[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-41255-id":3,"doc-seo-41255-113":30,"detail-sidebar-cat-0-id-113":91},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":20,"is_deleted":4,"is_public":21,"is_downloadable":21,"audit_status":21,"page_count":22,"language":23,"language_code":24,"site_id":25,"html_lang":24,"table_of_contents":26,"faqs":27,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":28,"read_time":29},41255,137441390410,"Hazel","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/2000252f4ab5702993?_k=1776741390130283984",48,"Cerita & Novel","99 Cahaya di Langit Eropa: Perjalanan Menapak Jejak Islam di Eropa","99 Cahaya di Langit Eropa: Perjalanan Menapak Jejak Islam di Eropa adalah novel perjalanan yang dibangun dari pengamatan selama tiga tahun hidup di Eropa, menyoroti bagaimana kebudayaan dan teknologi bergerak berdampingan serta menentukan masa depan bangsa. Melalui pengalaman Hanum sebagai jurnalis, karya ini memaknai kontribusi Islam yang panjang di Eropa, menolak penyempitan makna “jihad” menjadi kekerasan, serta mengajak umat Islam untuk kembali unggul dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Disertai kutipan apresiasi tokoh serta landasan hak cipta Indonesia.","Komentar Tokoh  \nNovel perjalanan Hanum Salsabiela Rais-Rangga Almahendra yang berjudul 99 Cahaya di Langit Eropa: Perjalanan Menapak Jejak Islam di Eropa, yang ditulis berdasarkan pengamatan selama tiga tahun hidup di Eropa, cukup menarik. Hanum kemudian menyimpulkan bahwa kondisi umat saatini sudah semakin jauh dari akar yang membuatperadaban Islam terang-benderang seribu tahunlalu, karena kondisi umat kini yang menyalahartikan”jihad” sebagai perjuangan dengan pedang, bukandengan perantara kalam (pengetahuan dan teknologi) .  \nPengamatan Hanum, sekali lagi menunjukkan kepada kita bahwa kebudayaan dan teknologi selalu berjalan berdampingan, saling mengisi, menentukan masa depan suatu bangsa. Jika kebudayaan suatubangsa mati, mati pula teknologi bangsa itu. Di luarmeredupnya peradaban Islam, lihat saja persamaandengan kepunahan Suku Indian Maya di Amerika Latin, bersamaan dengan punahnya teknologi suku tersebut. Begitu pula jika kebudayaan dan teknologi suatu bangsa dikekang, bangsa itu tidak akan  \ntumbuh. Sebaliknya jika keduanya diberikan kesempatan mekar, masa depan bangsa itu mekar dan berkembang.  \nBerdasarkan pengalaman sejarah dan peradabanumat manusia, yang lebih penting bagi umat Islam sekarang ini tidak lagi sibuk membicarakan keunggulan-keunggulan yang telah dicapai umat Islam pada masa lampau, atau memperdebatkan siapa yang pertama kali menemukan angka nol, termasuk angka satu, dua, tiga, dan seterusnya, sebagai sumbanganumat Islam dalam penulisan angka pada zaman modern dan dasar seluruh pembangunan dan peradaban di dunia, tetapi bagaimana umat Islam kembali unggul dan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, kembali terdepan dan menjadi pemimpindalam ilmu pengetahuan dan peradaban dunia, karena prestasi nyata yang ditunjukkannya.  \n—Bacharuddin Jusuf Habibie Mantan Presiden Republik Indonesia  \n••  \nBuku ini berhasil memaparkan secara menarik betapa pertautan Islam di Eropa sudah berlangsung sangat lama dan menyentuh berbagai bidang peradaban. Cara menyampaikannya sangat jelas, ringan, runut, dan lancar mengalir. Selamat!  \n–M. Amien Rais  \n(Ayahanda Penulis)  \n••  \n99 Cahaya di Langit Eropa: Perjalanan Menapak Jejak Islam di Eropa karya Ha num Salsa biela Ra is-Rangga Alma hendra ada lah bu kuistimewa—le bih dar ipada sekadar ”personal account” dan perjalanan spiritual Ha num di Ero pa, tetapi juga ada lah novel seja rah Islam di Ero pa . Ber beda dengan banyak karya laintentang pertemuan dan per benturan Islam denga n Ero pa, dengan gaya bert ut ur personal, karya in i me mbawa kita ke da lam lingkunganyang hid up dan ri il. Karena itu, karya in i pen uh dengan n ua nsa dan gemu ruh perjalanan seja rah peradaban Islam Ero pa, baik pada masa si lam yang ja uh mau pun pada masa sekarang, ketika Islam dan Muslim ber hadapa n dengan real itas kian s ulit d i Ero pa . Padahal Islam per nah member ikan kontribus i besar dalam ke bangkitan Ero pa menuju du nia modern; kontribus i yang kin i juga tetap di berika n me la lui pr ibadipr ibadi Muslim yang ber kip rah dalam  \nbidang kei lmuan, se perti Marion Latimer dan banyak lagi kaum muslim in yang bergerak dalam ketenagakerjaan da n eko nom i Ero pa .  \nTidak ragu lag i, karya in i me rupakan kontri bus ibesa r unt uk me maha mi di na mika dan ko nt rib usi Islam pada pe rada ban dan masyarakat Eropa; dan se kaligus ke a rah pe maha man le bih baik  \ntentang lingkungan hid up masyarakat Muslim dalam diaspora Ero pa .  \n—Azyumardi Azra  \nGuru Besar Sejarah; Direktur Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta; Co-Chair United Kingdom-Indonesia Islamic Advisory Group (London & Jakarta); dan Anggota Badan Penasihat International Insitute for Democracy and Electoral Assistance (IDEA, Stockholm)  \n••  \nMemaknai buku ini seperti sebuah metamorfosis perjalanan spiritual untuk menemukan kehakikian jati diri. Suatu penjelajahan meniti samudrakehidupan, menyelami hakikat persahabatan, dan mensyukuri keagungan sebuah keyakinan.  \n—I Gusti Wesaka Puja  \nDuta Besar Indonesia untuk Austria ","cbCaiji2I3MeCAed","https://ap.wps.com/l/cbCaiji2I3MeCAed","pdf",9015571,3,1,427,"Indonesian","id",113,"# Komentar Tokoh\n## Pemaknaan Perjalanan dan Konteks Sejarah Islam di Eropa\n## Kontribusi Islam dan Kekuatan Kebudayaan-Teknologi\n# Kutipan Apresiasi dari Para Tokoh\n## Pengalaman Hanum sebagai Jurnalis\n## Refleksi Nilai Islam di Eropa\n# Singkatan Isi dan Pesan Karya\n# Undang-Undang Hak Cipta Republik Indonesia\n## Ruang Lingkup Hak Cipta\n## Ketentuan Pidana","[{\"question\":\"Apa tema utama 99 Cahaya di Langit Eropa?\",\"answer\":\"Tema utamanya menelusuri jejak dan kontribusi Islam di Eropa melalui perjalanan spiritual dan pengalaman hidup di sana, termasuk refleksi tentang hubungan kebudayaan dan teknologi serta makna yang tepat atas “jihad”.\"},{\"question\":\"Bagaimana novel ini memandang hubungan kebudayaan dan teknologi?\",\"answer\":\"Kebudayaan dan teknologi diposisikan berjalan berdampingan: jika kebudayaan mati, teknologi ikut meredup; bila keduanya dikekang, bangsa tidak tumbuh; sebaliknya kesempatan untuk keduanya membuat masa depan berkembang.\"},{\"question\":\"Apa pesan yang disampaikan untuk umat Islam pada masa kini?\",\"answer\":\"Umat Islam perlu tidak hanya membahas kejayaan masa lampau, tetapi kembali unggul dengan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi agar menjadi pemimpin dalam peradaban dunia melalui prestasi nyata.\"}]",1783321436,658,{"code":4,"msg":31,"data":32},"ok",{"site_id":25,"language":24,"slug":33,"title":13,"keywords":34,"description":14,"schema_data":35,"social_meta":86,"head_meta":88,"extra_data":90,"updated_unix":28},"99-cahaya-in-the-sky-of-europe-tracing-the-footsteps-of-islam-in-europe","",{"@graph":36,"@context":85},[37,53,68],{"@type":38,"itemListElement":39},"BreadcrumbList",[40,44,48,50],{"item":41,"name":42,"@type":43,"position":21},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":45,"name":46,"@type":43,"position":47},"https://docshare.wps.com/id/document/","Document",2,{"item":49,"name":12,"@type":43,"position":20},"https://docshare.wps.com/id/document/cerita-novel/",{"item":51,"name":13,"@type":43,"position":52},"https://docshare.wps.com/id/document/99-cahaya-in-the-sky-of-europe-tracing-the-footsteps-of-islam-in-europe/41255/",4,{"url":51,"name":13,"@type":54,"author":55,"headline":13,"publisher":57,"fileFormat":60,"inLanguage":24,"description":14,"dateModified":61,"datePublished":62,"encodingFormat":60,"isAccessibleForFree":63,"interactionStatistic":64},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":56},"Person",{"url":41,"name":58,"@type":59},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-07-12","2026-07-06",true,{"@type":65,"interactionType":66,"userInteractionCount":20},"InteractionCounter",{"@type":67},"ViewAction",{"@type":69,"mainEntity":70},"FAQPage",[71,77,81],{"name":72,"@type":73,"acceptedAnswer":74},"Apa tema utama 99 Cahaya di Langit Eropa?","Question",{"text":75,"@type":76},"Tema utamanya menelusuri jejak dan kontribusi Islam di Eropa melalui perjalanan spiritual dan pengalaman hidup di sana, termasuk refleksi tentang hubungan kebudayaan dan teknologi serta makna yang tepat atas “jihad”.","Answer",{"name":78,"@type":73,"acceptedAnswer":79},"Bagaimana novel ini memandang hubungan kebudayaan dan teknologi?",{"text":80,"@type":76},"Kebudayaan dan teknologi diposisikan berjalan berdampingan: jika kebudayaan mati, teknologi ikut meredup; bila keduanya dikekang, bangsa tidak tumbuh; sebaliknya kesempatan untuk keduanya membuat masa depan berkembang.",{"name":82,"@type":73,"acceptedAnswer":83},"Apa pesan yang disampaikan untuk umat Islam pada masa kini?",{"text":84,"@type":76},"Umat Islam perlu tidak hanya membahas kejayaan masa lampau, tetapi kembali unggul dengan menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi agar menjadi pemimpin dalam peradaban dunia melalui prestasi nyata.","https://schema.org",{"og:url":51,"og:type":87,"og:title":13,"og:site_name":58,"og:description":14},"article",{"robots":89,"canonical":51},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":25},{"code":4,"msg":5,"data":92},[93,98,100,104,108,112,116,120,124,128],{"id":94,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":95,"show_sort_weight":96,"slug":97},55,"Agama & Spiritualitas",60,"religion-spirituality",{"id":11,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":12,"show_sort_weight":96,"slug":99},"story-novel",{"id":101,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":102,"show_sort_weight":96,"slug":103},56,"Gaya Hidup","lifestyle",{"id":105,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":106,"show_sort_weight":96,"slug":107},51,"Komik","comic",{"id":109,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":110,"show_sort_weight":96,"slug":111},53,"Layanan Kesehatan","healthcare",{"id":113,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":114,"show_sort_weight":96,"slug":115},54,"Penelitian & Laporan","research-report",{"id":117,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":118,"show_sort_weight":96,"slug":119},49,"Sastra","literature",{"id":121,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":122,"show_sort_weight":96,"slug":123},52,"Teknologi","technology",{"id":125,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":126,"show_sort_weight":96,"slug":127},50,"Ujian","exam",{"id":129,"doc_module":4,"doc_module_name":46,"category_name":130,"show_sort_weight":96,"slug":131},57,"Umum","general"]