[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-42055-id":3,"doc-seo-42055-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},42055,1374391974468,"Eden","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_29158cc5080c5b710cf443261637dec0",56,"Gaya Hidup","MERAIH HIDUP BAHAGIA","Meraih Hidup Bahagia membahas kiat-kiat untuk meraih kebahagiaan hakiki yang dicari setiap manusia. Panduan langkah hidup diarahkan berlandaskan dalil Al-Qur’an dan petunjuk Nabi, dengan orientasi pada ketakwaan kepada Allah serta keridhaan-Nya. Materinya mencakup iman dan amal saleh, berbuat baik kepada sesama makhluk, kesibukan dalam pekerjaan atau ilmu yang bermanfaat, pengelolaan pikiran masa depan dan masa lalu, serta memperbanyak zikir dan menyadari nikmat Allah.","MERAIH HIDUP BAHAGIA  \n􀀇 ﻟﻮﺳﺎﺋﻞ 􀀍􀀇ﻔﻴﺪ 􀀁 ﻟﻠﺤﻴﺎ 􀀇 􀀁 ﻟﺴﻌﻴﺪ 􀀁  \nAbdur RAhman bin Nasir As-Sa’di  \nﻋﺒﺪ 􀀇 ﻟﺮ􀀙ﻦ ﺑﻦ ﻧﺎ 􀀇 􀀕 ﻟﺴﻌﺪ 􀀔  \nPenerjemah : ABDULLAH HAIDIR, Lc  \nﺗﺮ􀀜ﺔ: ﻋﺒﺪ 􀀇 ﷲ ﺣﻴﺪ 􀀟  \nMurajaah :  \nMUHAMMAD SAIFUDDIN  \nDR. MUH . MU’INUDINILLAH BASRI  \nERWANDI TARMIZI  \nMaktab Dakwah Dan Bimbingan Jaliyat Rabwah  \n􀀍􀀇ﻜﺘﺐ 􀀮􀀇ﻌﺎ 􀀭􀀫 ﻟﺘﻋﻮ􀀫 􀀁ﺗﻮﻋﻴﺔ 􀀪􀀇ﺎ 􀀩ﺎ 􀀨 ﺑﺎﻟﺮﺑﻮ􀀁 ﺑﻤﺪﻳﻨﺔ 􀀇 ﻟﺮﻳﺎ 􀀢  \n1431 – 2010  \nDAFTAR ISI  \nPengantar Cetakan Kedua Biografi Penulis Mukaddimah  \n1. Iman dan amal Saleh  \n2. Berbuat baik kepada sesama makhluk  \n3. Sibuk dengan pekerjaan atau ilmu yang bermanfaat  \n4. Memusatkan pikiran untuk melakukan pekerjaan hari ini dan tidak dihantui olehpikiran-pikiran masa depan atau kesedihan masa lalu  \n5. Memperbanyak zikir kepada Allah ta’ala  \n6. Sering menyebut nikmat-nikmat Allah, baik yang nampak maupun tersembunyi  \n7. Melihat orang-orang yang berada di bawahnya dan tidak melihat orang-orang yang ada di atasnya  \n8. Melupakan berbagai penderitaan masa lalu yang tidak dapat ditolak  \n9. Berdoa dengan doa yang dipanjatkan Rasulullah  \n10. Memperkirakan kemungkinan terburuk yang akan menimpanya kemudian menguatkan diri untuk siap menerimanya  \n11.Tidak panik dan larut dalam bayanganbayangan buruk  \n12. Bergantung kepada Allah dan bertawakkalkepada-Nya  \n13. Pandai dalam bergaul  \n14.Tidak tenggelam dalam kesedihan mendalam  \n15. Membandingkan kenikmatan yang diterimadengan kesulitan yang diderita  \n5 6  \n10  \n10  \n17  \n18  \n19  \n21  \n22  \n23  \n24  \n25  \n26  \n28  \n28  \n30  \n32  \n32  \n16. Perilaku buruk orang lain terhadap anda sesungguhnya merugikan dirinya sendiri  \n17. Berpikir positif  \n18.Tidak mengharapkan balasan dan penghormatan kecuali dari Allah  \n19. Menjadikan semua hal bermanfaat berada di depan mata anda dan berusaha untuk mewujudkannya  \n20. Mengatasi sebuah masalah saat itu jugauntuk kemudian berkonsentrasi terhadap masa depan  \n21. Mendahulukan perbuatan yang paling penting dan paling disukai  \n34  \n34  \n35  \n36  \n36  \n37  \nPENGANTAR  \nCETAKAN KEDUA  \nBuku yang ada di tangan kita saat ini menjelaskandengan gamblang tentang kiat untuk meraih kebahagiaan hakiki yang selalu dicari setiap manusia.  \nDalam menentukan langkah-langkahnya penulistidak berpatokan kepada pandangan manusiawisemata, tetapi berpatokan kepada dalil-dalil dari AlQuran yang mulia serta petunjuk Nabi 􀀁 yang bijak. Itulah sesungguhnya kebahagiaan yang membentuk kehidupan seorang mu’min dan masyarakat beriman, karena itulah satu-satunya jalan untuk mengarahkanalur kehidupan ini berdasarkan ketakwaan kepada Allah dan keridhaan-Nya.  \nBIOGRAFI PENULIS  \nKelahiran dan Pendidikannya:  \nPenulis buku ini adalah seorang ulama terkemuka; Abdurrahman bin Nashir bin Abdullah As-Sa’diy. Kelahiran kota Unaizah, Qasim, wilayah Najd, Kerajaan Saudi Arabia. Kedua orang tuanya sudahmeninggal dunia saat usianya masih kecil, akan tetapi beliau memiliki kecerdasan yang luar biasaditambah keinginannya yang sangat besar untuk menuntut ilmu. Mulai menghafal Al-Quran pada usiadini hingga diselesaikan dengan baik dan sempurnapada usia dua belas tahun, kemudian setelah itu dia mulai menuntut ilmu dan berguru kepada sejumlahulama yang datang ke negerinya. Beliau benar-benarberjuang untuk mendapatkan ilmu pengetahuansebanyak mungkin.  \nPada usia dua puluh tiga tahun, beliau mulai menggabungkan antara menuntut ilmu dan mengajar, mengambil manfaat dan memberi manfaat, begitulah seterusnya beliau habiskan waktu danseluruh kehidupannya. Banyak sekali orang yang menimba ilmu dan mengambil manfaat darinya.  \nGurunya:  \nDiantara guru-gurunya adalah:  \n1. Syekh Ibrahim bin Hamad bin Jasir, kepadanyalah beliau pertama kali membacakitab.  \n2. Syekh Saleh bin Utsman, Qadhi Unaizah. Darinya beliau mengambil Ushul Fiqh, Fiqh, Tauhid, Tafsir dan bahasa Arab hinggawafatnya. Syekh Shaleh adalah seorang ulama yang sangat menguasai fiqh dan ushul, memiliki pemahaman yang sempurna tentang tauhid. Hal itu dikarenakan beliauberkonsentrasi pada kitab-kitab mu’tabarah (terpercaya) dan memberikan pe","cbCain57tiwj8qfP","https://ap.wps.com/l/cbCain57tiwj8qfP","pdf",386895,4,1,37,"Indonesian","id",113,"# Daftar Isi\n## Pengantar\n## Biografi Penulis\n## Iman dan Amal Saleh\n## Kiat Meraih Kebahagiaan","[{\"question\":\"Apa dasar utama dalam panduan meraih kebahagiaan hakiki?\",\"answer\":\"Panduan diarahkan pada dalil-dalil Al-Qur’an dan petunjuk Nabi, dengan orientasi pada ketakwaan kepada Allah dan keridhaan-Nya.\"},{\"question\":\"Kiat apa saja yang berkaitan dengan sikap batin dan pikiran?\",\"answer\":\"Naskah menekankan memusatkan pikiran pada pekerjaan hari ini, tidak dihantui kesedihan masa lalu atau pikiran masa depan, berpikir positif, serta tidak panik dan larut dalam bayang-bayang buruk.\"},{\"question\":\"Bagaimana cara menguatkan diri dalam menghadapi masalah atau kemungkinan terburuk?\",\"answer\":\"Dokumen menyarankan memperkirakan kemungkinan terburuk lalu menguatkan diri untuk siap menerimanya, serta mengatasi masalah saat itu juga sebelum berkonsentrasi pada masa depan.\"}]",1783346425,57,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"achieving-a-happy-life","",{"@graph":36,"@context":85},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/gaya-hidup/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/achieving-a-happy-life/42055/",{"url":52,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-23","2026-07-06",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Apa dasar utama dalam panduan meraih kebahagiaan hakiki?","Question",{"text":75,"@type":76},"Panduan diarahkan pada dalil-dalil Al-Qur’an dan petunjuk Nabi, dengan orientasi pada ketakwaan kepada Allah dan keridhaan-Nya.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Kiat apa saja yang berkaitan dengan sikap batin dan pikiran?",{"text":80,"@type":76},"Naskah menekankan memusatkan pikiran pada pekerjaan hari ini, tidak dihantui kesedihan masa lalu atau pikiran masa depan, berpikir positif, serta tidak panik dan larut dalam bayang-bayang buruk.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Bagaimana cara menguatkan diri dalam menghadapi masalah atau kemungkinan terburuk?",{"text":84,"@type":76},"Dokumen menyarankan memperkirakan kemungkinan terburuk lalu menguatkan diri untuk siap menerimanya, serta mengatasi masalah saat itu juga sebelum berkonsentrasi pada masa depan.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,98,102,104,108,112,116,120,124,128],{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":95,"show_sort_weight":96,"slug":97},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":99,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":100,"show_sort_weight":96,"slug":101},48,"Cerita & Novel","story-novel",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":96,"slug":103},"lifestyle",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":106,"show_sort_weight":96,"slug":107},51,"Komik","comic",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":110,"show_sort_weight":96,"slug":111},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":114,"show_sort_weight":96,"slug":115},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":118,"show_sort_weight":96,"slug":119},49,"Sastra","literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":96,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":96,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":29,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":129,"show_sort_weight":96,"slug":130},"Umum","general"]