[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-seo-229028-113":3,"detail-sidebar-cat-0-id-113":80,"doc-detail-229028-id":127},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"ok",{"site_id":7,"language":8,"slug":9,"title":10,"keywords":11,"description":12,"schema_data":13,"social_meta":73,"head_meta":75,"extra_data":77,"updated_unix":79},113,"id","action-research-strengthening-merah-putih-village-cooperative-based-on-readiness-governance-and-market-access-research-proposal-framework","Action Research Penguatan Koperasi Desa Merah Putih Berbasis Readiness, Tata Kelola, dan Akses Pasar - Kerangka Proposal Penelitian","","Penelitian action research ini merancang dan menguji intervensi terbatas untuk memperkuat Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) agar berfungsi sebagai sistem bisnis kolektif yang “hidup”. Fokusnya pada peningkatan indikator transaksi anggota, cash flow, mutu produk, tata kelola, serta akses pasar melalui pendekatan readiness, institutional fit, dan staged support. Kegiatan berlangsung dalam dua siklus tindakan-evaluasi-refleksi, menggunakan need assessment, uji tindakan, dan evaluasi dampak untuk menyusun model penguatan KDMP yang adaptif serta rekomendasi kebijakan berbasis bukti.",{"@graph":14,"@context":72},[15,34,55],{"@type":16,"itemListElement":17},"BreadcrumbList",[18,23,27,31],{"item":19,"name":20,"@type":21,"position":22},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",1,{"item":24,"name":25,"@type":21,"position":26},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":28,"name":29,"@type":21,"position":30},"https://docshare.wps.com/id/document/penelitian-laporan/","Penelitian & Laporan",3,{"item":32,"name":10,"@type":21,"position":33},"https://docshare.wps.com/id/document/action-research-strengthening-merah-putih-village-cooperative-based-on-readiness-governance-and-market-access-research-proposal-framework/229028/",4,{"url":32,"name":10,"@type":35,"image":36,"author":41,"headline":10,"publisher":44,"fileFormat":47,"inLanguage":8,"description":12,"dateModified":48,"datePublished":49,"encodingFormat":47,"isAccessibleForFree":50,"interactionStatistic":51},"DigitalDocument",{"url":37,"@type":38,"width":39,"height":40},"https://docshare.wps.com/thumbnails/action-research-strengthening-merah-putih-village-cooperative-based-on-readiness-governance-and-market-access-research-proposal-framework/229028.png","ImageObject",300,407,{"name":42,"@type":43},"Dipper","Person",{"url":19,"name":45,"@type":46},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-10-06","2026-09-10",true,{"@type":52,"interactionType":53,"userInteractionCount":33},"InteractionCounter",{"@type":54},"ViewAction",{"@type":56,"mainEntity":57},"FAQPage",[58,64,68],{"name":59,"@type":60,"acceptedAnswer":61},"Apa tujuan utama penelitian action research tentang KDMP ini?","Question",{"text":62,"@type":63},"Mengidentifikasi kebutuhan nyata dan tingkat kesiapan KDMP, menguji intervensi terbatas untuk memperbaiki kinerja, mengevaluasi dampak pada indikator “koperasi hidup”, serta menyusun rekomendasi model penguatan yang adaptif berbasis konteks lokal.","Answer",{"name":65,"@type":60,"acceptedAnswer":66},"Bagaimana desain dan siklus penelitian dilakukan?",{"text":67,"@type":63},"Penelitian memakai community-based participatory action research dengan tahapan identifikasi masalah, pengumpulan data, pelaksanaan tindakan, evaluasi, refleksi, dan perumusan tindak lanjut. Ada dua siklus: siklus 1 berisi need assessment dan tindakan intervensi, lalu refleksi; siklus 2 menyesuaikan tindakan berdasarkan evaluasi siklus pertama dan menyusun model yang lebih efektif.",{"name":69,"@type":60,"acceptedAnswer":70},"Indikator keberhasilan apa yang digunakan untuk menilai dampak intervensi?",{"text":71,"@type":63},"Indikator meliputi jumlah anggota aktif bertransaksi, volume usaha koperasi, keteraturan pembukuan dan arus kas, jumlah buyer/kontrak, persentase produk lolos grading, margin harga yang diterima anggota, frekuensi rapat pengurus/RAT, serta tingkat kepuasan anggota.","https://schema.org",{"og:url":32,"og:type":74,"og:title":10,"og:site_name":45,"og:description":12},"article",{"robots":76,"canonical":32},"index,follow",{"doc_id":78,"site_id":7},229028,1789034945,{"code":4,"msg":81,"data":82},"success",[83,88,92,96,100,104,107,111,115,119,123],{"id":84,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":85,"show_sort_weight":86,"slug":87},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":89,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":90,"show_sort_weight":86,"slug":91},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":93,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":94,"show_sort_weight":86,"slug":95},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":97,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":98,"show_sort_weight":86,"slug":99},51,"Komik","comic",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":102,"show_sort_weight":86,"slug":103},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":29,"show_sort_weight":86,"slug":106},54,"research-report",{"id":108,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":109,"show_sort_weight":86,"slug":110},49,"Sastra","literature",{"id":112,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":113,"show_sort_weight":86,"slug":114},52,"Teknologi","technology",{"id":116,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":117,"show_sort_weight":86,"slug":118},50,"Ujian","exam",{"id":120,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":121,"show_sort_weight":86,"slug":122},57,"Umum","general",{"id":124,"doc_module":4,"doc_module_name":25,"category_name":125,"show_sort_weight":4,"slug":126},181,"Formulir","formulir",{"code":4,"msg":81,"data":128},{"doc_id":78,"user_id":129,"nickname":42,"user_avatar":130,"doc_module":4,"category_id":105,"category_name":29,"doc_title":10,"doc_description":12,"doc_content":131,"file_id":132,"file_url":133,"file_type":134,"file_size":135,"view_count":33,"is_deleted":4,"is_public":22,"is_downloadable":22,"audit_status":22,"page_count":30,"language":136,"language_code":8,"site_id":7,"html_lang":8,"table_of_contents":137,"faqs":138,"seo_title":139,"seo_description":12,"update_tm":79,"read_time":140},1374404997633,"https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_a8503ba1806abce46bf441b54a3ca4cd","Proposal penelitian action research tentang KDMP Kerangka Proposal Penelitian  \nAction Research Penguatan Koperasi Desa Merah Putih Berbasis Readiness, Tata Kelola, dan Akses Pasar  \nJudul  \nAction Research Penguatan Koperasi Desa Merah Putih sebagai Sistem Bisnis Kolektif: Need Assessment, Uji Tindakan, dan Evaluasi Kinerja Koperasi  \nLatar Belakang  \nKoperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) diharapkan menjadi instrumen penguatan ekonomi lokal, pemotongan rantai pasok, dan peningkatan posisi tawar produsen kecil. Namun, dalam praktiknya, banyak koperasi menghadapi tantangan berupa model bisnis yang belum jelas, anggota yang belum aktif bertransaksi, tata kelola yang lemah, serta keterbatasan hubungan pasar. Karena itu, ukuran keberhasilan tidak cukup berhenti pada jumlah koperasi yang dibentuk, tetapi harus diarahkan pada indikator “koperasi hidup”, seperti transaksianggota, cash flow, mutu, dan hubungan pasar. Selain itu, penguatan KDMP perlu berbasis readiness, institutional fit, dan staged support agar investasi aset tidak mendahului arus bisnis yang riil.  \nRumusan Masalah  \nBagaimana merancang dan menguji tindakan yang efektif untuk meningkatkan keberlanjutan operasional KDMP, khususnya dalam hal transaksi anggota, tata kelola, mutu produk, dan aksespasar?  \nTujuan Penelitian  \n1. Mengidentifikasi kebutuhan nyata (need assessment) dan tingkat kesiapan KDMP.  \n2. Menguji tindakan/intervensi terbatas untuk memperbaiki kinerja koperasi.  \n3. Mengevaluasi dampak tindakan terhadap indikator “koperasi hidup”.  \n4. Menyusun rekomendasi model penguatan KDMP yang adaptif dan berbasis kontekslokal.  \nLokasi dan Unit Analisis  \nPenelitian dilakukan pada 6 KDMP di dua kabupaten/kota yang memiliki karakteristik berbeda, misalnya 3 KDMP desa dan 3 KDMP kelurahan. Unit analisis meliputi pengurus, pengawas, anggota koperasi, pelaku usaha lokal, dan buyer potensial.  \nMetode dan Desain Action Research  \nPenelitian menggunakan pendekatan community-based participatory action research, denganmelibatkan pengurus, anggota, pendamping, dan pemangku kepentingan lokal sejak tahap identifikasi masalah, pengumpulan data, pelaksanaan tindakan, evaluasi, hingga perumusantindak lanjut. Instrumen pengumpulan data meliputi kuesioner, wawancara, FGD, observasi, catatan lapangan, serta dokumentasi transaksi koperasi.  \nSiklus Penelitian  \nSiklus 1:  \n(1) Identifikasi masalah awal;  \n(2) Survei need assessment mengenai komoditas unggulan, volume produksi, pola transaksianggota, kapasitas pengurus, pembukuan, buyer, dan logistik;  \n(3) Tindakan/intervensi pada kelompok perlakuan, misalnya: pelatihan pembukuan sederhana, SOP grading, pengaturan jadwal pasokan, dan kontrak uji coba dengan buyer;  \n(4) Evaluasi perubahan indikator transaksi, mutu, cash flow, dan partisipasi anggota;  \n(5) Refleksi dan redefinisi masalah.  \nSiklus 2:  \nBerdasarkan hasil evaluasi pertama, dilakukan penyesuaian tindakan, misalnya penguatan logistik, titik kumpul hasil panen, insentif mutu, atau digitalisasi pencatatan. Siklus ini diakhiri dengan reevaluasi dan penyusunan model penguatan yang lebih efektif. Skema ini sesuaidengan tahapan umum action research: problem identification – design a plan – take action – reflect– capture the learning.  \nContoh Tindakan yang Diuji  \n1. Pendampingan pembukuan dan cash book harian.  \n2. SOP mutu dan grading untuk 1–2 komoditas unggulan.  \n3. Kontrak pembelian bertahap dengan buyer lokal.  \n4. Sistem titik kumpul dan jadwal pickup hasil.  \n5. Forum evaluasi bulanan pengurus–anggota.  \nIndikator Keberhasilan  \n• jumlah anggota aktif bertransaksi,  \n• volume usaha koperasi,  \n• keteraturan pembukuan dan arus kas,  \n• jumlah buyer/kontrak yang terbentuk,  \n• persentase produk lolos grading,  \n• margin harga yang diterima anggota,  \n• frekuensi rapat pengurus/RAT,  \n• tingkat kepuasan anggota.  \nLuaran yang Diharapkan  \n1. Peta kebutuhan dan kesiapan KDMP.  \n2. Model intervensi praktis untuk penguatan koperasi hidup.  \n3. Rekomendasi kebijakan","cbCaiaWTibCvdbSj","https://ap.wps.com/l/cbCaiaWTibCvdbSj","pdf",90938,"Indonesian","# Latar Belakang\n# Rumusan Masalah\n# Tujuan Penelitian\n# Lokasi dan Unit Analisis\n# Metode dan Desain Action Research\n# Siklus Penelitian\n## Siklus 1\n## Siklus 2\n# Contoh Tindakan yang Diuji\n# Indikator Keberhasilan\n# Luaran yang Diharapkan\n# Hipotesis Tindakan","[{\"question\":\"Apa tujuan utama penelitian action research tentang KDMP ini?\",\"answer\":\"Mengidentifikasi kebutuhan nyata dan tingkat kesiapan KDMP, menguji intervensi terbatas untuk memperbaiki kinerja, mengevaluasi dampak pada indikator “koperasi hidup”, serta menyusun rekomendasi model penguatan yang adaptif berbasis konteks lokal.\"},{\"question\":\"Bagaimana desain dan siklus penelitian dilakukan?\",\"answer\":\"Penelitian memakai community-based participatory action research dengan tahapan identifikasi masalah, pengumpulan data, pelaksanaan tindakan, evaluasi, refleksi, dan perumusan tindak lanjut. Ada dua siklus: siklus 1 berisi need assessment dan tindakan intervensi, lalu refleksi; siklus 2 menyesuaikan tindakan berdasarkan evaluasi siklus pertama dan menyusun model yang lebih efektif.\"},{\"question\":\"Indikator keberhasilan apa yang digunakan untuk menilai dampak intervensi?\",\"answer\":\"Indikator meliputi jumlah anggota aktif bertransaksi, volume usaha koperasi, keteraturan pembukuan dan arus kas, jumlah buyer/kontrak, persentase produk lolos grading, margin harga yang diterima anggota, frekuensi rapat pengurus/RAT, serta tingkat kepuasan anggota.\"}]","Action Research Penguatan Koperasi Desa Merah Putih Berbasis Readiness, Tata Kelola, dan Akses Pasar - Kerangka Proposal Penelitian | PDF",5]