[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-31017":3,"doc-seo-31017":21},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"file_id":15,"file_url":16,"file_type":17,"file_size":18,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":19,"is_downloadable":19,"audit_status":19,"update_tm":20},31017,8796095462418,"Noah","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_29158cc5080c5b710cf443261637dec0",8,"Research & Report","Ilusi Kebebasan Gig Economy","Dokumen ini membahas realitas di balik kebebasan yang diasosiasikan dengan gig economy, yang digambarkan melalui metafora gunung es. Bagian yang terlihat dari gunung es melambangkan ilusi kebebasan kerja, seperti kerja fleksibel, menjadi bos bagi diri sendiri, dan dianggap sebagai tren modern. Namun, bagian yang tersembunyi di bawah permukaan air mengungkapkan kerentanan dan risiko yang dihadapi pekerja gig. Ini termasuk ketiadaan asuransi sosial, pendapatan yang berfluktuasi, beban penuh biaya operasional yang ditanggung sendiri oleh pekerja, serta posisi tawar yang sangat lemah. Tren berbasis aplikasi ini, meskipun tampak menjanjikan kebebasan, pada dasarnya memindahkan seluruh risiko ekonomi dari perusahaan ke pundak pekerja. Pertanyaan mendalam diajukan mengenai apakah sistem yang ada saat ini secara inheren melanggengkan ketimpangan dan apakah ada sistem yang dirancang untuk kesejahteraan sejak awal, khususnya dengan melihat ketenagakerjaan dari kacamata sistem ekonomi Islam. Lebih lanjut, dokumen ini menekankan bahwa keadilan bukan hanya sekadar janji, melainkan sebuah perjuangan nyata. Selama modal menjadi pusat kebijakan, posisi pekerja akan selalu rentan dan tereksploitasi. Sistem ekonomi Islam digambarkan menawarkan solusi yang lebih substansial daripada sekadar regulasi tambal sulam, yaitu peradaban yang memuliakan manusia. Puncaknya, dokumen ini menyerukan untuk melihat melampaui ilusi ekonomi saat ini dan memperjuangkan sistem kehidupan yang adil dan menyeluruh, yang diakhiri dengan ungkapan Wallahualam bissawab.","cbCaihDa4LVENTTh","https://ap.wps.com/l/cbCaihDa4LVENTTh","pptx",14783632,1,1778447000,{"code":4,"msg":22,"data":23},"ok",{"site_id":24,"language":25,"slug":26,"title":13,"keywords":27,"description":14,"schema_data":28,"social_meta":62,"head_meta":64,"extra_data":66,"updated_unix":20},105,"id","the-illusion-of-gig-economy-freedom","",{"@graph":29,"@context":61},[30,47],{"@type":31,"itemListElement":32},"BreadcrumbList",[33,37,41,44],{"item":34,"name":35,"@type":36,"position":19},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":38,"name":39,"@type":36,"position":40},"https://docshare.wps.com/document/","Document",2,{"item":42,"name":12,"@type":36,"position":43},"https://docshare.wps.com/document/research-report/",3,{"item":45,"name":13,"@type":36,"position":46},"https://docshare.wps.com/document/the-illusion-of-gig-economy-freedom/31017",4,{"url":45,"name":13,"@type":48,"author":49,"headline":13,"publisher":51,"fileFormat":54,"description":14,"dateModified":55,"datePublished":55,"encodingFormat":54,"isAccessibleForFree":56,"interactionStatistic":57},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":50},"Person",{"url":34,"name":52,"@type":53},"DocShare","Organization","application/vnd.openxmlformats-officedocument.presentationml.presentation","2026-05-10",true,{"@type":58,"interactionType":59,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":60},"ViewAction","https://schema.org",{"og:url":45,"og:type":63,"og:title":13,"og:site_name":52,"og:description":14},"article",{"robots":65,"canonical":45},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":24}]