[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-31909":3,"doc-seo-31909":27},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"file_id":15,"file_url":16,"file_type":17,"file_size":18,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":19,"is_downloadable":19,"audit_status":19,"page_count":20,"language":21,"language_code":22,"table_of_contents":23,"faqs":24,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":25,"read_time":26},31909,7971461740909,"Levi","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d",9,"Religion & Spirituality","IBRAHIM Dari Pencari Tuhan Menjadi Kekasih Allah Shalawat Ibrahimiyah","Materi membahas Shalawat Ibrahimiyah sebagai tuntunan dari Rasulullah SAW, lengkap dengan redaksi shalawat dan rujukan hadis. Uraian menegaskan keistimewaan Shalawat Ibrahimiyah sebagai shalawat paling sempurna serta landasan penggunaannya saat shalat. Materi juga memaparkan perjalanan iman Nabi Ibrahim: pencarian Tuhan melalui pengamatan alam, penghancuran berhala, ujian kepasrahan ketika dilempar ke api, serta ketaatan melalui perintah meninggalkan Hajar dan Ismail, meninggikan Baitullah/Ka’bah, hingga ujian penyembelihan Ismail, disertai kutipan ayat Al-Qur’an dan doa-doa.","cbCaiosDK9wCmtmM","https://ap.wps.com/l/cbCaiosDK9wCmtmM","pptx",4632282,1,32,"Indonesian","id","# Shalawat Ibrahimiyah\n## Redaksi Shalawat dan Hadis Riwayat Bukhari\n## Keistimewaan Shalawat Ibrahimiyah\n# Keistimewaan dan Perjalanan Keimanan Ibrahim\n## Mencari Tuhan dan Ujian Keimanan\n## Prinsip Keimanan Ibrahim\n## Dakwah Penghancuran Berhala dan Pelajarannya\n## Ujian Kepasrahan dan Pertolongan Allah\n# Ujian Ketaatan Ibrahim\n## Meninggalkan Hajar dan Ismail\n## Meninggikan Baitullah/Ka’bah\n## Ujian Menyembelih Ismail","[{\"question\":\"Apa dasar hadis yang menunjukkan Shalawat Ibrahimiyah diajarkan oleh Rasulullah SAW?\",\"answer\":\"Para sahabat menanyakan tata cara bershalawat kepada Rasulullah SAW. Rasulullah SAW menjawab dengan redaksi Shalawat Ibrahimiyah yang memuat shalawat dan keberkahan kepada Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana kepada keluarga Ibrahim (HR Bukhari).\"},{\"question\":\"Mengapa Shalawat Ibrahimiyah dianggap shalawat paling sempurna?\",\"answer\":\"Uraian menyatakan Shalawat Ibrahimiyah memiliki shighat paling sempurna dibanding shalawat lain, baik yang ma’tsûrah maupun yang tidak ma’tsûrah. Karena kesempurnaan ini, ulama menetapkannya sebagai shalawat yang dibaca ketika Muslim sedang shalat, disertai kesepakatan tentang kesahihan haditsnya.\"},{\"question\":\"Pelajaran apa yang diambil dari penghancuran berhala oleh Ibrahim?\",\"answer\":\"Materi menegaskan berhala tidak memiliki kemampuan membela diri serta tidak bisa memberi manfaat atau mudarat. Karena itu, benda mati tidak layak disembah.\"},{\"question\":\"Bagaimana sikap Ibrahim ketika menghadapi ujian yang sangat berat, dan apa rujukan doanya?\",\"answer\":\"Materi menjelaskan Ibrahim tidak mendapat pembela atau jalan melarikan diri, hanya menghadapi kobaran api dan dukungan-dukungan masyarakat berada di sisi lain. Ibrahim memasrahkan hidup dan matinya kepada Allah dengan ucapan: “Cukuplah Allah bagiku (untuk segala hal) dan Dialah sebaik-baiknya tempat memasrahkan segalanya.” (HR Bukhari).\"}]",1780434136,81,{"code":4,"msg":28,"data":29},"ok",{"site_id":30,"language":22,"slug":31,"title":13,"keywords":32,"description":14,"schema_data":33,"social_meta":88,"head_meta":90,"extra_data":92,"updated_unix":25},105,"ibrahim-from-seeker-of-god-to-beloved-of-allah-shalawat-ibrahimiyah","",{"@graph":34,"@context":87},[35,52,66],{"@type":36,"itemListElement":37},"BreadcrumbList",[38,42,46,49],{"item":39,"name":40,"@type":41,"position":19},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":43,"name":44,"@type":41,"position":45},"https://docshare.wps.com/document/","Document",2,{"item":47,"name":12,"@type":41,"position":48},"https://docshare.wps.com/document/religion-spirituality/",3,{"item":50,"name":13,"@type":41,"position":51},"https://docshare.wps.com/document/ibrahim-from-seeker-of-god-to-beloved-of-allah-shalawat-ibrahimiyah/31909/",4,{"url":50,"name":13,"@type":53,"author":54,"headline":13,"publisher":56,"fileFormat":59,"description":14,"dateModified":60,"datePublished":60,"encodingFormat":59,"isAccessibleForFree":61,"interactionStatistic":62},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":55},"Person",{"url":39,"name":57,"@type":58},"DocShare","Organization","application/vnd.openxmlformats-officedocument.presentationml.presentation","2026-06-02",true,{"@type":63,"interactionType":64,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":65},"ViewAction",{"@type":67,"mainEntity":68},"FAQPage",[69,75,79,83],{"name":70,"@type":71,"acceptedAnswer":72},"Apa dasar hadis yang menunjukkan Shalawat Ibrahimiyah diajarkan oleh Rasulullah SAW?","Question",{"text":73,"@type":74},"Para sahabat menanyakan tata cara bershalawat kepada Rasulullah SAW. Rasulullah SAW menjawab dengan redaksi Shalawat Ibrahimiyah yang memuat shalawat dan keberkahan kepada Muhammad dan keluarga Muhammad sebagaimana kepada keluarga Ibrahim (HR Bukhari).","Answer",{"name":76,"@type":71,"acceptedAnswer":77},"Mengapa Shalawat Ibrahimiyah dianggap shalawat paling sempurna?",{"text":78,"@type":74},"Uraian menyatakan Shalawat Ibrahimiyah memiliki shighat paling sempurna dibanding shalawat lain, baik yang ma’tsûrah maupun yang tidak ma’tsûrah. Karena kesempurnaan ini, ulama menetapkannya sebagai shalawat yang dibaca ketika Muslim sedang shalat, disertai kesepakatan tentang kesahihan haditsnya.",{"name":80,"@type":71,"acceptedAnswer":81},"Pelajaran apa yang diambil dari penghancuran berhala oleh Ibrahim?",{"text":82,"@type":74},"Materi menegaskan berhala tidak memiliki kemampuan membela diri serta tidak bisa memberi manfaat atau mudarat. Karena itu, benda mati tidak layak disembah.",{"name":84,"@type":71,"acceptedAnswer":85},"Bagaimana sikap Ibrahim ketika menghadapi ujian yang sangat berat, dan apa rujukan doanya?",{"text":86,"@type":74},"Materi menjelaskan Ibrahim tidak mendapat pembela atau jalan melarikan diri, hanya menghadapi kobaran api dan dukungan-dukungan masyarakat berada di sisi lain. Ibrahim memasrahkan hidup dan matinya kepada Allah dengan ucapan: “Cukuplah Allah bagiku (untuk segala hal) dan Dialah sebaik-baiknya tempat memasrahkan segalanya.” (HR Bukhari).","https://schema.org",{"og:url":50,"og:type":89,"og:title":13,"og:site_name":57,"og:description":14},"article",{"robots":91,"canonical":50},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":30}]