[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-199628-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":81,"doc-detail-199628-id":128},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":74,"head_meta":76,"extra_data":78,"updated_unix":80},113,"id","analisis-perkembangan-kebijakan-sistem-zonasi-padapenerimaan-peserta-didik-baru-ppdb","ANALISIS PERKEMBANGAN KEBIJAKAN SISTEM ZONASI PADAPENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB)","","Penelitian ini menganalisis perkembangan kebijakan sistem zonasi pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) serta implikasinya. Metode yang digunakan adalah literature review melalui pengumpulan dan evaluasi data, teori, serta hasil penelitian yang relevan dengan pertanyaan riset. Hasil menunjukkan kebijakan terus mengalami penyesuaian untuk menciptakan akses pendidikan yang lebih adil dan merata, dengan tujuan mengurangi diskriminasi dan meningkatkan kualitas. Penyesuaian mencakup fleksibilitas penentuan zona dan kuota penerimaan, termasuk penguatan sekolah di tiap zona.",{"@graph":14,"@context":73},[15,34,56],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/","Penelitian & Laporan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/analisis-perkembangan-kebijakan-sistem-zonasi-padapenerimaan-peserta-didik-baru-ppdb/199628/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/analisis-perkembangan-kebijakan-sistem-zonasi-padapenerimaan-peserta-didik-baru-ppdb/199628.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Caleb Sterling","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-09-30","2026-09-04",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":55},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",7,{"@type":57,"mainEntity":58},"FAQPage",[59,65,69],{"name":60,"@type":61,"acceptedAnswer":62},"Apa tujuan utama kebijakan sistem zonasi dalam PPDB?","Question",{"text":63,"@type":64},"Kebijakan zonasi bertujuan membuat penyelenggaraan PPDB lebih obyektif, akuntabel, transparan, tidak diskriminatif, dan berkeadilan, serta meningkatkan kualitas pendidikan di berbagai lapisan masyarakat.","Answer",{"name":66,"@type":61,"acceptedAnswer":67},"Bagaimana kebijakan sistem zonasi dijalankan di Indonesia menurut naskah?",{"text":68,"@type":64},"Kebijakan PPDB sistem zonasi tertuang dalam Permendikbud Nomor 17 Tahun 2017 dan Permendikbud Nomor 14 Tahun 2018 yang berlaku untuk Dinas Pendidikan Kota dan Kabupaten di Indonesia, mencakup ketentuan dari persyaratan, seleksi, hingga penetapan jumlah siswa dan ruang kelas.",{"name":70,"@type":61,"acceptedAnswer":71},"Apa implikasi positif dan negatif yang dibahas terkait sistem zonasi?",{"text":72,"@type":64},"Implikasi positif meliputi peningkatan akses pendidikan bagi peserta didik baru dan pemerataan kesempatan belajar yang adil. Implikasi negatif mencakup keterbatasan pilihan sekolah, kurangnya pengakuan bagi peserta didik berprestasi, serta motivasi belajar yang berkurang akibat persaingan yang tidak berbeda dengan jenjang sebelumnya.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":75,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":77,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":79,"site_id":7},199628,1788506540,{"code":4,"msg":82,"data":83},"success",[84,89,93,97,101,105,108,112,116,120,124],{"id":85,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":86,"show_sort_weight":87,"slug":88},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":90,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":91,"show_sort_weight":87,"slug":92},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":95,"show_sort_weight":87,"slug":96},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":98,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":99,"show_sort_weight":87,"slug":100},51,"Komik","comic",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":103,"show_sort_weight":87,"slug":104},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":87,"slug":107},54,"research-report",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":110,"show_sort_weight":87,"slug":111},49,"Sastra","literature",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":114,"show_sort_weight":87,"slug":115},52,"Teknologi","technology",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":118,"show_sort_weight":87,"slug":119},50,"Ujian","exam",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":122,"show_sort_weight":87,"slug":123},57,"Umum","general",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":126,"show_sort_weight":4,"slug":127},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":82,"data":129},{"doc_id":79,"user_id":130,"nickname":42,"user_avatar":131,"doc_module":4,"category_id":106,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":132,"file_id":133,"file_url":134,"file_type":135,"file_size":136,"view_count":55,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":137,"language":138,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":139,"faqs":140,"seo_title":141,"seo_description":12,"update_tm":80,"read_time":142},962084925290,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_085a072bc5b1113ac321206ff7593b45","MIMBAR: Jurnal Manajemen dan Keilmuan Madrasah Ibtidaiyah Ar-Rosyid  \nVolume. 1, Number. 2, Agustus 2026 p-ISSN : xxxx-xxxx, e-ISSN : xxxx-xxxx  \nHlm : 58-75  \n[https://ejournal.staiarrosyid.ac.id/index.php/mimbar/index](https://ejournal.staiarrosyid.ac.id/index.php/mimbar/index)  \nANALISIS PERKEMBANGAN KEBIJAKAN SISTEM ZONASI PADAPENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB)  \nRizal Hadi  \nUIN Maulana Malik Ibrahim, Malang, Surabaya  \n[rizalhadi024@gmail.com](rizalhadi024@gmail.com)  \nM Rifqi Zam zami  \nSekolah Tinggi Agama Islam Ar-Rosyid, Surabaya, Indonesia [rifqizami1@gmail.com](rifqizami1@gmail.com)  \nAbstract  \nThis study aims to analyze the evolution of the zoning system policy for new student admissions (PPDB) and its implications. A literature review method was employed, involving the collection and evaluation of data, theories, and research findings, alongside an analysis of journal articles relevant to the pre-structured research questions. The results indicate that the zoning system policy for new student admissions in Indonesia continues to evolve to ensure fairer and more equitable access to education. With the primary goal of eliminating discrimination and enhancing educational quality across all segments of society, the policy has undergone several adjustments, including increased flexibility regarding zone delineation and student admission quotas. The government is striving to strengthen schools within each zone to ensure the delivery of high-quality education, thereby providing every child with an equal opportunity to receive a proper education regardless of their background or geographical location. Positive implications of the zoning system include improved access to education for new students and the promotion of equitable educational opportunities. Conversely, negative implications include the inability of prospective students to choose their preferred schools, a lack of recognition for high-achieving students, limited access to highquality schools, and reduced student learning motivation resulting from classroom competition that mirrors that of previous educational levels.Keywords: Education Policy, Zoning System, New Student Admission (PPDB)  \nAbstrak  \nTujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis perkembangan kebijakan sistem zonasi padapenerimaan peserta didik baru (PPDB) beserta implikasinya. Penelitian ini menggunakan metode literature review dengan menghimpun keterangan data/informasi, melaksanakan evaluasi pada data-data, teori, laporan/hasil penelitian serta menganalisis hasil notifikasi artikel jurnal penelitian tersangkut pertanyaan peneliti yang telah terstruktur sebelumnya. Hasil penelitian menunjukan Kebijakan sistem zonasi dalam Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB)  \ndi Indonesia terus berkembang untuk memastikan distribusi yang lebih adil dan merata dalam akses pendidikan. Dengan tujuan utama untuk menghilangkan diskriminasi dan meningkatkan kualitas pendidikan di semua lapisan masyarakat, kebijakan ini telah mengalami beberapa penyesuaian, termasuk fleksibilitas dalampenentuan zona dan proporsi penerimaan siswa. Pemerintah berupaya untuk memperkuat sekolah sekolah di setiap zona agar dapat memberikan pendidikan berkualitas tinggi, sehingga setiap anak memiliki kesempatan yang sama untukmendapatkan pendidikan yang layak tanpa memandang latar belakang atau lokasi geografis mereka. Adapun implikasi positif dari kebijakan sistem zonasi, pesertadidik baru memperoleh akses pendidikan dan terjadinya pemerataan pendidikanyang berkeadilan. Sedangkan implikasi negatif dari kebijakan sistem zonasi mengakibatkan calon peserta didik baru tidak bisa memilih sekolah yang sesuaiharapan dan bagi calon peserta didik yang berprestasi kurang mendapat penghargaan, peserta didik baru tidak bisa memilih sekolah yang berkualitas, dan motivasi belajar siswa yang rendah karena persaingan di dalam kelas sama dengan jenjang sebelumnya.  \nKata Kunci: Kebijakan Pendidikan, Sistem Zonasi, Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB","cbCaiaTD7pwCfjtI","https://ap.wps.com/l/cbCaiaTD7pwCfjtI","pdf",272895,18,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Latar belakang pemerataan mutu pendidikan\n## Dasar kebijakan PPDB sistem zonasi\n## Permasalahan di lapangan: perspektif masyarakat dan pemerintah\n## Dampak sistem zonasi pada pilihan sekolah dan prestasi","[{\"question\":\"Apa tujuan utama kebijakan sistem zonasi dalam PPDB?\",\"answer\":\"Kebijakan zonasi bertujuan membuat penyelenggaraan PPDB lebih obyektif, akuntabel, transparan, tidak diskriminatif, dan berkeadilan, serta meningkatkan kualitas pendidikan di berbagai lapisan masyarakat.\"},{\"question\":\"Bagaimana kebijakan sistem zonasi dijalankan di Indonesia menurut naskah?\",\"answer\":\"Kebijakan PPDB sistem zonasi tertuang dalam Permendikbud Nomor 17 Tahun 2017 dan Permendikbud Nomor 14 Tahun 2018 yang berlaku untuk Dinas Pendidikan Kota dan Kabupaten di Indonesia, mencakup ketentuan dari persyaratan, seleksi, hingga penetapan jumlah siswa dan ruang kelas.\"},{\"question\":\"Apa implikasi positif dan negatif yang dibahas terkait sistem zonasi?\",\"answer\":\"Implikasi positif meliputi peningkatan akses pendidikan bagi peserta didik baru dan pemerataan kesempatan belajar yang adil. Implikasi negatif mencakup keterbatasan pilihan sekolah, kurangnya pengakuan bagi peserta didik berprestasi, serta motivasi belajar yang berkurang akibat persaingan yang tidak berbeda dengan jenjang sebelumnya.\"}]","ANALISIS PERKEMBANGAN KEBIJAKAN SISTEM ZONASI PADAPENERIMAAN PESERTA DIDIK BARU (PPDB) | PDF",28]