[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-186068-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":81,"doc-detail-186068-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":74,"head_meta":76,"extra_data":78,"updated_unix":80},113,"id","armada-multidisciplinary-research-journal-vol-4-no-6-june-2026","ARMADA - Jurnal Penelitian Multidisiplin - Vol 4 No 6 Juni 2026","","Artikel membahas strategi pembelajaran dan penguatan nilai budaya pada transisi PAUD ke SD melalui pendekatan yang ramah anak. Temuan menunjukkan implementasi seperti MPLS yang hangat, pengenalan kelas, permainan, doa bersama, sholawat, salam pagi, serta integrasi Baayun Mulud untuk menanamkan kasih sayang, kebersamaan, kesopanan, dan penghormatan. Kolaborasi orang tua, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan guru memperkuat kesinambungan nilai antar rumah, PAUD, dan SD. Evaluasi adaptasi dilakukan melalui observasi kenyamanan, emosi, interaksi sosial, dan kesiapan mengikuti kegiatan, disertai solusi berupa pembiasaan, sapaan personal, komunikasi lembut, dan adaptasi bertahap.",{"@graph":14,"@context":73},[15,34,56],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/","Penelitian & Laporan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/armada-multidisciplinary-research-journal-vol-4-no-6-june-2026/186068/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/armada-multidisciplinary-research-journal-vol-4-no-6-june-2026/186068.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Aria Callaghan","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-08","2026-09-02",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":55},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",5,{"@type":57,"mainEntity":58},"FAQPage",[59,65,69],{"name":60,"@type":61,"acceptedAnswer":62},"Apa fokus utama artikel ini?","Question",{"text":63,"@type":64},"Artikel ini berfokus pada strategi pembelajaran dan penguatan nilai budaya dalam transisi dari PAUD ke SD agar anak merasa aman dan nyaman di sekolah dasar.","Answer",{"name":66,"@type":61,"acceptedAnswer":67},"Nilai budaya lokal apa yang diintegrasikan dalam pembelajaran transisi?",{"text":68,"@type":64},"Nilai Baayun Mulud diintegrasikan melalui doa keselamatan, nilai kasih sayang, kebersamaan, kesopanan, dan penghormatan sebagai media pendidikan karakter.",{"name":70,"@type":61,"acceptedAnswer":71},"Bagaimana sekolah mengevaluasi adaptasi anak saat transisi?",{"text":72,"@type":64},"Evaluasi dilakukan melalui pengamatan guru terhadap kenyamanan, emosi, interaksi sosial, dan kesiapan anak untuk mengikuti kegiatan secara informal dan kontekstual.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":75,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":77,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":79,"site_id":7},186068,1788370767,{"code":4,"msg":82,"data":83},"success",[84,89,93,97,101,105,108,112,116,120,124],{"id":85,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":86,"show_sort_weight":87,"slug":88},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":90,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":91,"show_sort_weight":87,"slug":92},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":95,"show_sort_weight":87,"slug":96},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":99,"show_sort_weight":87,"slug":100},51,"Komik","comic",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":103,"show_sort_weight":87,"slug":104},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":87,"slug":107},54,"research-report",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":110,"show_sort_weight":87,"slug":111},49,"Sastra","literature",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":114,"show_sort_weight":87,"slug":115},52,"Teknologi","technology",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":118,"show_sort_weight":87,"slug":119},50,"Ujian","exam",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":122,"show_sort_weight":87,"slug":123},57,"Umum","general",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":126,"show_sort_weight":4,"slug":127},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":82,"data":129},{"doc_id":79,"user_id":130,"nickname":42,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":106,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":55,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":137,"language":138,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":12,"update_tm":80,"read_time":142},962084926284,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_29158cc5080c5b710cf443261637dec0","| e-ISSN: 2964-2981\u003Cbr>ARMADA : Jurnal Penelitian Multidisiplin\u003Cbr>[https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/armada](https://ejournal.45mataram.ac.id/index.php/armada)\u003Cbr>Vol. 04, No. 06 Juni, 2026\u003Cbr>Page: 1970-1979\u003Cbr>DOI:\u003Cbr>[https://doi.org/10.55681/armada.v4i6.2689](https://doi.org/10.55681/armada.v4i6.2689) |  |\n| --- | --- |\n| Article History:\u003Cbr>Received: April 28, 2026 Revised: Mei 25, 2026\u003Cbr>Accepted: Juni 17, 2026 |  |\n\n|  | \u003Cbr>bermakna dan holistik bagi anak.\u003Cbr>Kata kunci : Transisi dari PAUD ke SD, Kearifan Lokal Baayun Mulud , Strategi Pembelajaran |\n| --- | --- |\n\n\n| Tema Temuan | Bentuk Implementasi | Makna Temuan |\n| --- | --- | --- |\n| Transisi ramah | MPLS, pengenalan kelas, permainan, | Membantu anak merasa aman dan |\n| anak | menggambar, bernyanyi, bercerita | nyaman di SD |\n| Penguatan nilai | Doa bersama, sholawat, salam pagi | Mengenalkan nilai budaya sejak |\n| lokal | berbasis budaya, bahasa Banjar, ceritalokal | awal sekolah |\n| Integrasi Baayun | Doa keselamatan, nilai kasih sayang, | Menjadikan budaya lokal sebagai |\n| Mulud | kebersamaan, kesopanan,\u003Cbr>penghormatan | media pendidikan karakter |\n| Kolaborasi | Keterlibatan orang tua, tokoh agama, | Memperkuat kesinambungan nilai |\n| sekolah dan | tokoh masyarakat, guru PAUD, dan | antara rumah, PAUD, SD, dan |\n| komunitas | kepala sekolah | masyarakat |\n| Evaluasi adaptasi | Pengamatan guru terhadap | Menilai keberhasilan transisi |\n| anak | kenyamanan, emosi, interaksi sosial, dan kesiapan mengikuti kegiatan | secara informal dan kontekstual |\n\n\n| Aspek | Temuan Lapangan | Solusi yang Diterapkan |\n| --- | --- | --- |\n| Dukungan guru dan kepala sekolah\u003Cbr>Keterlibatan orang tua\u003Cbr>Kekuatan budayalokal\u003Cbr>Perbedaan kesiapananak\u003Cbr>Koordinasi PAUD dan SDPemahaman guru | Guru dan kepala sekolah\u003Cbr>berkomitmen menciptakan\u003Cbr>lingkungan ramah anak\u003Cbr>Orang tua mendampingi anak dan mendukung kegiatan budaya\u003Cbr>Nilai religiusitas, kerja sama, kesopanan, dan penghormatan kuatdalam masyarakat\u003Cbr>Tidak semua anak pernah mengikuti PAUD\u003Cbr>Sinkronisasi pembelajaran belum sistematis\u003Cbr>Sebagian guru masih memahami transisi secara administratif | Penguatan pembiasaan, sapaan personal, komunikasi lembut, dan observasi anak\u003Cbr>Pertemuan orang tua dankomunikasi melalui platform digital\u003Cbr>Integrasi nilai Baayun Mulud, doabersama, sholawat, dan permainantradisional\u003Cbr>Adaptasi bertahap dan\u003Cbr>pembelajaran awal yang fleksibel Kolaborasi dengan guru PAUD dan rencana pelatihan bersama\u003Cbr>Perlu penguatan pelatihan dan modul transisi berbasis budaya |","cbCaiaDDvn4u8UKf","https://ap.wps.com/l/cbCaiaDDvn4u8UKf","pdf",323866,10,"Indonesian","# Tema Temuan\n## Transisi ramah anak\n## Penguatan nilai lokal\n## Integrasi Baayun Mulud\n## Kolaborasi sekolah dan komunitas\n## Evaluasi adaptasi anak\n# Aspek dan Solusi yang Diterapkan\n## Dukungan guru dan kepala sekolah\n## Keterlibatan orang tua\n## Kekuatan budaya lokal\n## Adaptasi pembelajaran awal","[{\"question\":\"Apa fokus utama artikel ini?\",\"answer\":\"Artikel ini berfokus pada strategi pembelajaran dan penguatan nilai budaya dalam transisi dari PAUD ke SD agar anak merasa aman dan nyaman di sekolah dasar.\"},{\"question\":\"Nilai budaya lokal apa yang diintegrasikan dalam pembelajaran transisi?\",\"answer\":\"Nilai Baayun Mulud diintegrasikan melalui doa keselamatan, nilai kasih sayang, kebersamaan, kesopanan, dan penghormatan sebagai media pendidikan karakter.\"},{\"question\":\"Bagaimana sekolah mengevaluasi adaptasi anak saat transisi?\",\"answer\":\"Evaluasi dilakukan melalui pengamatan guru terhadap kenyamanan, emosi, interaksi sosial, dan kesiapan anak untuk mengikuti kegiatan secara informal dan kontekstual.\"}]","ARMADA - Jurnal Penelitian Multidisiplin - Vol 4 No 6 Juni 2026 | PDF",15]