[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-227766-113":53,"doc-detail-227766-id":131},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":124,"head_meta":126,"extra_data":128,"updated_unix":130},113,"id","al-madaris-vol-4-no-2-2023-effectiveness-of-the-arias-learning-model-instructional-design","Al-Madãris - VOL. 4, NO. 2, 2023 - EFEKTIVITAS DESAIN MODEL PEMBELAJARAN ARIAS","","Kurangnya kepercayaan diri siswa saat proses pembelajaran berdampak pada ketakutan untuk menghasilkan ide, sehingga diperlukan model pembelajaran yang mampu meningkatkan kemampuan berpikir kreatif. Penelitian ini bertujuan mengetahui efektivitas model pembelajaran ARIAS terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa. Penelitian kuantitatif dengan pendekatan eksperimen melibatkan 40 siswa kelas IV (20 kelas eksperimen dan 20 kelas kontrol) menggunakan pretest-posttest dan analisis SPSS 25. Uji hipotesis memakai uji-t, hasil t_hitung=2,882 lebih besar dari t_tabel=1,686 pada α=0,05, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima; model ARIAS efektif dalam memperkuat kemampuan berpikir kreatif dan meningkatkan hasil belajar.",{"@graph":63,"@context":123},[64,81,102],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":31,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/al-madaris-vol-4-no-2-2023-effectiveness-of-the-arias-learning-model-instructional-design/227766/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/al-madaris-vol-4-no-2-2023-effectiveness-of-the-arias-learning-model-instructional-design/227766.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Dozel","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-04","2026-09-10",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":80},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",{"@type":103,"mainEntity":104},"FAQPage",[105,111,115,119],{"name":106,"@type":107,"acceptedAnswer":108},"Apa tujuan penelitian tentang model pembelajaran ARIAS?","Question",{"text":109,"@type":110},"Penelitian bertujuan mengetahui efektivitas model pembelajaran ARIAS terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa.","Answer",{"name":112,"@type":107,"acceptedAnswer":113},"Bagaimana rancangan penelitian dan pengambilan sampel dilakukan?",{"text":114,"@type":110},"Penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan eksperimen. Populasi 40 siswa kelas IV dibagi menjadi 20 siswa kelas eksperimen dan 20 siswa kelas kontrol, dengan sampling random sampling.",{"name":116,"@type":107,"acceptedAnswer":117},"Apa hasil uji hipotesis pada penelitian ini?",{"text":118,"@type":110},"Hasil menunjukkan t_hitung=2,882 lebih besar daripada t_tabel=1,686 pada signifikansi 0,05, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima.",{"name":120,"@type":107,"acceptedAnswer":121},"Mengapa kemampuan berpikir kreatif dianggap penting dalam pendidikan?",{"text":122,"@type":110},"Kemampuan berpikir kreatif menumbuhkan gagasan, membangun hubungan yang saling berkaitan, serta membantu memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari dan mendorong kemajuan.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":125,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":127,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":129,"site_id":56},227766,1789014724,{"code":4,"msg":5,"data":132},{"doc_id":129,"user_id":133,"nickname":89,"user_avatar":134,"doc_module":4,"category_id":30,"category_name":31,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":135,"file_id":136,"file_url":137,"file_type":138,"file_size":139,"view_count":80,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":140,"language":141,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":142,"faqs":143,"seo_title":144,"seo_description":61,"update_tm":130,"read_time":145},962085662650,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_29158cc5080c5b710cf443261637dec0","Al-Madãris  \nVOL. 4, NO. 2, 2023 E-ISSN: 2745-9950  \n[https://journal.staijamitar.ac.id/index.php/almadaris](https://journal.staijamitar.ac.id/index.php/almadaris)  \nEFEKTIVITAS DESAIN MODEL PEMBELAJARAN  \nARIAS  \nJulrissani  \nProdi PGMISTAI Jamiatut TarbiyahLhoksukon[jjulrissani@gmail.com](jjulrissani@gmail.com)  \nSetiawan  \nProdi Tadris Matematika Institut Agama Islam Negeri Lhokseumawe  \n[Setiawan887@gmail.com](Setiawan887@gmail.com)  \nAbstract  \nStudents' lack of self-confidence in learning results in fear of generating an idea. So there is a need for learning models that can improve students' creative thinking abilities, one of which is the ARIAS learning model to awaken the abilities of active students. This research aims to determine the effectiveness of the ARIAS learning model on students'creative thinking abilities. This type of research is quantitative with an experimental approach. The population in this study was in class IV, totaling 40 people. Divided into 20 students in the experimental class and 20 students in the control class. Sampling in this research used random sampling. Data collection techniques used test techniques in this research in the form of pretest and posttest with analysis using SPSS 25. Hypothesis testing used Uji-t. Based on the research results obtained tcount = 2,882 > ttable = 1,686 at a significance level of 0.05, which means that Ho is rejected and Ha is accepted. It can be concluded that the ARIAS learning model is effective in strengthening students'creative thinking so as to produce improved learning outcomes than before.  \nKeywords: ARIAS learning model, creative thinking skills, learning outcomes  \nA. Pendahuluan  \nPraktik dalam Dunia Pendidikan tidak terlepas dari kata berfikir kritis hal ini dilakukan untuk mengali potensi-potensi pemikiran yang ada pada diriseseorang. Dari kegiatan pemikiran tersebut akan lahir yang namanya kreatif. kreatif merupakan kemampuan seseorang dalam melihat persoalan dari banyak perfektif Sehingga menghasilkan banyak alternatif untuk memecahkan suatumasalah. Berfikir kreatif dapat terwujud dimana saja dan oleh siapa saja, tidak  \ntergantung pada usia, jenis kelamin, atau tinggkat pendidikan tertentu(Nurjan, 2018) .  \nUpaya untuk meningkatkan kemampuan berfikir kreatif pada diri siswatidak terlepas dari adanya interaksi yang baik antara siswa dengan guru dalamproses pembelajaran. Guru harus memikirkan bagaimana cara terjadinya interaksi yang aktif dimana tercipta suatu lingkungan belajar yang dapat menguatkankemampuan berfikir kreatif siswa. Kemampuan berpikir kreatif dapat meningkatkan pemahaman dan mempertajam bagian-bagian otak yang berhubungan dengan kognitif murni. Ketika kemampuan berpikir kreatif berkembang maka akan melahirkan gagasan (ide), menemukan hubungan yang saling berkaitan, membuat dan melakukan imajinasi, serta mempunyai banyak perspektif terhadap suatu hal.  \nKemajuan manusia dalam hal penelusuran, pengembangan, dan penemuanpenemuan baru dalam bidang ilmu pengetahuan dan teknologi yang hadir sekarang ini serta dalam semua bidang usaha manusia lainnya, hal tersebut hadirkarena adanya Kemampuan berpikir kreatif diperlukan untuk mengembangkan diri manusia dalam memecahkan masalah-masalah yang dihadapi dalam kehidupan sehari-hari. Tanpa kemampuan berpikir kreatif, seseorang tidak akan menemukan jawaban untuk mengatasi permasalahannya sehingga dimungkinkantidak akan pernah terjadi kemajuan dalam hidupnya (Santoso, 2011) .  \nMengkaji Kembali Hasil PISA sebagai Pendekatan Inovasi Pembelajaran untuk Peningkatan Kompetensi Literasi dan Numerasi di indonesia, hal ini dapat menjadi acuan untuk kita mencari beberapa cara penyelesaian sehingga kitadapat menakhlukkan hasil survey tersebut agar setara dengan pendidikan yang ada di belahan negara lainnya. Programme for International Student Assessment (PISA) program yang di bawa oleh Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) adalah suatu studi untuk mengevaluasi sistem pendidikan y","cbCaiby5CyCJYDMX","https://ap.wps.com/l/cbCaiby5CyCJYDMX","pdf",230737,10,"Indonesian","# Pendahuluan\n## Latar belakang berpikir kritis dan kreatif\n## Pentingnya interaksi siswa-guru\n## Kebutuhan kemampuan berpikir kreatif\n## Kajian PISA sebagai pendekatan inovasi pembelajaran","[{\"question\":\"Apa tujuan penelitian tentang model pembelajaran ARIAS?\",\"answer\":\"Penelitian bertujuan mengetahui efektivitas model pembelajaran ARIAS terhadap kemampuan berpikir kreatif siswa.\"},{\"question\":\"Bagaimana rancangan penelitian dan pengambilan sampel dilakukan?\",\"answer\":\"Penelitian kuantitatif menggunakan pendekatan eksperimen. Populasi 40 siswa kelas IV dibagi menjadi 20 siswa kelas eksperimen dan 20 siswa kelas kontrol, dengan sampling random sampling.\"},{\"question\":\"Apa hasil uji hipotesis pada penelitian ini?\",\"answer\":\"Hasil menunjukkan t_hitung=2,882 lebih besar daripada t_tabel=1,686 pada signifikansi 0,05, sehingga Ho ditolak dan Ha diterima.\"},{\"question\":\"Mengapa kemampuan berpikir kreatif dianggap penting dalam pendidikan?\",\"answer\":\"Kemampuan berpikir kreatif menumbuhkan gagasan, membangun hubungan yang saling berkaitan, serta membantu memecahkan masalah dalam kehidupan sehari-hari dan mendorong kemajuan.\"}]","Al-Madãris - VOL. 4, NO. 2, 2023 - EFEKTIVITAS DESAIN MODEL PEMBELAJARAN ARIAS | PDF",15]