[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-31336":3,"doc-seo-31336":27},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"file_id":15,"file_url":16,"file_type":17,"file_size":18,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":19,"is_downloadable":19,"audit_status":19,"page_count":20,"language":21,"language_code":22,"table_of_contents":23,"faqs":24,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":25,"read_time":26},31336,7971461740909,"Levi","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d",9,"Religion & Spirituality","Mendefinisikan Aset Digital dalam Islam","Dokumen ini membahas definisi aset digital dalam perspektif Islam, dengan fokus pada perlindungan kekayaan intelektual (Al-Mushannafat Al-Mubtakarah) sebagai karya inovatif. Aset digital dikategorikan menjadi Karya Tulis (buku fisik, e-book, naskah, artikel), Audio & Visual (video YouTube, podcast, animasi, desain), Software & Kode (program, aplikasi, preset, font), dan Teknologi Industri (invensi teknis dan desain paten). Dokumen ini juga memperkenalkan \"The Halal Creator's Code\" sebagai panduan fiqh hak cipta dan aset digital untuk kreator modern, yang bertujuan menyelaraskan kreativitas digital dengan syariat Islam demi rezeki yang berkah. Penjelasan lebih lanjut mencakup matriks lisensi personal vs. komersial, di mana aset yang dibeli untuk penggunaan personal dianggap halal dan tidak terbatas waktu, sementara penggunaan komersial memerlukan izin atau lisensi yang tepat untuk menghormati hak ekonomi kreator asli. Hal ini menekankan pentingnya kepatuhan terhadap prinsip-prinsip Islam dalam pengelolaan dan pemanfaatan aset digital di era modern, memastikan bahwa setiap aktivitas ekonomi digital senantiasa berada dalam koridor halal dan berkah.","cbCaivmaST77DQ4d","https://ap.wps.com/l/cbCaivmaST77DQ4d","pptx",13339489,1,14,"Indonesian","id","# Mendefinisikan Aset Digital dalam Islam\n## Kategori Aset Digital\n### Karya Tulis\n### Audio & Visual\n### Software & Kode\n### Teknologi Industri\n## The Halal Creator's Code\n## Matriks Lisensi: Personal vs. Komersial\n### Personal Use\n### Commercial Use","[{\"question\":\"Apa saja jenis-jenis aset digital yang dibahas dalam perspektif Islam?\",\"answer\":\"Jenis aset digital yang dibahas meliputi Karya Tulis, Audio \\u0026 Visual, Software \\u0026 Kode, serta Teknologi Industri.\"},{\"question\":\"Apa yang dimaksud dengan 'The Halal Creator's Code'?\",\"answer\":\"'The Halal Creator's Code' adalah panduan fiqh hak cipta dan aset digital yang dirancang untuk kreator modern, guna menyelaraskan kreativitas digital dengan syariat Islam demi mendapatkan rezeki yang berkah.\"},{\"question\":\"Bagaimana perbedaan antara penggunaan lisensi personal dan komersial untuk aset digital menurut dokumen ini?\",\"answer\":\"Penggunaan lisensi personal dianggap halal, tanpa batasan waktu, dan tidak menghasilkan pendapatan langsung. Sementara itu, penggunaan komersial untuk klien, iklan, atau produk jual haram dilakukan tanpa izin atau lisensi yang tepat, karena memakan hak ekonomi kreator asli.\"}]",1779310940,35,{"code":4,"msg":28,"data":29},"ok",{"site_id":30,"language":22,"slug":31,"title":13,"keywords":32,"description":14,"schema_data":33,"social_meta":84,"head_meta":86,"extra_data":88,"updated_unix":25},105,"defining-digital-assets-in-islam","",{"@graph":34,"@context":83},[35,52,66],{"@type":36,"itemListElement":37},"BreadcrumbList",[38,42,46,49],{"item":39,"name":40,"@type":41,"position":19},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":43,"name":44,"@type":41,"position":45},"https://docshare.wps.com/document/","Document",2,{"item":47,"name":12,"@type":41,"position":48},"https://docshare.wps.com/document/religion-spirituality/",3,{"item":50,"name":13,"@type":41,"position":51},"https://docshare.wps.com/document/defining-digital-assets-in-islam/31336/",4,{"url":50,"name":13,"@type":53,"author":54,"headline":13,"publisher":56,"fileFormat":59,"description":14,"dateModified":60,"datePublished":60,"encodingFormat":59,"isAccessibleForFree":61,"interactionStatistic":62},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":55},"Person",{"url":39,"name":57,"@type":58},"DocShare","Organization","application/vnd.openxmlformats-officedocument.presentationml.presentation","2026-05-20",true,{"@type":63,"interactionType":64,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":65},"ViewAction",{"@type":67,"mainEntity":68},"FAQPage",[69,75,79],{"name":70,"@type":71,"acceptedAnswer":72},"Apa saja jenis-jenis aset digital yang dibahas dalam perspektif Islam?","Question",{"text":73,"@type":74},"Jenis aset digital yang dibahas meliputi Karya Tulis, Audio & Visual, Software & Kode, serta Teknologi Industri.","Answer",{"name":76,"@type":71,"acceptedAnswer":77},"Apa yang dimaksud dengan 'The Halal Creator's Code'?",{"text":78,"@type":74},"'The Halal Creator's Code' adalah panduan fiqh hak cipta dan aset digital yang dirancang untuk kreator modern, guna menyelaraskan kreativitas digital dengan syariat Islam demi mendapatkan rezeki yang berkah.",{"name":80,"@type":71,"acceptedAnswer":81},"Bagaimana perbedaan antara penggunaan lisensi personal dan komersial untuk aset digital menurut dokumen ini?",{"text":82,"@type":74},"Penggunaan lisensi personal dianggap halal, tanpa batasan waktu, dan tidak menghasilkan pendapatan langsung. Sementara itu, penggunaan komersial untuk klien, iklan, atau produk jual haram dilakukan tanpa izin atau lisensi yang tepat, karena memakan hak ekonomi kreator asli.","https://schema.org",{"og:url":50,"og:type":85,"og:title":13,"og:site_name":57,"og:description":14},"article",{"robots":87,"canonical":50},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":30}]