[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"detail-sidebar-cat-0-id-113":3,"doc-seo-448145-113":53,"doc-detail-448145-id":127},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",[7,13,17,21,25,29,33,37,41,45,49],{"id":8,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":10,"show_sort_weight":11,"slug":12},55,"Document","Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":14,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":15,"show_sort_weight":11,"slug":16},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":18,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":19,"show_sort_weight":11,"slug":20},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":22,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":23,"show_sort_weight":11,"slug":24},51,"Komik","comic",{"id":26,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":27,"show_sort_weight":11,"slug":28},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":30,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":31,"show_sort_weight":11,"slug":32},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":34,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":35,"show_sort_weight":11,"slug":36},49,"Sastra","literature",{"id":38,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":39,"show_sort_weight":11,"slug":40},52,"Teknologi","technology",{"id":42,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":43,"show_sort_weight":11,"slug":44},50,"Ujian","exam",{"id":46,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":47,"show_sort_weight":11,"slug":48},57,"Umum","general",{"id":50,"doc_module":4,"doc_module_name":9,"category_name":51,"show_sort_weight":4,"slug":52},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":54,"data":55},"ok",{"site_id":56,"language":57,"slug":58,"title":59,"keywords":60,"description":61,"schema_data":62,"social_meta":120,"head_meta":122,"extra_data":124,"updated_unix":126},113,"id","adulthood-is-a-choice-maturity-in-thought-and-responsibility","Dewasa Itu Pilihan - Kedewasaan Secara Pemikiran dan Pertanggungjawaban","","Dokumen ini menyajikan analisis mendalam mengenai konsep kedewasaan dari berbagai perspektif, khususnya membandingkan pendekatan media sosial, hukum negara, dan syariat Islam. Melalui kerangka kerja Matriks Diagnostik Kedewasaan, materi ini menyoroti bagaimana setiap sistem menentukan standar perilaku dan tanggung jawab seseorang. Penekanan utama diletakkan pada konsep Mukallaf dalam Islam, di mana kedewasaan ditandai dengan tercapainya usia baligh, yang memicu konsekuensi pertanggungjawaban amal perbuatan di hadapan Tuhan. Selain itu, dokumen ini mengajak audiens untuk merenungkan pentingnya kebangkitan intelektual dan iman sebagai kunci kemajuan umat, dengan merujuk pada teladan sejarah para cendekiawan masa lalu. Dengan mengintegrasikan akal dan wahyu, individu didorong untuk memahami bahwa kedewasaan sejati bukan sekadar tanda biologis, melainkan sebuah pilihan sadar untuk hidup bertanggung jawab dan bermakna dalam bingkai nilai-nilai spiritual yang luhur demi mencapai keseimbangan hidup yang berkelanjutan.",{"@graph":63,"@context":119},[64,81,102],{"@type":65,"itemListElement":66},"BreadcrumbList",[67,72,75,78],{"item":68,"name":69,"@type":70,"position":71},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":73,"name":9,"@type":70,"position":74},"https://docshare.wps.com/id/document/",2,{"item":76,"name":10,"@type":70,"position":77},"https://docshare.wps.com/id/document/agama-spiritualitas/",3,{"item":79,"name":59,"@type":70,"position":80},"https://docshare.wps.com/id/document/adulthood-is-a-choice-maturity-in-thought-and-responsibility/448145/",4,{"url":79,"name":59,"@type":82,"image":83,"author":88,"headline":59,"publisher":91,"fileFormat":94,"inLanguage":57,"description":61,"dateModified":95,"datePublished":96,"encodingFormat":94,"isAccessibleForFree":97,"interactionStatistic":98},"DigitalDocument",{"url":84,"@type":85,"width":86,"height":87},"https://docshare.wps.com/thumbnails/adulthood-is-a-choice-maturity-in-thought-and-responsibility/448145.png","ImageObject",300,407,{"name":89,"@type":90},"Fahsai","Person",{"url":68,"name":92,"@type":93},"DocShare","Organization","application/vnd.openxmlformats-officedocument.presentationml.presentation","2026-10-01","2026-09-29",true,{"@type":99,"interactionType":100,"userInteractionCount":71},"InteractionCounter",{"@type":101},"ViewAction",{"@type":103,"mainEntity":104},"FAQPage",[105,111,115],{"name":106,"@type":107,"acceptedAnswer":108},"Apa saja parameter utama dalam membandingkan konsep kedewasaan?","Question",{"text":109,"@type":110},"Parameter yang digunakan meliputi indikator utama, standar aturan yang berlaku, dan konsekuensi akhir bagi individu yang telah dianggap dewasa menurut media sosial, hukum negara, dan syariat Islam.","Answer",{"name":112,"@type":107,"acceptedAnswer":113},"Bagaimana Islam mendefinisikan kedewasaan (status Mukallaf)?",{"text":114,"@type":110},"Dalam Islam, kedewasaan atau status Mukallaf dimulai saat seseorang mencapai usia baligh (ditandai dengan ihtilam bagi laki-laki atau haid bagi perempuan) dan memiliki akal yang berfungsi, sehingga segala pilihannya tercatat sebagai amal perbuatan.",{"name":116,"@type":107,"acceptedAnswer":117},"Mengapa kedewasaan biologis dianggap tidak cukup bagi kebangkitan umat?",{"text":118,"@type":110},"Kedewasaan biologis dianggap tidak bermakna tanpa dibarengi dengan kebangkitan intelektual, karena kemajuan umat sangat bergantung pada penggunaan akal dan iman yang maksimal, sebagaimana ditunjukkan oleh cendekiawan muslim masa lalu.","https://schema.org",{"og:url":79,"og:type":121,"og:title":59,"og:site_name":92,"og:description":61},"article",{"robots":123,"canonical":79},"index,follow",{"doc_id":125,"site_id":56},448145,1790852501,{"code":4,"msg":5,"data":128},{"doc_id":125,"user_id":129,"nickname":89,"user_avatar":130,"doc_module":4,"category_id":8,"category_name":10,"doc_title":59,"doc_description":61,"doc_content":60,"file_id":131,"file_url":132,"file_type":133,"file_size":134,"view_count":71,"is_deleted":4,"is_public":71,"is_downloadable":71,"audit_status":71,"page_count":135,"language":136,"language_code":57,"site_id":56,"html_lang":57,"table_of_contents":137,"faqs":138,"seo_title":139,"seo_description":61,"update_tm":140,"read_time":141},549768702563,"https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/8000c4aa63b76e948b?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1786536092046926083","cbCaikmnWTTG4lnj","https://ap.wps.com/l/cbCaikmnWTTG4lnj","pptx",17578232,12,"Indonesian","# Matriks Diagnostik Kedewasaan\n## Perspektif Media, Hukum, dan Syariat\n# Obor Pemikiran: Kebangkitan Umat\n## Pentingnya Integritas Intelektual\n# Hakikat Mukallaf: Terangkatnya Pena\n## Definisi Baligh dan Tanggung Jawab Hukum","[{\"question\":\"Apa saja parameter utama dalam membandingkan konsep kedewasaan?\",\"answer\":\"Parameter yang digunakan meliputi indikator utama, standar aturan yang berlaku, dan konsekuensi akhir bagi individu yang telah dianggap dewasa menurut media sosial, hukum negara, dan syariat Islam.\"},{\"question\":\"Bagaimana Islam mendefinisikan kedewasaan (status Mukallaf)?\",\"answer\":\"Dalam Islam, kedewasaan atau status Mukallaf dimulai saat seseorang mencapai usia baligh (ditandai dengan ihtilam bagi laki-laki atau haid bagi perempuan) dan memiliki akal yang berfungsi, sehingga segala pilihannya tercatat sebagai amal perbuatan.\"},{\"question\":\"Mengapa kedewasaan biologis dianggap tidak cukup bagi kebangkitan umat?\",\"answer\":\"Kedewasaan biologis dianggap tidak bermakna tanpa dibarengi dengan kebangkitan intelektual, karena kemajuan umat sangat bergantung pada penggunaan akal dan iman yang maksimal, sebagaimana ditunjukkan oleh cendekiawan muslim masa lalu.\"}]","Dewasa Itu Pilihan - Kedewasaan Secara Pemikiran dan Pertanggungjawaban | PPTX",1790725711,18]