answer",{"name":80,"@type":75,"acceptedAnswer":81},"Apa yang membuat Hani penasaran di awal cerita?",{"text":82,"@type":78},"Hani penasaran karena Bima memasukkan kulit rambutan ke dalam kantong yang dibawanya.",{"name":84,"@type":75,"acceptedAnswer":85},"Apa yang dimaksud dengan batik tanah liek?",{"text":86,"@type":78},"Batik tanah liek adalah batik yang menggunakan lumpur tanah liat untuk memberi warna dasar pada kain.",{"name":88,"@type":75,"acceptedAnswer":89},"Siapa yang berprofesi sebagai pengrajin batik tanah liek dalam cerita ini?",{"text":90,"@type":78},"Orang tua Bima adalah pengrajin batik tanah liek.","https://schema.org",{"og:url":53,"og:type":93,"og:title":13,"og:site_name":60,"og:description":14},"article",{"robots":95,"canonical":53},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":98},[99,104,108,112,114,118,122,126,130,134,138],{"id":100,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":101,"show_sort_weight":102,"slug":103},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":106,"show_sort_weight":102,"slug":107},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":110,"show_sort_weight":102,"slug":111},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":12,"show_sort_weight":102,"slug":113},"comic",{"id":115,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":116,"show_sort_weight":102,"slug":117},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":119,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":120,"show_sort_weight":102,"slug":121},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":123,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":124,"show_sort_weight":102,"slug":125},49,"Sastra","literature",{"id":127,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":128,"show_sort_weight":102,"slug":129},52,"Teknologi","technology",{"id":131,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":132,"show_sort_weight":102,"slug":133},50,"Ujian","exam",{"id":135,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":136,"show_sort_weight":102,"slug":137},57,"Umum","general",{"id":139,"doc_module":4,"doc_module_name":47,"category_name":140,"show_sort_weight":4,"slug":141},181,"Formulir","formulir"]