[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-31472":3,"doc-seo-31472":27},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"file_id":15,"file_url":16,"file_type":17,"file_size":18,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":19,"is_downloadable":19,"audit_status":19,"page_count":20,"language":21,"language_code":22,"table_of_contents":23,"faqs":24,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":25,"read_time":26},31472,1099513958762,"Logic","https://ap-avatar.wpscdn.com/avatar/1000023916a998db790?_k=1776737595927829259",7,"Healthcare","Strategi 3 Dimensi untuk Semua Pasien PPOK Right Patient, Right Device, Right Molecule","Strategi 3 dimensi untuk pasien Penyakit Paru Obstruktif Kronis (PPOK) menekankan pendekatan “Right Patient, Right Device, Right Molecule” dalam pemilihan terapi inhalasi. Spoilto Respimat (tiotropium/olodaterol) ditujukan sebagai lini kedua saat tiotropium atau olodaterol tunggal tidak memberi respons memadai untuk mengurangi gangguan aliran udara, meningkatkan kualitas hidup, dan menurunkan dispnea. Spiriva Respimat (tiotropium) dipaparkan untuk terapi pemeliharaan PPOK (bronkitis kronik, emfisema) guna mengurangi eksaserbasi dan untuk indikasi asma pada usia ≥6 tahun.","cbCaikjS6C0Rt8Ws","https://ap.wps.com/l/cbCaikjS6C0Rt8Ws","pdf",31683367,1,45,"Indonesian","id","# Apa itu PPOK?\n## Karakteristik klinis dan faktor risiko\n## Downward spiral dan dampak terhadap kualitas hidup\n# Mengapa penting menentukan strategi yang tepat untuk tatalaksana pasien PPOK?\n## Prioritas penurunan fungsi paru dan aktivitas fisik\n# Menjawab tantangan PPOK dengan strategi 3 dimensi\n## Right Patient, Right Device, Right Molecule\n# Bukti efektivitas Tiotropium/Olodaterol\n## Bukti dan rujukan ilmiah","[{\"question\":\"Apa yang dimaksud strategi 3 dimensi untuk pasien PPOK?\",\"answer\":\"Strategi 3 dimensi menekankan prinsip “Right Patient, Right Device, Right Molecule” dalam memilih terapi yang sesuai untuk pasien PPOK.\"},{\"question\":\"Kapan Spiolto Respimat (tiotropium/olodaterol) digunakan pada pasien PPOK?\",\"answer\":\"Spiolto Respimat digunakan sebagai terapi lini kedua pada pasien PPOK bila terapi dengan tiotropium atau olodaterol saja tidak menghasilkan respons yang memadai untuk mengurangi gangguan aliran udara, meningkatkan kualitas hidup, dan mengurangi dyspnea.\"},{\"question\":\"Apa indikasi Spiriva Respimat (tiotropium) untuk PPOK dan asma?\",\"answer\":\"Spiriva Respimat diindikasikan untuk pengobatan pemeliharaan PPOK termasuk bronkitis kronik dan emfisema serta pencegahan eksaserbasi, dan tidak untuk penyelamatan bronkospasma akut. Untuk asma, Spiriva Respimat diindikasikan sebagai tambahan pengobatan pemeliharaan bronkodilator pada pasien usia ≥6 tahun yang memenuhi kriteria keparahan dan riwayat eksaserbasi.\"}]",1779570047,113,{"code":4,"msg":28,"data":29},"ok",{"site_id":30,"language":22,"slug":31,"title":13,"keywords":32,"description":14,"schema_data":33,"social_meta":84,"head_meta":86,"extra_data":88,"updated_unix":25},105,"three-dimensional-strategy-for-all-copd-patients-right-patient-right-device-right-molecule","",{"@graph":34,"@context":83},[35,52,66],{"@type":36,"itemListElement":37},"BreadcrumbList",[38,42,46,49],{"item":39,"name":40,"@type":41,"position":19},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":43,"name":44,"@type":41,"position":45},"https://docshare.wps.com/document/","Document",2,{"item":47,"name":12,"@type":41,"position":48},"https://docshare.wps.com/document/healthcare/",3,{"item":50,"name":13,"@type":41,"position":51},"https://docshare.wps.com/document/three-dimensional-strategy-for-all-copd-patients-right-patient-right-device-right-molecule/31472/",4,{"url":50,"name":13,"@type":53,"author":54,"headline":13,"publisher":56,"fileFormat":59,"description":14,"dateModified":60,"datePublished":60,"encodingFormat":59,"isAccessibleForFree":61,"interactionStatistic":62},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":55},"Person",{"url":39,"name":57,"@type":58},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-05-23",true,{"@type":63,"interactionType":64,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":65},"ViewAction",{"@type":67,"mainEntity":68},"FAQPage",[69,75,79],{"name":70,"@type":71,"acceptedAnswer":72},"Apa yang dimaksud strategi 3 dimensi untuk pasien PPOK?","Question",{"text":73,"@type":74},"Strategi 3 dimensi menekankan prinsip “Right Patient, Right Device, Right Molecule” dalam memilih terapi yang sesuai untuk pasien PPOK.","Answer",{"name":76,"@type":71,"acceptedAnswer":77},"Kapan Spiolto Respimat (tiotropium/olodaterol) digunakan pada pasien PPOK?",{"text":78,"@type":74},"Spiolto Respimat digunakan sebagai terapi lini kedua pada pasien PPOK bila terapi dengan tiotropium atau olodaterol saja tidak menghasilkan respons yang memadai untuk mengurangi gangguan aliran udara, meningkatkan kualitas hidup, dan mengurangi dyspnea.",{"name":80,"@type":71,"acceptedAnswer":81},"Apa indikasi Spiriva Respimat (tiotropium) untuk PPOK dan asma?",{"text":82,"@type":74},"Spiriva Respimat diindikasikan untuk pengobatan pemeliharaan PPOK termasuk bronkitis kronik dan emfisema serta pencegahan eksaserbasi, dan tidak untuk penyelamatan bronkospasma akut. Untuk asma, Spiriva Respimat diindikasikan sebagai tambahan pengobatan pemeliharaan bronkodilator pada pasien usia ≥6 tahun yang memenuhi kriteria keparahan dan riwayat eksaserbasi.","https://schema.org",{"og:url":50,"og:type":85,"og:title":13,"og:site_name":57,"og:description":14},"article",{"robots":87,"canonical":50},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":30}]