[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-31340":3,"doc-seo-31340":27},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"file_id":15,"file_url":16,"file_type":17,"file_size":18,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":19,"is_downloadable":19,"audit_status":19,"page_count":20,"language":21,"language_code":22,"table_of_contents":23,"faqs":24,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":25,"read_time":26},31340,1099514067438,"River Wang","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/100002539ee87300030?x-image-process=image/resize,m_fixed,w_180,h_180&k=1780474512215547542",9,"Religion & Spirituality","Mengapa Nonton Bareng Ini Ditakuti?","Dokumen ini membahas fenomena mengapa penayangan bersama film dokumenter karya Dandhy Dwi Laksno dan Jehan Maju Dale yang berjudul \"Dirty Vote\" ditakuti di berbagai daerah. Sebuah kutipan dari Agug Wisnuwardana dari Media Dakwah Indonesia menyatakan bahwa ketakutan ini berasal dari potensi terbongkarnya kezaliman yang membuat film tersebut dilarang, dan bahwa keberadaan film ini memicu perang persepsi di ruang digital karena ketakutan rakyat menyadari kebenaran. Analisis lebih lanjut disajikan dalam bentuk \"Kacamata Syariat 1: Hutan Adalah Milik Umum\", yang menjelaskan bahwa dalam sistem ekonomi Islam, hutan merupakan kepemilikan umum yang tidak boleh diserahkan kepada korporasi swasta karena hal tersebut dianggap batil dan haram secara syari'at. Hal ini mengarah pada pembahasan tentang \"Ketimpangan Sistemis Hukum Sekuler\" yang menggambarkan bagaimana regulasi yang dibuat oleh pihak tertentu (sistem hukum positif, sekuler, dan Proyek Strategis Nasional) menyebabkan konversi hutan menjadi perkebunan industri monokultur secara paksa. Dampak akhirnya adalah menipisnya hutan ulayat, yang merupakan sumber kehidupan masyarakat adat untuk mencari sagu (makanan) dan air bersih, sehingga menghancurkan kehidupan mereka secara seketika. Secara keseluruhan, dokumen ini mengkritisi sistem yang berpotensi merugikan alam dan masyarakat adat, serta menyoroti ketakutan yang muncul akibat pengungkapan kebenaran melalui media film.","cbCaib9ijdLX5pqK","https://ap.wps.com/l/cbCaib9ijdLX5pqK","pptx",10652889,1,10,"Indonesian","id","# Mengapa Nonton Bareng Ini Ditakuti?\n## Kacamata Syariat 1: Hutan Adalah Milik Umum\n## Ketimpangan Sistemis Hukum Sekuler","[{\"question\":\"Mengapa film dokumenter \\\"Dirty Vote\\\" ditakuti untuk ditayangkan bersama?\",\"answer\":\"Penayangan film tersebut ditakuti karena berpotensi membongkar kezaliman yang membuat film itu dilarang, menimbulkan perang persepsi digital akibat ketakutan rakyat menyadari kebenaran.\"},{\"question\":\"Bagaimana konsep hutan dalam perspektif syariat Islam?\",\"answer\":\"Dalam sistem ekonomi Islam, hutan merupakan milik umum. Menyerahkan hutan kepada korporasi swasta dianggap batil dan haram secara syariat.\"},{\"question\":\"Apa dampak dari sistem hukum sekuler terhadap hutan dan masyarakat?\",\"answer\":\"Sistem hukum sekuler, melalui regulasi dan proyek strategis nasional, dapat menyebabkan konversi hutan menjadi perkebunan industri monokultur, yang pada akhirnya merusak sumber kehidupan masyarakat adat seperti sagu dan air bersih.\"}]",1779310954,25,{"code":4,"msg":28,"data":29},"ok",{"site_id":30,"language":22,"slug":31,"title":13,"keywords":32,"description":14,"schema_data":33,"social_meta":84,"head_meta":86,"extra_data":88,"updated_unix":25},105,"why-is-this-joint-screening-feared","",{"@graph":34,"@context":83},[35,52,66],{"@type":36,"itemListElement":37},"BreadcrumbList",[38,42,46,49],{"item":39,"name":40,"@type":41,"position":19},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":43,"name":44,"@type":41,"position":45},"https://docshare.wps.com/document/","Document",2,{"item":47,"name":12,"@type":41,"position":48},"https://docshare.wps.com/document/religion-spirituality/",3,{"item":50,"name":13,"@type":41,"position":51},"https://docshare.wps.com/document/why-is-this-joint-screening-feared/31340/",4,{"url":50,"name":13,"@type":53,"author":54,"headline":13,"publisher":56,"fileFormat":59,"description":14,"dateModified":60,"datePublished":60,"encodingFormat":59,"isAccessibleForFree":61,"interactionStatistic":62},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":55},"Person",{"url":39,"name":57,"@type":58},"DocShare","Organization","application/vnd.openxmlformats-officedocument.presentationml.presentation","2026-05-20",true,{"@type":63,"interactionType":64,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":65},"ViewAction",{"@type":67,"mainEntity":68},"FAQPage",[69,75,79],{"name":70,"@type":71,"acceptedAnswer":72},"Mengapa film dokumenter \"Dirty Vote\" ditakuti untuk ditayangkan bersama?","Question",{"text":73,"@type":74},"Penayangan film tersebut ditakuti karena berpotensi membongkar kezaliman yang membuat film itu dilarang, menimbulkan perang persepsi digital akibat ketakutan rakyat menyadari kebenaran.","Answer",{"name":76,"@type":71,"acceptedAnswer":77},"Bagaimana konsep hutan dalam perspektif syariat Islam?",{"text":78,"@type":74},"Dalam sistem ekonomi Islam, hutan merupakan milik umum. Menyerahkan hutan kepada korporasi swasta dianggap batil dan haram secara syariat.",{"name":80,"@type":71,"acceptedAnswer":81},"Apa dampak dari sistem hukum sekuler terhadap hutan dan masyarakat?",{"text":82,"@type":74},"Sistem hukum sekuler, melalui regulasi dan proyek strategis nasional, dapat menyebabkan konversi hutan menjadi perkebunan industri monokultur, yang pada akhirnya merusak sumber kehidupan masyarakat adat seperti sagu dan air bersih.","https://schema.org",{"og:url":50,"og:type":85,"og:title":13,"og:site_name":57,"og:description":14},"article",{"robots":87,"canonical":50},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":30}]