[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-30920":3,"doc-seo-30920":21},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"file_id":15,"file_url":16,"file_type":17,"file_size":18,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":19,"is_downloadable":19,"audit_status":19,"update_tm":20},30920,962075114765,"Quinn","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_a8503ba1806abce46bf441b54a3ca4cd",9,"Religion & Spirituality","Senjata 2: Pluralisme - Batas Toleransi Ideologis","Dokumen ini menguraikan konsep \"Pluralisme Kapitalis\" dan \"Kemajemukan Dalam Islam\" sebagai \"Senjata 2: Pluralisme - Batas Toleransi Ideologis\". Pluralisme Kapitalis didefinisikan sebagai pengakuan dan fasilitasi setiap kelompok pemikiran tanpa batas, yang berpotensi menimbulkan dampak fatal berupa legitimasi keberadaan partai sekuler, penyimpangan moral (LGBT), dan kelompok penghancur pondasi agama. Di sisi lain, Kemajemukan Dalam Islam diartikan sebagai membenarkan keberagaman partai dan gerakan politik dengan syarat mutlak berlandaskan Aqidah Islamiyah, dengan garis merah bahwa Islam tidak mentolerir sekularisme, nasionalisme sekuler, atau organisasi yang bertujuan merobohkan sistem politik Islam. Dokumen ini juga membahas \"Senjata 4: Politik Pasar Bebas - Jebakan Ekonomi Global\" yang mencakup \"Mekanisme Penghisapan\" oleh Korporasi Asing & G-7 melalui alat eksekusi seperti WTO, GATT, NAFTA, dan APEC, serta aksi represif yang memaksa penghapusan tarif bea masuk, larangan proteksi dagang, dan privatisasi sektor publik, dengan tujuan membuka pasar domestik negara berkembang untuk dikuasai korporasi asing dan membantu negara membangun infrastruktur yang mereka butuhkan. \"Ketetapan Syariat\" ditekankan melalui larangan eksploitasi dan kebijakan perdagangan yang sesuai dengan ajaran Islam. Selanjutnya, dokumen ini mengulas \"5 Basis Penetrasi Hegemoni\" Amerika Serikat (Sutradara Tata Dunia Baru), meliputi Posisi Politik Global, Sekutu Kapitalis, Alat Internasional (mengendalikan PBB sebagai instrumen intervensi ekonomi dan militer), Media Massa (membentuk opini global, menumbuhkan terorisme dan radikalisme terhadap pejuang Islam), dan Agen Penguasa & Intelektual (penguasa sekuler dan tokoh pragmatis yang memanipulasi umat).","cbCaiow8sQIK965D","https://ap.wps.com/l/cbCaiow8sQIK965D","pptx",32191178,1,1778363183,{"code":4,"msg":22,"data":23},"ok",{"site_id":24,"language":25,"slug":26,"title":13,"keywords":27,"description":14,"schema_data":28,"social_meta":62,"head_meta":64,"extra_data":66,"updated_unix":20},105,"id","weapon-2-pluralism-ideological-tolerance-limits","",{"@graph":29,"@context":61},[30,47],{"@type":31,"itemListElement":32},"BreadcrumbList",[33,37,41,44],{"item":34,"name":35,"@type":36,"position":19},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":38,"name":39,"@type":36,"position":40},"https://docshare.wps.com/document/","Document",2,{"item":42,"name":12,"@type":36,"position":43},"https://docshare.wps.com/document/religion-spirituality/",3,{"item":45,"name":13,"@type":36,"position":46},"https://docshare.wps.com/document/weapon-2-pluralism-ideological-tolerance-limits/30920",4,{"url":45,"name":13,"@type":48,"author":49,"headline":13,"publisher":51,"fileFormat":54,"description":14,"dateModified":55,"datePublished":55,"encodingFormat":54,"isAccessibleForFree":56,"interactionStatistic":57},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":50},"Person",{"url":34,"name":52,"@type":53},"DocShare","Organization","application/vnd.openxmlformats-officedocument.presentationml.presentation","2026-05-09",true,{"@type":58,"interactionType":59,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":60},"ViewAction","https://schema.org",{"og:url":45,"og:type":63,"og:title":13,"og:site_name":52,"og:description":14},"article",{"robots":65,"canonical":45},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":24}]