[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-53593-id":3,"doc-seo-53593-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":96},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},53593,1099513958607,"Jiven","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/100002390cf8733938c?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1778829742770036399",48,"Cerita & Novel","A Cloud of Trash","Cerita ini mengisahkan tentang Cheeko, seorang gadis yang merasa paling menyedihkan di dunianya karena ia tidak punya teman. Keadaan ini disebabkan oleh tumpukan sampah yang selalu menggantung di atas kepalanya, yang terdiri dari kulit jeruk, remah-remah biskuit, boneka rusak, sisa makanan, botol plastik, dan kantong plastik. Tumpukan sampah ini membuatnya selalu ketahuan saat bermain petak umpet dan mengintimidasi teman-temannya, sehingga tidak ada yang mau bermain dengannya. Cheeko juga selalu diingatkan oleh ibunya untuk tidak membuang sampah sembarangan, namun ia seringkali tidak mendengarkan. Suatu hari, ibunya marah dan mengatakan bahwa semua sampah akan mengikutinya. Keesokan harinya, Cheeko terbangun dengan bau busuk dan suara lalat yang berdengung, menyadari bahwa tumpukan sampah telah benar-benar menggantung di atas kepalanya, membuktikan perkataan ibunya. Sejak kejadian itu, Cheeko tidak bisa lagi tertawa. Cerita ini memberikan pesan moral tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan membuang sampah pada tempatnya, serta konsekuensi dari ketidakpedulian terhadap hal tersebut. Diilustrasikan oleh Bhavana Vyas Vipparthi, cerita berjudul \"A Cloud of Trash\" ini menyoroti dampak sosial dari kebiasaan buruk dalam mengelola sampah dan bagaimana hal tersebut dapat mempengaruhi kehidupan seseorang, terutama dalam hal persahabatan dan penerimaan sosial. Ilustrasi yang dibuat dengan gaya cat air dan detail yang khas menambah kedalaman emosional dari kisah Cheeko yang pilu.","Umbukan Larahan Karanjeet Kaur  \nBhavana Vyas Vipparthi  \nCheeko bocah wedok sing paling melasdibandhing kanca-kancane.  \nDheweke bocah wedok sing paling melas ing kelase.  \nMalah ketoke dheweke bocah wedok sing paling melas sadonya.  \nKanca? Cheeko ora duwe kanca maneh. Ora ana bocah sing gelem dolanan karo Cheeko .  \nAmarga ana tumpukan sing nggantung ing ndhuwur sirahe.  \nTumpukan larahan.  \nKulit jeruk, cuilan-cuilan biskuit,  \nboneka rusak, lan regedane ongotan petelot, botol plastik bengkong, lan kresek warnawarna .  \nKabeh dirubung laler sing mbengung.  \nOra ana sing gelem dolanan karo dheweke . Piye yen ana kulit gedhang bosok gogrog neng sirahmu? Yeek!  \nCheeko ora iso dolanan dhelikan maneh.  \nTumpukan kuwi marai dheweke tansah konangan.  \n”Ayo budhal sekolah bareng,” Cheeko ngajak Sona, nanging Sona malah mlayu ngadoh.“Aku oleh nyilih ongotan petelotmu?” Cheekotakon Sweety, nanging Sweety mrengut banjur pindah lungguh karo Asha.  \nYen wayah ngaso, Cheeko ora duwe kancamaem .  \nCheeko ngerti yen dheweke kudu nurutpituture ibu.  \nIbu tansah ngelingake aja mbuang larahansakarepe.  \n”Aja mbuang kulit gedhang ing dalan!””Buangen cuilan-cuilan biskuit ing wadhah larahan.”  \nNanging Cheeko ora tau ngrungokake . Dheweke mung ngguyu wae lan terusmbuang larahan sageleme dhewe .  \nIng sawijining dina, Ibu nesu banget.”Kabeh larahan iki bakal ngetutke kowe!” kandhaneibu.  \nCheeko mung ngguyu.  \nIsuke, nalika Cheeko tangi, dheweke mambu barang bosok lan krungu suara lalermbengung.  \nTumpukan sampah wis nggantung ing ndhuwur sirahe.  \nKandhane ibu bener!  \nSawise kuwi, Cheeko ora isa ngguyu maneh.","cbCaiqieFy7BJNjU","https://ap.wps.com/l/cbCaiqieFy7BJNjU","pdf",1478889,5,1,29,"Indonesian","id",113,"# Tumpukan Sampah\n## Cheeko si Gadis yang Kesepian\n## Nasihat Ibu\n## Akibat Perbuatan","[{\"question\":\"Mengapa Cheeko tidak punya teman?\",\"answer\":\"Cheeko tidak punya teman karena ada tumpukan sampah yang selalu menggantung di atas kepalanya, yang membuat anak-anak lain takut dan enggan bermain dengannya.\"},{\"question\":\"Apa saja yang ada di dalam tumpukan sampah Cheeko?\",\"answer\":\"Tumpukan sampah Cheeko terdiri dari kulit jeruk, remah-remah biskuit, boneka rusak, sisa makanan, botol plastik bengkok, dan kantong plastik berwarna-warni.\"},{\"question\":\"Apa yang dikatakan Ibu Cheeko ketika marah?\",\"answer\":\"Ketika Ibu Cheeko marah, ia mengatakan bahwa semua sampah itu akan mengikuti Cheeko.\"},{\"question\":\"Apa pelajaran yang bisa diambil dari cerita ini?\",\"answer\":\"Cerita ini mengajarkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya serta konsekuensi dari ketidakpedulian terhadap hal tersebut.\"}]",1783670008,45,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":91,"head_meta":93,"extra_data":95,"updated_unix":28},"a-cloud-of-trash","",{"@graph":36,"@context":90},[37,54,69],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,51],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":50},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",3,{"item":52,"name":13,"@type":43,"position":53},"https://docshare.wps.com/id/document/a-cloud-of-trash/53593/",4,{"url":52,"name":13,"@type":55,"author":56,"headline":13,"publisher":58,"fileFormat":61,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":62,"datePublished":63,"encodingFormat":61,"isAccessibleForFree":64,"interactionStatistic":65},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":57},"Person",{"url":41,"name":59,"@type":60},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-23","2026-07-10",true,{"@type":66,"interactionType":67,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":68},"ViewAction",{"@type":70,"mainEntity":71},"FAQPage",[72,78,82,86],{"name":73,"@type":74,"acceptedAnswer":75},"Mengapa Cheeko tidak punya teman?","Question",{"text":76,"@type":77},"Cheeko tidak punya teman karena ada tumpukan sampah yang selalu menggantung di atas kepalanya, yang membuat anak-anak lain takut dan enggan bermain dengannya.","Answer",{"name":79,"@type":74,"acceptedAnswer":80},"Apa saja yang ada di dalam tumpukan sampah Cheeko?",{"text":81,"@type":77},"Tumpukan sampah Cheeko terdiri dari kulit jeruk, remah-remah biskuit, boneka rusak, sisa makanan, botol plastik bengkok, dan kantong plastik berwarna-warni.",{"name":83,"@type":74,"acceptedAnswer":84},"Apa yang dikatakan Ibu Cheeko ketika marah?",{"text":85,"@type":77},"Ketika Ibu Cheeko marah, ia mengatakan bahwa semua sampah itu akan mengikuti Cheeko.",{"name":87,"@type":74,"acceptedAnswer":88},"Apa pelajaran yang bisa diambil dari cerita ini?",{"text":89,"@type":77},"Cerita ini mengajarkan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempatnya serta konsekuensi dari ketidakpedulian terhadap hal tersebut.","https://schema.org",{"og:url":52,"og:type":92,"og:title":13,"og:site_name":59,"og:description":14},"article",{"robots":94,"canonical":52},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":97},[98,103,105,109,113,117,121,125,129,133],{"id":99,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":100,"show_sort_weight":101,"slug":102},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":101,"slug":104},"story-novel",{"id":106,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":107,"show_sort_weight":101,"slug":108},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":110,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":111,"show_sort_weight":101,"slug":112},51,"Komik","comic",{"id":114,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":115,"show_sort_weight":101,"slug":116},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":118,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":119,"show_sort_weight":101,"slug":120},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":122,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":123,"show_sort_weight":101,"slug":124},49,"Sastra","literature",{"id":126,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":127,"show_sort_weight":101,"slug":128},52,"Teknologi","technology",{"id":130,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":131,"show_sort_weight":101,"slug":132},50,"Ujian","exam",{"id":134,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":135,"show_sort_weight":101,"slug":136},57,"Umum","general"]