[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-35651":3,"doc-seo-35651":29},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"doc_content":15,"file_id":16,"file_url":17,"file_type":18,"file_size":19,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":11,"is_downloadable":11,"audit_status":11,"page_count":20,"language":21,"language_code":22,"site_id":23,"html_lang":24,"table_of_contents":25,"faqs":26,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":27,"read_time":28},35651,4810365810221,"Aurora","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d",1,"Story & Novel","The Latecomer","The Latecomer oleh Eve Natka menyoroti ingatan masa kecil yang membentuk emosi dan pilihan hidup. Prolog dan pembuka Bab 1 menggambarkan seorang anak hampir sepuluh tahun yang memandang tayangan televisi tentang Selina Damayanti, gadis remaja berbakat biola, serta membayangkan masa depan serupa: tampil, menerima apresiasi, dan membanggakan orang tua. Ketika harapannya bersandar pada figur ayah, kenyataan mengubah arah—ayah tidak akan ada saat bunga diterima.","","cbCair3JUImFxiBU","https://ap.wps.com/l/cbCair3JUImFxiBU","pdf",1817869,180,"Indonesian","id",105,"en","# Prolog\n# Bab 1 Fiona: The Latecomer\n# Bab 2 Revelino: The On-Time Boy\n# Bab 3 Big Chance\n# Bab 4 Ryan\n# Bab 5 A Glimpse of Memory\n# Bab 6 The Two Little Sisters\n# Bab 7 Just Giving My Best\n# Bab 8 Do I Care?\n# Bab 9 The Way I Saw My Dad\n# Bab 10 A Time to Share\n# Bab 11 Accident\n# Bab 12 When Love Comes Slowly\n# Bab 13 The Concert\n# Bab 14 Bad News\n# Bab 15 Time For Recovery\n# Epilog\n# Biodata Penulis","[{\"question\":\"Apa tema utama yang dibangun melalui kutipan ingatan masa kecil pada awal cerita?\",\"answer\":\"Cerita menekankan bahwa ingatan masa kecil memberi pengaruh kuat pada emosi dan membentuk keputusan batin tokoh.\"},{\"question\":\"Siapa Selina Damayanti dalam prolog/pembuka?\",\"answer\":\"Selina Damayanti adalah gadis berusia tiga belas tahun yang ditampilkan sebagai salah satu pemain biola terbaik di Indonesia dalam tayangan televisi.\"},{\"question\":\"Apa yang diputuskan tokoh anak hampir sepuluh tahun setelah menonton televisi?\",\"answer\":\"Ia membayangkan masa depan menjadi seperti Selina: tampil, membuat orang tua bangga, dan menerima tanda apresiasi berupa karangan bunga besar.\"}]",1782520353,277,null]