[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-199683-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":81,"doc-detail-199683-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":74,"head_meta":76,"extra_data":78,"updated_unix":80},113,"id","analysis-of-zoning-policy-on-education-quality-at-smp-negeri-4-comal-pemalang-regency-descriptive-qualitative-study","ANALISIS KEBIJAKAN ZONASI TERHADAP KUALITAS PENDIDIKAN DI SMP NEGERI 4 COMAL KABUPATEN PEMALANG - Studi Kualitatif Deskriptif","","Penelitian ini menganalisis dampak kebijakan zonasi terhadap kualitas pendidikan di SMP Negeri 4 Comal, Kabupaten Pemalang. Kebijakan zonasi diterapkan untuk meningkatkan pemerataan akses dan kualitas dengan penerimaan peserta didik berdasarkan jarak domisili ke sekolah. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari kepala sekolah, guru, siswa, serta orang tua. Hasil menunjukkan akses pendidikan meningkat, namun masih terdapat kendala berupa infrastruktur yang kurang memadai dan resistensi masyarakat akibat persepsi sekolah favorit. Penelitian ini merekomendasikan perbaikan implementasi agar tujuan pemerataan dan peningkatan kualitas tercapai lebih efektif.",{"@graph":14,"@context":73},[15,34,56],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/","Penelitian & Laporan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/analysis-of-zoning-policy-on-education-quality-at-smp-negeri-4-comal-pemalang-regency-descriptive-qualitative-study/199683/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/analysis-of-zoning-policy-on-education-quality-at-smp-negeri-4-comal-pemalang-regency-descriptive-qualitative-study/199683.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"supergirl","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-23","2026-09-04",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":55},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",6,{"@type":57,"mainEntity":58},"FAQPage",[59,65,69],{"name":60,"@type":61,"acceptedAnswer":62},"Apa tujuan utama kebijakan zonasi dalam konteks pendidikan di SMP Negeri 4 Comal?","Question",{"text":63,"@type":64},"Kebijakan zonasi bertujuan meningkatkan pemerataan dan keadilan akses pendidikan serta pemerataan kualitas pendidikan. Penerimaan peserta didik dilakukan berdasarkan radius zona terdekat dari sekolah.","Answer",{"name":66,"@type":61,"acceptedAnswer":67},"Metode apa yang digunakan dalam penelitian ini?",{"text":68,"@type":64},"Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua.",{"name":70,"@type":61,"acceptedAnswer":71},"Apa saja temuan utama terkait dampak zonasi terhadap kualitas pendidikan?",{"text":72,"@type":64},"Pelaksanaan kebijakan zonasi meningkatkan akses pendidikan. Namun masih ada tantangan seperti infrastruktur yang kurang memadai dan resistensi masyarakat yang dipengaruhi persepsi sekolah favorit.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":75,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":77,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":79,"site_id":7},199683,1788506715,{"code":4,"msg":82,"data":83},"success",[84,89,93,97,101,105,108,112,116,120,124],{"id":85,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":86,"show_sort_weight":87,"slug":88},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":90,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":91,"show_sort_weight":87,"slug":92},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":95,"show_sort_weight":87,"slug":96},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":99,"show_sort_weight":87,"slug":100},51,"Komik","comic",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":103,"show_sort_weight":87,"slug":104},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":87,"slug":107},54,"research-report",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":110,"show_sort_weight":87,"slug":111},49,"Sastra","literature",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":114,"show_sort_weight":87,"slug":115},52,"Teknologi","technology",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":118,"show_sort_weight":87,"slug":119},50,"Ujian","exam",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":122,"show_sort_weight":87,"slug":123},57,"Umum","general",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":126,"show_sort_weight":4,"slug":127},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":82,"data":129},{"doc_id":79,"user_id":130,"nickname":42,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":106,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":55,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":137,"language":138,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":12,"update_tm":80,"read_time":142},962088121634,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_9964176cb1d06d4a9deccf72a44ae3dc","ANALISIS KEBIJAKAN ZONASI TERHADAP KUALITAS PENDIDIKAN DI SMP NEGERI 4 COMAL KABUPATEN PEMALANG  \nTika Ardiani1 , Lela Iman Ningrum2 , Nurkolis3  \n1SDN 04 Wonokromo Kab upaten Pemalang, 2SDN 01 Botekan Kabupaten Pemalang, 3 Universitas PGRI Semarang  \n[1](1 tika.ardiani31@admin.sd.belajar.id)[ tika.ardiani31@admin.sd.belajar.id](1 tika.ardiani31@admin.sd.belajar.id) , [2](2 lelaningrum44@guru.sd.belajar.id)[ lelaningrum44@guru.sd.belajar.id](2 lelaningrum44@guru.sd.belajar.id) ,  \n[3](3 nurkolis@upgris.ac.id)[ nurkolis@upgris.ac.id](3 nurkolis@upgris.ac.id)  \nABSTRACT  \nThis study analyzes the impact of zoning policy on the quality of education at SMP Negeri 4 Comal, Pemalang Regency. The zoning policy was introduced to improve equitable access and quality of education, where students are accepted based on their proximity to the school. A qualitative approach with a descriptive method was employed, involving observations, interviews, and documentation from the principal, teachers, students, and parents. The findings indicate that the implementation of the zoning policy at SMP Negeri 4 Comal has improved educational access; however, challenges remain, such as inadequate infrastructure and community resistance related to perceptions of favored schools. This research provides recommendations for local governments to enhance the implementation of zoning policies to effectively achieve equitable educational quality. Thus, this study contributes to the development of public administration knowledge, particularly in the context of educational policy in Indonesia.  \nKeywords: zoning policy, quality of education, SMP Negeri 4 Comal  \nABSTRAK  \nPenelitian ini menganalisis dampak keb ijakan zonasi terhadap kualitas pendidikan di SMP Negeri 4 Comal, Kabupaten Pemalang. Kebijakan zonasi diperkenalkan untuk meningkatkan pemerataan akses dan kualitas pend idikan, di mana siswaditerima berdasarkan jarak domisili dari sekolah. Metodologi yang digunakanadalah pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif, melibatkan o bservasi, wawancara , dan dokumentasi dari kepala sekolah, guru , siswa , dan orang tua. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan kebijakan zonasi d i SMP Negeri 4 Comal telah meningkatkan akses pend idikan , meskipun masih terdapattantangan seperti infrastruktur yang kurang memadai dan resistensi darimasyarakat terkait persepsi sekolah favorit. Penelitian ini memberikan rekomendasi bagi pemerintah daerah untuk memperbaiki implementasi keb ijakan zonasi guna mencapai tujuan pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikanyang lebih efektif. Dengan demikian , penelitian ini berkontribusi pada  \npengembangan ilmu administrasi publik khususnya dalam konteks keb ijakan pendidikan di Indonesia.  \nKata Kunci: keb ijakan zonasi, kualitas pendidikan , SMP Negeri 4 Comal  \nA. Pendahuluan  \nPendidikan merupakan salah satu aspek fundamental dalampembangunan suatu bangsa. Di Indonesia , keb ijakan pendidikan telah mengalami berbagai perubahan , terutama dengan d iterapkannyasistem desentralisasi yang memberikan kewenangan lebih kepadapemerintah daerah dalam pengelolaan pendidikan. Salah satu kebijakan penting yang muncul dalam era desentralisasi ini adalah keb ijakan zonasi, yang bertujuan untuk meningkatkan pemerataan dankualitas pendid ikan d i seluruh wilayah , termasuk di SMP Negeri 4 Comal, Kabupaten Pemalang.  \nKebijakan zonasi diperkenalkan untuk mengatasi ketimpanganakses dan kualitas pend idikan yang selama ini menjadi masalah di Indonesia. Dengan sistem ini, siswadiharapkan dapat diterima di sekolah terdekat berdasarkan radius zona yang telah d itentukan , sehinggamengurangi stigma sekolah favorit dan menciptakan keadilan dalampenerimaan peserta didik baru ( PPDB) . Kebijakan zonasi merupakan  \nsebuah sistem pengelolaan pendidikan yang digunakan untuk mencapai pemerataan pendidikanyang berkualitas dan berkead ilan , secara spesifik terdapat dua tujuan utama kebijakan zonasi yaitu 1 ) meningkatkan pemerataan dan keadilan dalam m","cbCaiiURvtLd5lNH","https://ap.wps.com/l/cbCaiiURvtLd5lNH","pdf",195110,15,"Indonesian","# A. Pendahuluan\n## Latar belakang kebijakan pendidikan dan desentralisasi\n## Tujuan serta dasar kebijakan zonasi\n## Sejarah penerapan zonasi dan regulasinya","[{\"question\":\"Apa tujuan utama kebijakan zonasi dalam konteks pendidikan di SMP Negeri 4 Comal?\",\"answer\":\"Kebijakan zonasi bertujuan meningkatkan pemerataan dan keadilan akses pendidikan serta pemerataan kualitas pendidikan. Penerimaan peserta didik dilakukan berdasarkan radius zona terdekat dari sekolah.\"},{\"question\":\"Metode apa yang digunakan dalam penelitian ini?\",\"answer\":\"Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi dari kepala sekolah, guru, siswa, dan orang tua.\"},{\"question\":\"Apa saja temuan utama terkait dampak zonasi terhadap kualitas pendidikan?\",\"answer\":\"Pelaksanaan kebijakan zonasi meningkatkan akses pendidikan. Namun masih ada tantangan seperti infrastruktur yang kurang memadai dan resistensi masyarakat yang dipengaruhi persepsi sekolah favorit.\"}]","ANALISIS KEBIJAKAN ZONASI TERHADAP KUALITAS PENDIDIKAN DI SMP NEGERI 4 COMAL KABUPATEN PEMALANG - Studi Kualitatif Deskriptif | PDF",23]