[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-53608-id":3,"doc-seo-53608-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":92},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},53608,1099513958607,"Jiven","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/100002390cf8733938c?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1778829742770036399",48,"Cerita & Novel","A Cloud Of Trash","Cerita ini mengisahkan tentang seorang gadis bernama Melia yang dikucilkan oleh teman-temannya karena ia memiliki 'awan' yang penuh dengan sampah di atas kepalanya. Awan sampah ini merupakan metafora dari kebiasaan buruk Melia yang suka membuang sampah sembarangan, meskipun ibunya telah berulang kali memperingatkannya. Teman-temannya enggan bermain dengannya karena takut akan sampah yang menempel padanya. Suatu hari, kemarahan ibunya memuncak, dan perkataan ibunya menjadi kenyataan: sampah mulai mengikuti Melia ke mana pun ia pergi. Melia merasa sedih dan mencoba lari, tetapi sampah itu terus mengikutinya. Ia bahkan berusaha untuk memukul awan sampah itu dengan ranting, tetapi sampah itu tidak mau hilang. Cerita ini menyoroti konsekuensi dari tindakan buruk dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan. Melia akhirnya menyadari kesalahannya dan belajar pelajaran berharga tentang tanggung jawab atas tindakannya. Kisah ini dapat diinterpretasikan sebagai cerita moral yang mengajarkan anak-anak tentang pentingnya kebersihan, tidak membuang sampah sembarangan, dan bagaimana kebiasaan buruk dapat membawa dampak negatif pada kehidupan sosial seseorang. Penggambaran awan sampah yang mengikuti Melia secara visual sangat kuat dalam menyampaikan pesan tentang beban dan isolasi yang disebabkan oleh perilakunya.","Kalohan Foer  \nKaranjeet Kaur Bhavana Vyas Vipparthi  \nMelia mak feto ida ne’ebé la kontente liu entre nia kolega sira .  \nKonserteza katak nia mak feto ida ne’ebé lakontente liu iha klase laran .  \nKarik nia mak feto ida ne’ebé la kontente liu iha mundu.  \nKolega sira? Melia la iha ona kolega. La iha ema ida hakarak halimar ho Melia. Tanba nia ulun leten iha kalohan. Kalohan ne’ebé nakonu ho LIXU.  \nSabraka kulit no biskuit fatin sira, brinkedu tohar sira no lapis rahun sira, masa akua sira ne’ebé kle’uk no saku plástiku sira ne’ebé kó roin-oin, buat sira ne’e hale’u ho lalar sira .  \nLa iha ema ida hakarak atu halimar ho feto ida ne’ebé iha lixu sira hadulas nia. Saida mak akontese se karik hudi kulit monu ba ó-nia ulun? UHH! Melia mós la halimar subar-malu tan ona .  \nKalohan ne’e sempre tuir nia.  \n”Mai ita la’o ba eskola hamutuk,” nia dehan ba Sonia. Sonia halai sees ho diresaun kontráriu.”Ha’u bele empresta ó-nia afiadó r?” nia husuba Tania. Tania fila oin no troka nia tuur fatinhodi tuur fali ho Anoi. Melia mós han meudiamesak. Melia hatene katak nia tenke rona nia Amá . Amá sempre dehan ba nia atu la bele soe lixu arbiru.  \n”La bele soe hudi kulit iha dalan!”  \n”Soe biskuit mamuk fatin iha lixu fatin.”Maibé Melia nunka rona . Nia hamnasa de’it no soe arbiru nafatin.  \nNune’e iha loron ida, Amá hirus tebes.”La kleur, lixu sira ne’e sei hahuu tuir ó !” nia dehan. Melia hamnasa de’it. Dadeer-saantuirmai, Melia hadeer ho isin dois no lalar sira tuir nia. Kalohan nakonu ho foer hale’u nia ulun. Amá nia liafuan sira sai realidade! Notuirmai, Melia la bele hamnasa tan ona .  \nNia triste.  \nMelia koko atu halai dook.  \nMaibé foer sira ne’e tuir nia ba ne’ebé de’it. Melia foti ai-saar atu dasa kalohan ne’e sees . Maibé lixu ne’e la bele lakon .","cbCaihUFMoMuLyxD","https://ap.wps.com/l/cbCaihUFMoMuLyxD","pdf",1478156,5,1,22,"Indonesian","id",113,"# Melia dan Awan Sampahnya\n## Kebiasaan Buruk Melia\n## Akibat Perilaku\n## Pelajaran yang Didapat","[{\"question\":\"Mengapa Melia dikucilkan oleh teman-temannya?\",\"answer\":\"Melia dikucilkan oleh teman-temannya karena ia memiliki 'awan' yang penuh dengan sampah di atas kepalanya, yang merupakan metafora dari kebiasaan membuang sampah sembarangan.\"},{\"question\":\"Apa yang dimaksud dengan 'awan sampah' Melia?\",\"answer\":\"Awan sampah adalah metafora yang menggambarkan kebiasaan buruk Melia dalam membuang sampah sembarangan, yang akhirnya membawa konsekuensi negatif dalam hidupnya.\"},{\"question\":\"Pelajaran apa yang bisa diambil dari cerita ini?\",\"answer\":\"Cerita ini mengajarkan tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, tanggung jawab atas tindakan, dan bagaimana kebiasaan buruk dapat berdampak negatif pada hubungan sosial seseorang.\"}]",1783670064,34,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":87,"head_meta":89,"extra_data":91,"updated_unix":28},"a-cloud-of-trash","",{"@graph":36,"@context":86},[37,54,69],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":53},"https://docshare.wps.com/id/document/a-cloud-of-trash/53608/",4,{"url":52,"name":13,"@type":55,"author":56,"headline":13,"publisher":58,"fileFormat":61,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":62,"datePublished":63,"encodingFormat":61,"isAccessibleForFree":64,"interactionStatistic":65},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":57},"Person",{"url":41,"name":59,"@type":60},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-23","2026-07-10",true,{"@type":66,"interactionType":67,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":68},"ViewAction",{"@type":70,"mainEntity":71},"FAQPage",[72,78,82],{"name":73,"@type":74,"acceptedAnswer":75},"Mengapa Melia dikucilkan oleh teman-temannya?","Question",{"text":76,"@type":77},"Melia dikucilkan oleh teman-temannya karena ia memiliki 'awan' yang penuh dengan sampah di atas kepalanya, yang merupakan metafora dari kebiasaan membuang sampah sembarangan.","Answer",{"name":79,"@type":74,"acceptedAnswer":80},"Apa yang dimaksud dengan 'awan sampah' Melia?",{"text":81,"@type":77},"Awan sampah adalah metafora yang menggambarkan kebiasaan buruk Melia dalam membuang sampah sembarangan, yang akhirnya membawa konsekuensi negatif dalam hidupnya.",{"name":83,"@type":74,"acceptedAnswer":84},"Pelajaran apa yang bisa diambil dari cerita ini?",{"text":85,"@type":77},"Cerita ini mengajarkan tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan, tanggung jawab atas tindakan, dan bagaimana kebiasaan buruk dapat berdampak negatif pada hubungan sosial seseorang.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":88,"og:title":13,"og:site_name":59,"og:description":14},"article",{"robots":90,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":93},[94,99,101,105,109,113,117,121,125,129],{"id":95,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":96,"show_sort_weight":97,"slug":98},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":97,"slug":100},"story-novel",{"id":102,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":103,"show_sort_weight":97,"slug":104},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":107,"show_sort_weight":97,"slug":108},51,"Komik","comic",{"id":110,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":111,"show_sort_weight":97,"slug":112},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":114,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":115,"show_sort_weight":97,"slug":116},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":118,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":119,"show_sort_weight":97,"slug":120},49,"Sastra","literature",{"id":122,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":123,"show_sort_weight":97,"slug":124},52,"Teknologi","technology",{"id":126,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":127,"show_sort_weight":97,"slug":128},50,"Ujian","exam",{"id":130,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":131,"show_sort_weight":97,"slug":132},57,"Umum","general"]