[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-31246":3,"doc-seo-31246":26},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"file_id":15,"file_url":16,"file_type":17,"file_size":18,"view_count":19,"is_deleted":4,"is_public":19,"is_downloadable":19,"audit_status":19,"page_count":20,"language":21,"table_of_contents":22,"faqs":23,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":24,"read_time":25},31246,8796095461564,"Liam","https://ap-avatar.wpscdn.com/davatar_155a257f0dc6eb9ab79c44ca47cae57d",9,"Religion & Spirituality","Bughyat al-Murtad fi al-Radd ‘ala al-Mutafalsifah wa al-Qaramitah wa al-Batiniyyah","Pembahasan kitab “Bughyat al-Murtad fi al-Radd ‘ala al-Mutafalsifah wa al-Qaramitah wa al-Batiniyyah” menyoroti telaah status hadis-hadis yang dikaitkan dengan konsep akal dan pengetahuan tentang Allah. Teks memuat pertanyaan keshahihan (sahih atau lemah, serta mana yang lebih valid) dan analisis sanad serta kemungkinan tambahan dari perawi. Uraian diarahkan untuk menjelaskan makna secara mutlak serta mengaitkannya dengan pemahaman kelompok-kelompok seperti wihdatul wujud, filosof, serta Qaramitah dan Batiniyyah, dengan penekanan pemilahan hak dan batil.","cbCaicEO1naNKlfT","https://ap.wps.com/l/cbCaicEO1naNKlfT","pdf",5513290,1,351,"Indonesian","# Pembukaan Kitab\n## Pertanyaan keshahihan hadis tentang akal\n## Keterangan riwayat Syaikh pada catatan penyalin\n## Jawaban: hadis tentang akal dinilai lemah dan palsu\n## Rujukan pendapat ulama hadis dan perawi yang ditinggalkan","[{\"question\":\"Apa fokus pertanyaan awal dalam kitab ini?\",\"answer\":\"Dari teks pembukaan, fokusnya adalah status hadis, keberadaan tambahan pada sanad/matan, dan maknanya secara mutlak.\"},{\"question\":\"Bagaimana penilaian ulama hadis terhadap hadis pertama tentang akal?\",\"answer\":\"Disebutkan pula bahwa tidak ada asal-usul yang valid dan tidak ada perawi yang tsiqah untuk dijadikan sandaran.\"},{\"question\":\"Apa keterkaitan catatan “Riwayat Syaikh” dengan pembahasan hadis?\",\"answer\":\"Teks juga menekankan permohonan taufik hanya kepada Allah.\"}]",1779224518,885,{"code":4,"msg":27,"data":28},"ok",{"site_id":29,"language":30,"slug":31,"title":13,"keywords":32,"description":14,"schema_data":33,"social_meta":85,"head_meta":87,"extra_data":89,"updated_unix":24},105,"id","bughyat-al-murtad-fi-al-radd-ala-al-mutafalsifah-wa-al-qaramitah-wa-al-batiniyyah","",{"@graph":34,"@context":84},[35,52,67],{"@type":36,"itemListElement":37},"BreadcrumbList",[38,42,46,49],{"item":39,"name":40,"@type":41,"position":19},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":43,"name":44,"@type":41,"position":45},"https://docshare.wps.com/document/","Document",2,{"item":47,"name":12,"@type":41,"position":48},"https://docshare.wps.com/document/religion-spirituality/",3,{"item":50,"name":13,"@type":41,"position":51},"https://docshare.wps.com/document/bughyat-al-murtad-fi-al-radd-ala-al-mutafalsifah-wa-al-qaramitah-wa-al-batiniyyah/31246/",4,{"url":50,"name":13,"@type":53,"author":54,"headline":13,"publisher":56,"fileFormat":59,"description":14,"dateModified":60,"datePublished":61,"encodingFormat":59,"isAccessibleForFree":62,"interactionStatistic":63},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":55},"Person",{"url":39,"name":57,"@type":58},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-05-20","2026-05-19",true,{"@type":64,"interactionType":65,"userInteractionCount":19},"InteractionCounter",{"@type":66},"ViewAction",{"@type":68,"mainEntity":69},"FAQPage",[70,76,80],{"name":71,"@type":72,"acceptedAnswer":73},"Apa fokus pertanyaan awal dalam kitab ini?","Question",{"text":74,"@type":75},"Dari teks pembukaan, fokusnya adalah status hadis, keberadaan tambahan pada sanad/matan, dan maknanya secara mutlak.","Answer",{"name":77,"@type":72,"acceptedAnswer":78},"Bagaimana penilaian ulama hadis terhadap hadis pertama tentang akal?",{"text":79,"@type":75},"Disebutkan pula bahwa tidak ada asal-usul yang valid dan tidak ada perawi yang tsiqah untuk dijadikan sandaran.",{"name":81,"@type":72,"acceptedAnswer":82},"Apa keterkaitan catatan “Riwayat Syaikh” dengan pembahasan hadis?",{"text":83,"@type":75},"Teks juga menekankan permohonan taufik hanya kepada Allah.","https://schema.org",{"og:url":50,"og:type":86,"og:title":13,"og:site_name":57,"og:description":14},"article",{"robots":88,"canonical":50},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":29}]