[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-185769-113":53,"doc-detail-185769-id":132},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":125,"head_meta":127,"extra_data":129,"updated_unix":131},113,"id","analysis-of-the-implementation-of-the-junior-high-school-zoning-policy-in-central-lombok-regency-for-the-20242025-academic-year-educational-equity-from-an-islamic-perspective","Analisis Implementasi Kebijakan Zonasi SMP di Kabupaten Lombok Tengah Tahun Ajaran 2024/2025 dalam Perspektif Islam - Pemerataan Keadilan Pendidikan","","Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan zonasi pada jenjang SMP di Kabupaten Lombok Tengah tahun ajaran 2024/2025 serta menelaah implikasinya terhadap keadilan pendidikan dalam perspektif Islam. Kebijakan zonasi berfungsi sebagai instrumen pemerataan akses pendidikan dan pengurangan segregasi antara sekolah favorit dan non-favorit, meskipun pelaksanaannya menghadapi tantangan seperti ketimpangan fasilitas sekolah pinggiran dan distribusi guru yang belum merata. Melalui wawancara, dokumentasi PPDB, dan survei 100 siswa, hasil menunjukkan persebaran siswa lebih merata, heterogenitas input meningkat, serta hambatan ekonomi dan geografis berkurang. Namun, persepsi “sekolah unggulan” masih memengaruhi penerimaan masyarakat. Keberhasilan memerlukan peningkatan sarana prasarana, pemerataan guru, penguatan kapasitas sekolah, dan sosialisasi kebijakan agar pemerataan mutu berkelanjutan.",{"@graph":63,"@context":124},[64,81,103],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/analysis-of-the-implementation-of-the-junior-high-school-zoning-policy-in-central-lombok-regency-for-the-20242025-academic-year-educational-equity-from-an-islamic-perspective/185769/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/analysis-of-the-implementation-of-the-junior-high-school-zoning-policy-in-central-lombok-regency-for-the-20242025-academic-year-educational-equity-from-an-islamic-perspective/185769.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Logic","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-20","2026-09-02",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":102},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",8,{"@type":104,"mainEntity":105},"FAQPage",[106,112,116,120],{"name":107,"@type":108,"acceptedAnswer":109},"Apa tujuan utama penelitian tentang kebijakan zonasi SMP di Lombok Tengah?","Question",{"text":110,"@type":111},"Penelitian bertujuan menganalisis implementasi kebijakan zonasi pada jenjang SMP di Kabupaten Lombok Tengah tahun ajaran 2024/2025 serta menelaah implikasinya terhadap keadilan pendidikan dalam perspektif Islam.","Answer",{"name":113,"@type":108,"acceptedAnswer":114},"Bagaimana kebijakan zonasi memengaruhi pemerataan akses dan input siswa?",{"text":115,"@type":111},"Zonasi mendorong persebaran siswa lebih merata, meningkatkan heterogenitas input peserta didik, serta meminimalkan hambatan ekonomi dan geografis bagi keluarga.",{"name":117,"@type":108,"acceptedAnswer":118},"Apa tantangan utama yang masih muncul dalam pelaksanaan kebijakan zonasi?",{"text":119,"@type":111},"Tantangan mencakup ketimpangan fasilitas sekolah pinggiran, distribusi guru yang belum merata, dan persepsi masyarakat yang beragam terhadap kualitas sekolah, termasuk pengaruh paradigma “sekolah unggulan”.",{"name":121,"@type":108,"acceptedAnswer":122},"Bagaimana kesesuaian kebijakan zonasi dengan perspektif pendidikan Islam?",{"text":123,"@type":111},"Kebijakan zonasi sejalan dengan prinsip ʿadl (keadilan), musawah (kesetaraan), dan maslahah (kemaslahatan umum), menekankan akses pendidikan yang inklusif dan nondiskriminatif.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":126,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":128,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":130,"site_id":56},185769,1788368952,{"code":4,"msg":5,"data":133},{"doc_id":130,"user_id":134,"nickname":89,"user_avatar":135,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":136,"file_id":137,"file_url":138,"file_type":139,"file_size":140,"view_count":102,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":141,"language":142,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":143,"faqs":144,"seo_title":145,"seo_description":61,"update_tm":131,"read_time":146},1099513958762,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/1000023916a998db790?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1784791008015729253","| Abstract\u003Cbr>This study aims to analyze the implementation of the school zoning policy at the junior high school level in Central Lombok Regency for the 2024/2025 academic year and examine its implications for educational justice from an Islamic perspective. The zoning policy serves as an instrument for equalizing access to education and reducing segregation between favored and non-favored schools, although its implementation still faces challenges such as unequal facilities in peripheral schools, uneven teacher distribution, and diverse public perceptions of school quality. Using a descriptive qualitative approach through interviews, PPDB documentation, and a survey of 100 seventh-grade students, the study finds that zoning has encouraged amore equitable distribution of students, increased the heterogeneity of student input, and reduced economic and geographical barriers for families. However, the strong belief in “elite schools” still influences community acceptance. From an Islamic educational perspective, the zoning policy aligns with the principles of ʿadl (justice), musawah (equality), and maslahah (public benefit), emphasizing that access to education must be inclusive and nondiscriminatory. The findings highlight that the success of the zoning policy depends not only on regulation but also on improving facilities, equalizing teacher distribution, strengthening school capacity, and enhancing policy socialization to achieve sustainable educational equity.\u003Cbr>Keywords: zoning policy, educational equity, Islamic justice, student input quality, community perception |\n| --- |\n| Abstrak\u003Cbr>Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi kebijakan zonasi pada jenjang SMP di Kabupaten Lombok Tengah tahun ajaran 2024/2025 serta menelaah implikasinya terhadap keadilan pendidikan dalam perspektif Islam. Kebijakan zonasi berfungsi sebagai instrumen pemerataan akses pendidikan dan pengurangan segregasiantara sekolah favorit dan non-favorit, meskipun pelaksanaannya masih menghadapi tantangan berupaketimpangan fasilitas sekolah pinggiran, distribusi guru yang belum merata, serta persepsi masyarakat yang beragam terhadap kualitas sekolah. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara, dokumentasi PPDB, dan survei terhadap 100 siswa, penelitian ini menemukan bahwa zonasi mendorong persebaran siswa yang lebih merata, meningkatkan heterogenitas input peserta didik, serta meminimalkan hambatan ekonomi dan geografis bagi keluarga. Namun, paradigma “sekolah unggulan” masih memengaruhipenerimaan masyarakat. Dalam perspektif pendidikan Islam, kebijakan zonasi sejalan dengan prinsip ʿadl (keadilan), musawah (kesetaraan), dan maslahah (kemaslahatan umum), yang menekankan bahwa aksespendidikan harus inklusif dan nondiskriminatif. Temuan penelitian menegaskan bahwa keberhasilan zonasitidak hanya bergantung pada regulasi, tetapi memerlukan peningkatan sarana prasarana, pemerataan guru, penguatan kapasitas sekolah, serta sosialisasi kebijakan agar pemerataan mutu pendidikan dapat tercapaisecara berkelanjutan.\u003Cbr>Kata Kunci: kebijakan zonasi, pemerataan pendidikan, keadilan Islam, kualitas input, persepsi masyarakat |\n\n| Kecamatan | 2019 (PraZonasi) | 2024 (PascaZonasi) | Persentase\u003Cbr>Perubahan | Keterangan |\n| --- | --- | --- | --- | --- |\n| Praya | 410 | 350 | -15% | Siswa tersebar ke daerah pinggiran |\n| Batukliang | 180 | 260 | +44% | Ada peningkatan minatmasuk |\n| Kopang | 160 | 230 | +43% | Infrastruktur sekolah membaik |\n| Pringgarata | 150 | 220 | +46% | Penambahan guru dan ruang\u003Cbr>kelas |\n| Janapria | 175 | 240 | +37% | Akses jalan ke sekolah lebih baik |\n\n\n| Kecamatan | Nilai Ratarata | Standar Deviasi | Keterangan |\n| --- | --- | --- | --- |\n| Praya | 82,5 | 4,3 | Sekolah dengan fasilitas lengkap |\n| Batukliang | 77,2 | 5,1 | Mulai ada peningkatan input akademik |\n| Kopang | 74,3 | 6,4 | Banyaksiswaekonomi menengah bawah |\n| Pringgarata | 75,6 | 5,7 | Input beragam, mulai meningkat |\n| Janapria | 73,9 | 6,8 | Perlu p","cbCaijvXOHTEvhJf","https://ap.wps.com/l/cbCaijvXOHTEvhJf","pdf",467053,11,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Latar belakang kebijakan zonasi\n# Metode Penelitian\n## Pendekatan kualitatif deskriptif\n## Teknik pengumpulan data\n# Hasil dan Pembahasan\n## Dampak zonasi terhadap persebaran siswa dan heterogenitas input\n## Hambatan implementasi: fasilitas, guru, dan persepsi masyarakat\n## Implikasi perspektif pendidikan Islam\n# Rekomendasi\n## Perbaikan fasilitas dan pemerataan guru\n## Penguatan kapasitas sekolah dan sosialisasi kebijakan","[{\"question\":\"Apa tujuan utama penelitian tentang kebijakan zonasi SMP di Lombok Tengah?\",\"answer\":\"Penelitian bertujuan menganalisis implementasi kebijakan zonasi pada jenjang SMP di Kabupaten Lombok Tengah tahun ajaran 2024/2025 serta menelaah implikasinya terhadap keadilan pendidikan dalam perspektif Islam.\"},{\"question\":\"Bagaimana kebijakan zonasi memengaruhi pemerataan akses dan input siswa?\",\"answer\":\"Zonasi mendorong persebaran siswa lebih merata, meningkatkan heterogenitas input peserta didik, serta meminimalkan hambatan ekonomi dan geografis bagi keluarga.\"},{\"question\":\"Apa tantangan utama yang masih muncul dalam pelaksanaan kebijakan zonasi?\",\"answer\":\"Tantangan mencakup ketimpangan fasilitas sekolah pinggiran, distribusi guru yang belum merata, dan persepsi masyarakat yang beragam terhadap kualitas sekolah, termasuk pengaruh paradigma “sekolah unggulan”.\"},{\"question\":\"Bagaimana kesesuaian kebijakan zonasi dengan perspektif pendidikan Islam?\",\"answer\":\"Kebijakan zonasi sejalan dengan prinsip ʿadl (keadilan), musawah (kesetaraan), dan maslahah (kemaslahatan umum), menekankan akses pendidikan yang inklusif dan nondiskriminatif.\"}]","Analisis Implementasi Kebijakan Zonasi SMP di Kabupaten Lombok Tengah Tahun Ajaran 2024/2025 dalam Perspektif Islam - Pemerataan Keadilan Pendidikan | PDF",17]