[{"data":1,"prerenderedAt":-1},["ShallowReactive",2],{"doc-detail-31476":3,"doc-seo-31476":27},{"code":4,"msg":5,"data":6},0,"success",{"doc_id":7,"user_id":8,"nickname":9,"user_avatar":10,"doc_module":4,"category_id":11,"category_name":12,"doc_title":13,"doc_description":14,"file_id":15,"file_url":16,"file_type":17,"file_size":18,"view_count":4,"is_deleted":4,"is_public":19,"is_downloadable":19,"audit_status":19,"page_count":20,"language":21,"language_code":22,"table_of_contents":23,"faqs":24,"seo_title":13,"seo_description":14,"update_tm":25,"read_time":26},31476,3848291630094,"Emma Wilson","https://eur-avatar.wpscdn.com/davatar_085a072bc5b1113ac321206ff7593b45",9,"Religion & Spirituality","Bughyat al-Murtad fi al-Radd 'ala al-Mutafalsifah wa al-Qaramitah wa al-Batiniyyah","Pembukaan kitab memuat jawaban Ibn Taimiyyah atas pertanyaan tentang status keshahihan beberapa hadis yang mengaitkan “akal” sebagai makhluk pertama serta hadis tentang keinginan Allah untuk dikenal, juga hadis yang menegaskan bahwa Allah ada tanpa sesuatu pun bersama-Nya. Pembahasan mencakup kajian riwayat, penilaian ahli hadis bahwa sebagian besar redaksi tersebut lemah atau palsu, serta penelusuran sumber dan sanad. Uraian juga mengaitkan pemakaian hadis tersebut dalam konstruksi paham wihdatul wujud, filosof, dan Qaramitah Batiniyyah, disertai penegasan hak dan kebatilan.","cbCaie9fjBNPmcHb","https://ap.wps.com/l/cbCaie9fjBNPmcHb","pdf",5507519,1,351,"Indonesian","id","# Pembukaan Kitab\n## Pertanyaan tentang keshahihan hadis\n## Penilaian ulama ahli hadis terhadap hadis akal\n## Penelusuran sumber dan sanad hadis","[{\"question\":\"Apa isi pokok pertanyaan dalam pembukaan kitab ini?\",\"answer\":\"Penanya menanyakan apakah beberapa hadis—tentang akal, keinginan Allah untuk dikenal, dan keadaan Allah tanpa sesuatu pun bersama-Nya—sahih atau lemah, mana yang lebih sahih, serta makna dari hadis tersebut secara mutlak.\"},{\"question\":\"Bagaimana jawaban Ibn Taimiyyah terkait hadis “makhluk pertama Allah menciptakan adalah akal”?\",\"answer\":\"Jawaban menegaskan bahwa hadis dengan redaksi tersebut diriwayatkan dalam pembahasan keutamaan akal, namun dinilai lemah bahkan termasuk hadis palsu yang dibuat-buat atas nama Rasulullah.\"},{\"question\":\"Apa kaitan hadis-hadis itu dengan paham wihdatul wujud dan kelompok lain?\",\"answer\":\"Catatan penyalin menjelaskan bahwa hadis-hadis tersebut dipakai untuk membangun pemahaman wihdatul wujud serta gagasan filosof dan Qaramitah Batiniyyah, lalu dijelaskan pula mana yang hak dan mana yang batil.\"}]",1779570065,885,{"code":4,"msg":28,"data":29},"ok",{"site_id":30,"language":22,"slug":31,"title":13,"keywords":32,"description":14,"schema_data":33,"social_meta":84,"head_meta":86,"extra_data":88,"updated_unix":25},105,"bughyat-al-murtad-fi-al-radd-ala-al-mutafalsifah-wa-al-qaramitah-wa-al-batiniyyah-31476","",{"@graph":34,"@context":83},[35,52,66],{"@type":36,"itemListElement":37},"BreadcrumbList",[38,42,46,49],{"item":39,"name":40,"@type":41,"position":19},"https://docshare.wps.com","Home","ListItem",{"item":43,"name":44,"@type":41,"position":45},"https://docshare.wps.com/document/","Document",2,{"item":47,"name":12,"@type":41,"position":48},"https://docshare.wps.com/document/religion-spirituality/",3,{"item":50,"name":13,"@type":41,"position":51},"https://docshare.wps.com/document/bughyat-al-murtad-fi-al-radd-ala-al-mutafalsifah-wa-al-qaramitah-wa-al-batiniyyah-31476/31476/",4,{"url":50,"name":13,"@type":53,"author":54,"headline":13,"publisher":56,"fileFormat":59,"description":14,"dateModified":60,"datePublished":60,"encodingFormat":59,"isAccessibleForFree":61,"interactionStatistic":62},"DigitalDocument",{"name":9,"@type":55},"Person",{"url":39,"name":57,"@type":58},"DocShare","Organization","application/pdf","2026-05-23",true,{"@type":63,"interactionType":64,"userInteractionCount":4},"InteractionCounter",{"@type":65},"ViewAction",{"@type":67,"mainEntity":68},"FAQPage",[69,75,79],{"name":70,"@type":71,"acceptedAnswer":72},"Apa isi pokok pertanyaan dalam pembukaan kitab ini?","Question",{"text":73,"@type":74},"Penanya menanyakan apakah beberapa hadis—tentang akal, keinginan Allah untuk dikenal, dan keadaan Allah tanpa sesuatu pun bersama-Nya—sahih atau lemah, mana yang lebih sahih, serta makna dari hadis tersebut secara mutlak.","Answer",{"name":76,"@type":71,"acceptedAnswer":77},"Bagaimana jawaban Ibn Taimiyyah terkait hadis “makhluk pertama Allah menciptakan adalah akal”?",{"text":78,"@type":74},"Jawaban menegaskan bahwa hadis dengan redaksi tersebut diriwayatkan dalam pembahasan keutamaan akal, namun dinilai lemah bahkan termasuk hadis palsu yang dibuat-buat atas nama Rasulullah.",{"name":80,"@type":71,"acceptedAnswer":81},"Apa kaitan hadis-hadis itu dengan paham wihdatul wujud dan kelompok lain?",{"text":82,"@type":74},"Catatan penyalin menjelaskan bahwa hadis-hadis tersebut dipakai untuk membangun pemahaman wihdatul wujud serta gagasan filosof dan Qaramitah Batiniyyah, lalu dijelaskan pula mana yang hak dan mana yang batil.","https://schema.org",{"og:url":50,"og:type":85,"og:title":13,"og:site_name":57,"og:description":14},"article",{"robots":87,"canonical":50},"index,follow",{"doc_id":7,"site_id":30}]